Skip to content
Advertisements

Lawanlah keburukan dengan kebaikan dari hati dan kata

Darkness cannot drive out darkness..png

Kita tahu semut adalah makhluk kecil yang taat dan tekun. Tanpa mengeluh ia bekerja dan hanya bekerja. Dalam kisah Nabi Ibrahim as ada pula dongeng yang sering kita dengar mengenai hebatnya si semut.

Dalam dongeng ini dikisahkan semut sedang berjalan membawa bejana air. Gagak pun melihatnya dan bertanya, “Mau kemana kamu, Semut? Apa yang kau bawa?”

“Aku mau ke kota. Ini air.”

“Ada apa di kota? Untuk apa air itu?” tanya si Gagak lagi.

“Nabi Ibrahim as sedang dihukum Raja Namrud. Raja Namrud memerintahkan Nabi Ibrahim as dibakar hidup-hidup,” jawab Semut sambil membawa bejana air itu dengan kepayahan.

“Lalu apa maksudnya kau bawa air itu? Mana mungkin kau matikan nyala api dengan air sekecil itu?”

“Aku tahu air ini tak mungkin mematikan api Raja Namrud. Tapi aku ingin memastikan posisiku, bahwa aku ada di sisi Nabi Ibrahim as. Aku bukanlah makhluk yang tak peduli akan keburukan yang terjadi. Aku ingin punya andil meskipun kecil. Aku pun ingin menunjukkan pada Penciptaku bahwa aku melakukan sesuatu meskipun kecil. Kalau suatu hari Allah bertanya, aku bisa mempertanggung jawabkan perbuatanku,” jawab Semut. Ia tetap berjalan dengan gagah meskipun bejana air tersebut terlihat berat di pundaknya. Tak dipedulikannya Gagak yang tertawa mencemooh.

Dongeng ini mengajarkan banyak hal pada kita. Suatu hari Allah akan bertanya pada kita mengenai posisi kita dan apakah kita melaksanakan tugas kita dalam menciptakan kebaikan dan menghindari keburukan. Allah tidak akan bertanya hasil karena itu urusanNya, tapi upaya terbaik kita benar-benar akan ditanyaNya. Dan kita harus punya jawaban.

Dan sesungguhnya kalau dongeng ini bisa diperpanjang, di mana Semut menginspirasi semua semut dari segala penjuru Babilonia untuk turut membawa air, dan semut mampu menginspirasi hewan-hewa lain untuk turut membantu, bukan tak mungkin mereka bisa berhasil.

Kenyataannya Nabi Ibrahim selamat dan tetap merasa sejuk dalam api. Beliau keluar tanpa merasa kekurangan apapun. Inilah ketetapan Allah. Bukan tak mungkin doa-doa terbaik dipanjatkan makhluk-makhluk lain yang juga ingin berbuat sesuatu meskipun hanya doa. Dan doa ini ikut dikabulkanNya untuk turut mencetak sejarah yang kita kenal sampai sekarang dan Allah kisahkan dalam kitabNya. Selain doa Nabi Ibrahim as yang terkenal dan menjadi doa harian kita sampai hari ini, tentunya.

Keburukan tidak hanya ada di masa Nabi Ibrahim. Keburukan akan selalu ada selama bumi berputar. Keburukanlah yang membuka kesempatan bagi kebaikan untuk muncul. Kalau Nabi Ibrahim tidak dibakar Raja Namrud, tak akan ada dongeng kepahlawanan semut seperti yang kita kenal sampai saat ini.

Banyak teror di sekitar kita. Pemboman, penculikan, dan berbagai hal buruk lain yang menyayat hati, membuat kita semua menangis, adalah kelanjutkan cerita dunia. Kesempatan yang Allah buka untuk sebuah pertanyaan, apa yang kita lakukan dalam keburukan ini?

Gelap hanya bisa diatasi dengan cahaya. Kebencian hanya bisa dilawan dengan cinta. Keburukan hanya bisa dilawan dengan kebaikan. Marilah kita jauhkan umpatan, cacian, hinaan, dan berbagai keburukan lainnya untuk melawan keburukan. Lawanlah dengan cinta. Cinta pada kebaikan, seperti cinta semut pada Nabi Ibrahim as. Umpatan, cacian, makian akan membawa kita pada level yang sama dengan berbagai keburukan. Kebencian kita akan membawa kegelapan baru yang membuat gelap makin gelap. Simpanlah itu semua. Tetap jaga hati, jaga kata-kata, jaga perilaku dalam kebaikan.

Hanya cahaya yang bisa melenyapkan kegelapan. Hanya cinta yang bisa melawan benci. Hal apa yang bisa kita lakukan hari ini untuk memancarkan sinar kasihNya pada semua yang melakukan keburukan di sekitar kita?

Mengapa hal itu penting?

Kisah diambil dari: Kisah Tidak Nyata: Seekor Semut Membawa Setetes Air Hendak Memadamkan Api Yang Membakar Ibrahim

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: