Skip to content
Advertisements

Seberapa jauh Ramadanmu membawa taqwa?

20180612_214811_0001.png

Hari demi hari Ramadlan berlalu sudah. Lalu apa artinya Ramadlan bagi kita hari ini? Sesungguhnya untuk apa kita berpuasa? Apakah sekedar menjalankankarena semua orang menjalankan, dan tak mungkin kita tak menjalankannya? Apakah untuk diet? untuk berhemat? Seberapa banyak kita fokus pada satu tujuan tertentu selama bulan puasa ini?

Sesungguhnya puasa dihadirkan agar kita mencapai level “taqwa” di hadapannya. Nah, seberapa fokus kita selama bulan Ramadlan untuk mencapai tujuan taqwa dan tidak terganggu pada berbagai tujuan lain? Lebih sibuk bukber atau lebih sibuk mengejar taqwa? Lebih sibuk belanja atau lebih sibuk mengejar taqwa? Di angka 1-10, seberapa fokus kita pada taqwa? Dan kenapa hal itu penting?

Menggapai surga

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa (Ali Imran 133).

Mau surga? Hayuk atuh, fokus kejar taqwa. Seberapa penting surga bagimu?

Mendatangkan rizki

Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (At-Thalaq 2-3).

Setiap hari manusia minta rizki. Tapi sudahkah kita mengejar taqwa yng akan menghadirkan rizki?

Menjadi manusia paling baik dan mulia

Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal (Al Hujurat 13).

Pentingkah menjadi mulia? Banyak yang mengejar mulia melalui baju, brand, kedudukan dan jabatan. Tapi mulia yang abadi adalah mulai dari taqwa. Seberapa penting “mulia yang abadi” ini bagimu? Sudahkah kita sibuk mengejarnya? Atau lebih sibuk mengejar baju agar bisa tampil mulia?

Menjadi pemenang

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan (An Naba 31).

Jadi “taqwa” adalah ukuran keberhasilan dan kemenangan kita hidup di dunia. Siapa yang mau kalah? Tidak ada kan? Nah, inilah pentingnya fokus pada taqwa.

Mencegah datangnya keburukan dari orang-orang yang tidak baik

Musuh ada di mana-mana, terlihat dan tak terlihat. Taqwa melindungi kita dari keburukan yang bisa mereka datangkan dari hati mereka yang tak suka.

Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan (Ali Imran 120).

Taqwa tidak bisa didapat dalam satu dua hari. Taqwa membutuhkan proses panjang dan pengorbanan. Untuk itulah Ramadlan dihadirkan oleh Allah swt. Hanya ridloNya pada kita membuat kita mampu menghayati makna Ramadlan untuk meraih taqwa. Sudahkah ridlo itu kita kejar Ramadlan ini?

Sudahkah kita menggapai taqwa dalam Ramadlan kita?

Ataukah kita akan membiarkan Ramadlan berlalu tanpa kata dan rasa?

Apa yang harus kita kejar lagi setelah Ramadlan agar taqwa tetap ada?

Dan kenapa hal itu penting bagi kita?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: