Skip to content
Advertisements

Jangan cepat curiga. Yang kita sangka buruk mungkin sesungguhnya baik.


Suatu hari Umar Bin Khattab mengadu kepada Rasulullah saw akan sahabatnya Abu Bakar As-Shiddiq yang mengganggu pikirannya.

Umar berkata:”Wahai Rasulullah, izinkan aku mengungkapkan keresahan hatiku akan apa yang telah Abu Bakar lakukan terhadap diriku.”

Dengan lembut Rasulullah menjawab, “Damaikan terlebih dahulu hatimu sahabatku, lalu teruskan maksud hatimu”

Setelah tenang, Umar kembali berkata, “Suatu waktu, Abu Bakar bertemu dengan ku, akan tetapi dia tidak langsung memberi salam kepadaku, dia menunggu aku yang terlebih dahulu mengucapkan salam kepadanya. Aku tidak tahu apa salahku padanya.”

Rasulullah SAW tidak ingin masalah ini mengganggu persahabatan diantara kedua sahabat yang sangat dicintainya ini. Maka Rasulullah pun meminta Abu Bakar dihadapkan bersama agar dapat menjelaskan perihal yang sebenarnya.

Dan ketika Abu bakar hadir ditempat, maka Rasulullah pun bertanya kepada dirinya akan prasangka kerenggangannya dengan Umar.

Maka Abu bakar pun menjawab dengan jawaban santun penuh kasih sayang yang membuat tangis seisi ruangan. 

Katanya, “Wahai Rasulullah, aku pernah mendengar engkau bersabda:

“.. orang yang lebih dahulu mengucapkan salam kepada saudaranya,  maka Allah akan membangunkan untuknya satu istana di dalam syurga.”

Maka aku ingin istana tersebut menjadi miliknya Umar Bin Khattab sahabatku tercinta.”

Maka Umar pun menangis mendengar jawabannya dan memeluk erat sahabat mulianya itu.

Sahabat tercinta,

Ada tiga hal yang bisa kita ambil dari kisah ini:

Janganlah cepat galau, berprasangka atau merasa tidak enak.

Umar galau karena mengira Abu Bakar tidak menyalaminya terlebih dahulu karena ada yang salah dari Umar. Maka Umar pun terus berfikir keras apa salahnya.

Ternyata bukan karena tidak suka. Abu Bakar melakukannya justru karena ia sangat cinta pada sahabatnya.

Maka janganlah kita banyak bersangka-sangka tanpa klarifikasi terlebih dahulu.

Bisa-bisa kita pusing pikiran karena hal yang tidak perlu. Padahal harusnya kita bersuka cita dan bersyukur.

Klarifikasi dulu kalau memang butuh klarifikasi. 

Dan sebagai “penerima curhat” seperti Rasulullah saw janganlah kita larut dan percaya saja pada apapun yang disampaikan orang lain. Apalagi sampai ikut kesal dan lebih parah lagi membenci. Bertindak bijaklah dengan membantunya melakukan klarifikasi seperti yang dilakukan Rasulullah saw.

Kadang sering terjadi penerima curhat lebih pusing dan ikut membenci orang yang dicurhatkan, saat mereka sudah mesra kembali.

Carilah sahabat-sahabat yang baik

Al-Hasan al-Bashri berkata, “Perbanyaklah Sahabat-sahabat mu’minmu, karena mereka memiliki syafa’at pada hari kiamat nanti.”

Dan Abul Hasan as-Sadzili berpesan, “Jika ada musuh yang bisa mendekatkan kamu kepada Allah, maka hal itu lebih baik dari pada teman akrab yang menjauhkan kamu dari Allah.”

Sahabatlah yang akan membantu kita, menjaga kita, dan bersama-sama dalam suka dan duka. Jagalah persahabatan baik-baik. Jangan ganggu persahabatan dengan hal-hal kecil. Yang besar dibuat kecil, yang kecil dijadikan tidak ada. Banyaklah berkomunikasi. Insya Allah semua akan baik.

Rajinlah memberi salam terlebih dahulu

Setiap kali kita memberi salam terlebih dahulu kita sedang membangun istana di surga. Jangan galau pula kalau salam tak berbalas salam. Tak apa. Kalau bisa diingatkan, ingatkan. Tapi kalau tetap mereka tak membalas salam setelah diingatkan itu urusan mereka dengan Allah. Doakan saja Allah membuka hati mereka untuk mau ikut membangun rumah di surga.

Nah, dari kisah ini apa hal paling penting yang bisa kita ambil. Allah hadirkan kisah ini di hadapan sahabat sekalian untuk sebuah maksud. Apa maksud tersebut?

Apa hal termudah dan paling cepat bisa kita lakukan saat ini juga untuk menjadi seseorang yang lebih baik berbekal nilai-nilai kisah di atas? 
Terima kasihku untuk Andri Syahreza yang telah berbagi kisah ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: