Skip to content

Semua hanya pinjaman

Minggu-Minggu lalu Abang – sebagai “Ketua Tim Sukses Penyembuhan Indira Abidin” (hahaha), buat pengumuman bahwa aku ga boleh diajak ngobrol banyak-banyak dulu. Wah banyak sekali doa mengalir. Sungguh aku bersyukur mengaminkan setiap doa. Terima kasih ya Allah, semoga Kau kabulkan setiap doa ini dan membalasnya dengan banyak kebaikan berlipat-lipat.

Tapi ada satu yang membuat hati trenyuh. Aku tidak bisa diajak ngobrol banyak-banyak. Padahal aku ini suka ngobrol. Dan salah satu “asset” terbesarku ya suaraku ini. Aku dulu presentasi, jadi pembicara, mengajar, memotivasi, coaching, pimpin rapat, ya semuanya mengandalkan suara.

Allah sedang mengambil kembali emas yang pernah dipinjamkanNya padaku. Dan pengumuman Abang itu seakan mematri kenyataan itu secara luas dan publik.

Aku sadar dulu aku mungkin tak pandai mensyukuri emas pinjamanNya itu. Banyak menyakiti hati, menyinggung kehormatan, dan “ga pakai perasaan” kalau kata Abang.

Aku ga bisa mendatangi semua yang pernah kusakiti satu persatu untuk minta maaf, maka kudoakan mereka agar Allah ampuni semua dosa mereka. Semoga derajat mereka naik dan aku bisa tobat dari dosa-dosaku pada mereka. Dan kali ini Allah bersihkan aku dari dosa-dosa itu… semua dosa yang pernah kuperbuat bersama “suara” yang dipinjamkanNya padaku selama ini. Alhamdulillah.

Aku juga jarang kasih kredit pada Allah untuk apapun yang kuraih bersama pinjamanNya ini. Kalau ada yang tanya, “Kok bisa? Apa rahasianya?” Aku selalu kasih tips-tips standard secara teknis. Tak pernah aku bilang, “Ini semua karena Allah. Kalau Allah ga kasih juga belum tentu ada semua ini.” Nah sekarang aku disadarkan bahwa tips teknis itu adalah yang paling belakang. Kunci utamanya hanyalah kebaikan Allah, cintaNya pada umatNya, sehingga aku dipinjamkanNya kemampuan berbicara yang membantuku mencapai semua itu.

Dan aku tak pernah berhenti sekedar untuk bilang, “Terima kasih untuk kemampuan bicara ini, ya Allah.” Nah sekarang aku tahu aku wajib melakukannya untuk semua yang masih dipinjamkanNya.

Aku bahagia aku diberi kesempatan sadar dan terbangun dari mimpi panjangku. Sakitku ini membuatku sadar lebih banyak lagi akan cinta kasihNya yang selama ini luput dari perhatianku.

Dan aku bahagia bisa berbagi pengalaman ini di sini. Sakitku ini adalah untukmu juga, sahabat-sahabatku. Sadarilah semua yang di atas tanpa harus alami apa yang kualami. Syukurilah semuanya, sampai hal-hal terkecil dan sepele, sekecil dan sesepele suara. Dan kalau kita pikir lagi, yang kecil dan sepele ini sesungguhnya amat sangat penting dan esensial dalam hidup.

Berilah kredit pada Allah untuk semua nikmatNya. Jangan bilang kita sukses karena kerja kita saja, tapi karena Allah cinta dan ridlo akan sukses kita. Dan sesungguhnya tiap sukses adalah ujian.

Dan manfaatkanlah semua pinjamanNya untuk kebahagiaan bersama. Hati-hati untuk setiap dosa karena pasti harus dibayar suatu hari nanti. Hindari amarah, keluhan, kata-kata ga penting atau apapun kata yang tidak membawa kebaikan. Sayangi dirimu.

Semoga sakitku benar-benar bisa bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya sahabatku. Aku pun bahagia menjalaninya.

Terima kasih untuk semua sahabat, teman, saudara, coach, guru, mentor yang telah melangkah bersama dalam rentang masa ini. I love you all. ❤️❤️

Aku, Indira Abidin, bersyukur dan berjanji menjalani hari dengan bahagia, bersama-sama, dengan izinNya.

Bismillah…

🌸🍀🌸🍀

2 Comments »

  1. Mbak Indira, It is so true that everything we have is just because of Allah’s Grecefullness to us. Semoga mbak terms sabar dan bersyukur atas setiap process yang diberikan Allah ini untuk menggugurkan dosa-dosa kita melalui penyakit yang tanya kita sadari, juga merupakan Kebaikan Allah pada hambaNYA. Stay strong. Syafakillah La ba’sa Thohorun insya Allah. Salam. Widya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: