Skip to content
Advertisements

Kelola berbagai sumber pendapatan, agar kaya tak sekedar gaya

investment.png

Seperti yang kita bahas di “Kaya atau gaya“….

Kondisi perekonomian saat ini memaksa banyak perusahaan untuk makin efisien, ramping dan cekatan. Terjadi perampingan usaha di mana-mana. Nah, banyak yang panik dan stress. Berbagai penyakit muncul karena tak siap menghadapi kondisi ini.

Yang masih bekerja stress karena tak bisa menjaga nilai-nilai dan prinsip-prinsip hidup, tak bisa melakukan apa yang seharusnya dilakukan saat harus negosiasi dengan urusan perut. Mereka juga bisa jadi stress takut ada PHK atau perampingan. Mana ada otak yang bisa bekerja saat stress melanda? Stuck, buntu dan sakit bermunculan.

Yang pensiun pun panik karena sumber penghasilan yang tadinya selalu ada kini tak ada lagi. Mereka merasa tak berharga dan tak punya “mainan.”

Ada enam tingkat kemakmuran, dari tingkat preman sampai mapan. Kita ada di mana? Apakah kita punya gaji tapi masih dalam kondisi preman? Atau sudah mapan dan tenang sehingga apapun yang terjadi kita bisa tenang dan kondisi keuangan keluarga tak terganggu.

Nah bagaimana agar kita bisa mempersiapkan kemakmuran sedini mungkin, berapapun gaji yang ada?

Mbak Lyra Puspa, dalam bukunya, Income Pentagon, memberikan rumus “Income Pentagon” untuk membantu kita mengelola kemakmuran.

Apa saja rumus tersebut?

Income pentagon dalam

*Silaturahmi*

Silaturahmi memanjangkan umur, dan membawa rizki. Benar sekali. Dengan silaturahmi akan banyak terbuka jalur-jalur dan jaringan-jaringan yang bisa membuka kesempatan rizki. Niatkan untuk membantu sebanyak-banyaknya orang dengan skill dan ilmu yang kita punya. Insya Allah hal ini akan membantu kita memperlancar rejeki.

*Integritas*

Integritas adalah syarat kepercayaan. Tanpa kepercayaan, rizki apapun tak akan lancar dan berlanjut. Bangun kebiasaan hidup jujur apa adanya, bersih dan transpran. Kalau ada yang harus ditutup-tutupi dan rahasia, hati-hati dan jauhi saja.

*Sedekah*

Zakat dan sedekah adalah investasi yang tak pernah rugi, karena dilakukan oleh sumber segala rizki, Sang Maha Kaya. Biasakan rizki dalam segala kondisi, kesulitan dan kelapangan. Prioritaskan zakat, keluarkan sebelum mengeluarkan pengeluaran apapun, dan setelahnya biasakan untuk selalu ringan mengeluarkan sedekah. Niatkan untuk menjadi tanganNya menyalurkan rizki. Insya Allah saat kita sulit Allah akan menjaga kita.

Income pentagon luar

*Gaji bulanan*

Begitu terima gaji bulanan, langsung alokasikan untuk kebutuhan dasar (bukan keinginan), zakat dan sedekah, pajak, dan investasi. Gaji yang ditabung sedikit-sedikit bisa pelan-pelan terkumpul untuk waralaba, emas, properti atau instrumen keuangan. Kalau memang cukup, langsung beli salah satu dari sumber keuangan di bawah ini agar pelan-pelan kita membangun jaring pengaman yang membuat kita “naik kelas” dalam hal kemakmuran.

Bagi para pemilik usaha, jangan samakan gaji dengan profit. Jangan ambil profit untuk menutup kebutuhan sehari-hari, karena hal ini akan menganggu perkembangan bisnis anda.

*Bisnis*

Bisnis tidak selalu butuh modal uang. Keahlian, jaringan persahabatan, network, tenaga dan pikiran kita bisa menjadi modal yang dibayar mahal dalam bisnis. Bisnis jasa bisa dimulai hanya dengan pikiran dan keahlian.

Untuk para pemilik perusahaan, bangun disiplin untuk menggaji diri sendiri sebagai eksekutif yang menyisihkan waktu membangun bisnis anda. Jangan anggap profit sebagai gaji memenuhi uang bulanan. Dengan demikian anda dari awal memetakan perkembangan usaha, bukan hanya membangun usaha untuk menutup kebutuhan bulanan.

Bisnis bisa dibangun sendiri, bisa dibeli. Bisa membutuhkan waktu banyak untuk dibangun, bisa duduk manis terima bagian keuntungan. Silakan disesuaikan dengan kondisi yang ada. Bagi yang masih bekerja, tentu dibutuhkan bisnis yang tak membutuhkan waktu pribadi dan bisa dipantau selama akhir pekan saja. Waralaba bisa dipilih agar bisa duduk manis tenang terima uang.

Waralaba gerobak dengan modal awal Rp 10-20 juta pun bisa menghasilkan pendapatan semi pasif Rp 3-5 juta/bulan, kalau dikelola dengan baik.

*Emas*

Nilai uang selalu turun dari masa ke masa. Hanya emas yang tak turun dari sejak zaman dahulu kala. Maka menyimpan uang adalah cara cepat untuk menurunkan tingkat kekayaan. Simpanlah uang dalam bentuk emas. Banyak alternatif investasi emas ayng aman dan menguntungkan. Jangan lupa simpanan emas ada zakat nya ya.

Emas tahan inflasi, likuid, mudah diuangkan, dan kalau disimpan dalam bentuk perhiasan logam mulia, bebas pajak.

*Properti*

Properti adalah sumber kemapanan tanpa batas. Jumlah tanah tak pernah bertambah, dan terus menyusut, sementara jumlah penduduk makin banyak, dapat diperoleh dengan KPR, dan bisa mendatangkan capital gain selain arus kas.

Jadi mulailah cari properti-properti aktif yang bisa menghasilkan arus kas setiap bulan mulai sekarang. Ingat, properti yang tak menghasilkan penghasilan bulanan adalah beban bulanan. Bukan ini yang kita mau.

*Instrumen keuangan*

Sekarang sudah banyak instrumen keuangan di pasar. Jangan lupa pilih yang syariah. Ada obligasi, saham, dan reksa dana yang bisa dipilih. Pelajari dulu segala sesuatunya sebelum memilih karena ada berbagai jenis resiko yang harus kita pertimbangkan.

Nah, yang mana yang mulai kita pilih untuk terus naik kelas sampai jadi mapan finansial, tenang dan menyedekahkan 100% gaji aktif kita?

Apa hal terbaik yang bisa kita lakukan saat ini untuk mulai membangun kemakmuran keluarga dan siap menghadapi kondisi apapun? Agar kita bisa all out bekerja sesuai passion karena urusan dapur sudah terjaga?

Sumber: Income Pentagon, oleh Lyra Puspa

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: