Skip to content
Advertisements

Amalan ini memasukkan kita dalam surga dengan perhiasan dan baju khusus

ahli al quran.png

Allah berjanji untuk menjaga keaslian Al Quran sampai akhir zaman. Para penghafal Al Quran adalah tangan-tangan Allah untuk menjaga janji ini, dan untuk itu Allah menyebut para penghafal Quran sebagai “wali Allah” – para wakilNya. Kemuliaan mereka sungguh sangat tinggi di sisiNya.

Yuk kita simak firman Allah dalam surat Al Fathir 31-34 ini:

31. Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Quran) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.

32. Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

33. (Bagi mereka) surga ‘Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera.

34. Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

35. Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu”.

Dari sini kita bisa lihat bahwa mereka yang mampu menghafal Quran dan mengamalkannya bukan hanya akan mendapat surga Adn, tapi juga akan masuk dengan perhiasan khusus untuk penghafal Quran. Ada gelang emas dan pakaian mulia yang melekat pada tubuhnya.

Mereka juga punya kesempatan mengajak orang tua mereka masuk ke dalam surga dengan jubah kemuliaan.

 

Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua rang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya berkata, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab, “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian mempelajari Al Quran (HR Al Hakim).

Kita amalkan doa ini yuk:

Allahummar hamni bitarkil ma’ashiy Abadm maa abqotanii War hamni an atakallafa maa laa ya’niini War zuqni husnan nazhori fiima yurdhiika ‘annii.’alan nahwillazi

Allahumma badi’assamaawaati wal ardhi..zal zalaali wal ikroom wal izzatulatii laa turoom As’aluka Yaa Allah wayaa rahmaan bijalaalika wanuuri wajhika an tulzima qolbi hifzho kitabika kamaa ‘allamtanii..Warzuqnii an atluwahu ‘alan nahwillazi yurdhiika ‘annii.
Allahumma badi’assamaawaati wal ardhi..zal zalaali wal ikroom wal izzatulatii laa turoom As’aluka Yaa Allah wayaa rahmaan bijalaalika wanuuri wajhika an-tunawwiro bikitaabika bashorii Wa an tutliqo bihii lisaanii wa an tufarrija bihii ‘an qolbii Wa an tasyroha bihii shodrii Wan an Tusyagghila bihii badanii Fainnahuu laa yu’iinuni ‘alal haqqi ghairuka..Walaa yu’tiiniihii ahadun illa anta walaa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyin azhiim

Artinya: Ya Allah rahmatilah aku untuk bisa meninggalkan maksiat selamanya dari sisa hidupku ini. Berilah rahmat kepadaku agar tidak terbebani dengan sesuatu yang di luar kesanggupanku. Berikanlah kepadaku penglihatan yang baik terhadap apa yang Engkau ridhoi untukku.

Yaa Allah Pencipta langit dan bumi, Yang memiliki kemuliaan, keagungan dan kekuatan yang tak terkalahkan. Aku mohon kepada-Mu Yaa Allah Yang Maha Pengasih dengan keagungan-Mu dan cahaya Wajah-Mu agar Engkau meneguhkan hatiku untuk hafal al-Qur’an seperti yang Engkau ajarkan kepadaku. Dan anugerahkanlah kepadaku agar bisa membacanya menurut yang Engkau ridhoi kepadaku.

Yaa Allah Pencipta langit dan bumi, Yang memiliki kemuliaan, keagungan dan kekuatan yang tak terkalahkan. Aku mohon kepada-Mu Yaa Allah Yang Maha Pengasih dengan keagungan-Mu dan cahaya Wajah-Mu agar Engkau menerangi penglihatanku dengan kitab-Mu, melenturkan lisanku dengannya, melapangkan hatiku dengannya, melapangkan dadaku dengannya, dan menyibukkan fisikku dengannya. Karena sesungguhnya tidak ada yang bisa menolongku untuk melakukan kebenaran kecuali Engkau. Dan tidak ada yang memberikan kepadaku dari seorangpun kecuali Engkau. Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

(Doa Rasulullah diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, riwayat Tirmizi, Hakim dan menurut syarat Imam Bukhari dan Muslim)

Doa ini sangat baik untuk yang:

1. Ingin memulai menghafal al-Quran secara serius.
2. Baru memulai kembali hafalan yang pernah dihafal.
3. Sedang berjuang merampungkan hafalan
4. Mempertahankan hafalan yang sudah dihafal secara sempurna.

Sahabat, #NaikKelas yang satu ini sungguh sangat mulia. Kira-kira apa yang bisa kita lakukan untuk mulai mempersiapkannya?

Kenapa hal ini penting bagi kita? Bagi siapa lagi hal ini penting?

Kira-kira apa rasanya melihat orang tua kita dipakaikan jubah kemuliaan karena kita menghafal Al Quran?

Sumber: 16 alasan mengapa kita harus menghafal Al Quran

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: