Skip to content
Advertisements

Kesempatan apa yang sedang dibuka oleh masalahmu?

Ada masalah_.png

Seorang murid yang pincang bertanya pada gurunya, “Guru, bagaimana saya bisa bersyukur kalau saya lahir cacat? Saya tidak memilih lahir cacat seperti ini, dan saya tidak pula ingin hidup dengan cacat seperti ini? Lalu bagaimana saya bisa bersyukur? Bagaimana mungkin saya bisa menikmati kondisi ini, seperti yang Guru ajarkan?”

Gurunya tersenyum bijaksana. Dengan lembut iapun menjawab, “Semua makhluk di alam semesta ini diciptakan sempurna, lengkap dengan segala ketidaksempurnaannya. Penciptanya adalah Sang Maha Hebat, Maha Besar yang Maha Pengasih Penyayang. Ia menciptakan makhlukNya dengan penuh kasih sayang.

Ada maksud baik di balik semua penciptaanNya. Pernahkah kau dengar kisah Hellen Keller?” tanya sang Guru. Muridnya pun mengangguk pelan-pelan.

“Hellen Keller buta, tuli, bisu. Bisakah kau bandingkan kondisimu dengannya? Tapi kondisinya perlu disyukuri bukan hanya olehnya tapi oleh semua umat manusia sampai saat ini. Justru karena ia buta, syukur dan tulilah ia berjuang dengan berbagai perjuangan yang hebat dan dicatat sejarah, untuk para penyandang cacat lainnya. Hasil karyanya masih ada sampai sekarang meskipun ia sudah meninggal. Awalnya memang ia frustasi, tapi ia tak berhenti dalam frustasinya. Ia bangkit dan bekerja, menginspirasi banyak orang. Masalahnya menjadi kesempatan baginya untuk menginspirasi.

Muridnya menghela nafas panjang. Belum bisa ia menerima bahwa kondisinya perlu disyukuri. Tapi inspirasi Hellen Keller bisa difahaminya.

“Tahu Nick Vujicic? Nah ini mirip denganmu, karena cacatnya ada pada tangan dan kakinya. Tapi cacatmu tak ada apa-apanya dibanding cacatnya. Ia tak bertangan, tak berkaki. Dan apa katanya? Tak bertangan, tak berkaki, hidup menjadi tak berbatas. Ia bersyukur karena bisa bernafas setiap hari. Luar biasa kan? Ia bisa menjadi pembicara internasional yang menginspirasi banyak sekali orang yang mendengarnya. Masalahnya menjadi kesempatan baginya untuk menginspirasi.” sambung sang Guru memberi contoh.

“Semua ketidaksempurnaan itu menyempurnakan semua yang sudah sempurna. Butanya Hellen Keller membuatnya bisa menginspirasi orang-orang buta lain. Hal ini tak bisa dilakukan oleh orang yang tak buta. Cacatnya Nick membuatnya menginspirasi banyak orang dengan cara yang tak bisa dilakukan orang yang lengkap kaki tangannya. Mereka adalah pelengkap yang penting di alam semesta ini,” jelasnya lagi.

“Sekarang, mulailah bertanya, mengapa Sang Pencipta yang menyayangimu menciptakan kecacatan ini bagimu dengan kasih sayangnya? Apa yang bisa kau lakukan dan tak bisa dilakukan orang-orang lain? Kesempatan apa yang terbuka karena adanya masalah yang kau alami?” tanyanya pada muridnya.

Muridnya tercenung dan mulai berfikir. Keluhannya mulai dipertanyakannya. Cara pandangnya pun mulai berubah. Kini ia mulai berfikir mengenai kasih sayangNya yang ada dalam kepincangannya. Mengenai kesempatan yang terbuka justru karena ia pincang.

Allah memberikan kelemahan bukan tanpa sebab. ALlah mengizinkan keburukan terjadi, bukan tanpa maksud. Allah membiarkan ada perang terjadi, bukan tanpa rencana. Semua tantangan, bencana, musibah adalah sepeti kegelapan yang membuka kesempatan bagi cahaya mencuat keluar. Segala kebencian adalah kesempatan cinta bisa tampil maju. Semua adalah kesempatan. Semua adalah hikmah yang harus kita cari.

Bagi kita semua, marilah kita bertanya, mengapa Sang Maha Penyayang memberikan apapun yang saat ini sedang kita keluhkan?
Apa yang bisa kita lakukan dengan hal tersebut yang tak bisa dilakukan oleh orang yang tak mempunyai masalah itu?
Cahaya apa yang ada dalam hati kita untuk mengatasi kegelapan?
Cinta apa yang ada dalam jiwa kita untuk mengatsi kebencian?
Potensi apa yang telah Allah berikan untuk menghadapi kelemahan?

Dan kenapa hal itu penting?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: