Skip to content
Advertisements

Kapan kita hidup untuk hidup, kalau selalu mengeluhkan masa kini, galau masa lalu,  khawatir masa depan?


Seringkali kita lupa hidup untuk hidup.
Mengeluh mengenai apa yang ada sekarang
Merasa paling menderita
Menginginkan apa yang tak ada
Tanpa mensyukuri apa yang ada
Dan setelah yang ada pergi
Menyesali masa lalu
Galau kenapa yang dulu tak ada lagi
Padahal dulupun ia tak disyukuri

Seringkali kita lupa hidup untuk hidup
Galau memikirkan masa depan
Takut akan berbagai hal
Padahal ia hadir pun belum
Dan belum tentu juga akan terjadi
Tapi khawatir sudah dari sekarang
Dan kalau yang ditakutkan benar-benar terjadi
Mulai lagi menyesali masa lalu
Kenapa begini, kenapa begitu
Seharusnya begini, seharusnya begitu
Seandainya saja…

Lalu kapan kita hidup untuk hidup?
Karena hidup itu artinya hadir
Hadir di masa ini, detik demi detik
Menikmati momen demi momen
Menikmati setiap nafas melalui kerongkongan
Masuk ke dalam dada
Berdebarnya jantung
Mengalirnya darah
Menikmati mata yang bisa melihat
Hidung yang bisa mencium
Mulut yang bisa berkata
Menikmati saat ini,
karena nanti belum tentu ada
Dan yang ada belum tentu datang lagi

Hiduplah untuk detik ini
Mencintai semua pemberian Maha Cinta
Inilah yang terbaik saat ini
Punya tetangga belum tentu nikmat untuk kita
Yang kita fikir buruk bisa jadi yang terbaik
Yang kita fikir baik bisa jadi yang terburuk
Karena hanya Ia yang Maha Tahu
Dan kita tak perlu sok tahu

Sakit?
Nikmati.
Karena banyak keindahan dibalik sakit
Yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang mampu bersyukur
Tanpa perlu menemukan hikmahnya
Tanpa perlu menalar kenapa sakit itu indah
Hanya percaya bahwa semua adalah yang terbaik
Termasuk sakit.

Hiduplah untuk hidup
Yang isinya berbagi nikmat dan karunia
Yang kita pikir buruk bisa jadi didambakan banyak orang
Karena baju yang kau keluhkan hari ini
Bisa jadi permata bagi yang tak punya baju
Mata yang kau rasa terlalu kecil,
Bisa jadi harapan semua orang buta
Berhenti mengeluh, mulai berbagi
Berbagilah, berikan nikmat apapun yang ada
Dan samua derita akan hilang
Karena kita akan temukan lebih banyak lagi yang memderita

Rasakan kebahagiaan mereka
Nikmati gembira keluarganya
Menerima sesuatu yang kita keluhkan setiap hari
Mungkin itu akan membuat kita berhenti mengeluh
Dan membuat kita mulai hidup untuk hidup

Jadi apa yang bisa membuatmu hidup lebih hidup hari ini, sahabat?

Advertisements

2 Comments »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: