Skip to content
Advertisements

Produktif sampai dua setengah abad, apa rahasianya?

440px-Li_chingYuen

Kalau kita pergi ke desa-desa di Jepang dan Cina, kita bisa menemukan banyak sekali orang lanjut usia yang masih aktif. Bahkan beberapa aktif sampai usia lebih dari 100 tahun. Mereka tidak terkapar di rumah sakit. Mereka masih bekerja di ladang, bergaul dengan saudara-saudaranya dan masak makanan kesukaan keluarganya di rumah. Bahkan ada seorang kakek di Cina, bernama Li Ching-Yuen, yang dipercaya hidup sampai usia 256 tahun. Beliau terus aktif dan produktif sampai usia 250-an nya. Ingatannya sangat baik sampai usia lanjutnya. Ia bisa dengan jelas menceritakan apa saja yang terjadi 150 tahun yang lalu. Wajahnya tak banyak berbeda dengan orang-orang yang lebih muda satu abad darinya.

Apa saja rahasianya?

Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari Li:

Hidup natural dan alami

Li dipercaya lahir tahun 1677 di Qijiang Xian, Sichuan. Hidupnya sangat natural. Sejak muda ia senang mengumpulkan tumbuh-tumbuhan obat, dan ia pun dikenal sebagai herbalis. Ia sampai pergi ke Thailand untuk bisa mengumpulkan berbagai jenis tanaman herbal yang dipercayainya bisa membantu proses pengobatan.

Sebuah artikel di Evening Independent juga mengatakan bahwa eksperimen herbalnya yang ditemukan di pegunungan Yunan membantunya menjaga kesehatannya sepanjang hidupnya.

Gaya hidup yang baik

Li tidak pernah merokok atau minum minuman keras. Ia makan dengan teratur, tidur cepat dan bangun cepat.

Di usia 130 Li bertemu dengan seorang guru yang tinggal di gunung, berusia 500 tahun. Gurunya ini mengajarkannya Baguazhang dan satu paket latihan Qigong (chikung) dengan melatih pernafasan, gerakan dengan suara serta aturan diet. Li kemudian melakukan latihan ini setiap hari secara teratur, dengan baik dan penuh ketulusan hati selama 120 tahun.

Li hidup bahagia dengan bangun sebelum matahari terbit, tidur saat matahari terbenam, rajin meditasi, taichi, wushu setiap hari dan makan tumbuh-tumbuhan herbalnya yang penuh khasiat, tidak memberati tubuh dengan berbagai makanan lainnya. Kegemarannya ini ternyata menyehatkannya dan membuatnya panjang umur dengan izinNya.

Hati yang baik

Li adalah pribadi yang menyenangkan dan murah hati. Ia senang bersilaturahmi dan berbagi. Silaturahmi memanjangkan umur, betapa Li adalah salah satu contoh dalam hal ini.

Li juga penuh pengabdian. Ia mengabdi dalam pasukan militer Jendral Yu Zhongqi. Berkat pengabdiannya tersebut pemerintah mengirimkan ucapan selamat saat ia berulang tahun ke 100, 150 dan 200.

Ia pun senang berbagi ilmu. Ia banyak mengajar chikung dan meditasi. Pada tahun 1926 Wu Peifu, penguasa Cina pada tahn 1917-1924 mengundang Li ke Beijing. Pada saat yang sama ia memenuhi undangan Yin Shi Zi, seorang penulis dan guru meditasi terkenal.

Pada tahun 1908 Li Qingyun dan muridnya Yang Hexuan menerbitkan sebuah buku, The Secrets of Li Qingyun’s Immortality.

Jiwa yang tenang

Jiwa yang baik dan hati yang baik membuat semua organ tubuh baik. Benar sekali. Li membuktikannya.

Li berkata bahwa kunci kesehatannya terletak pada jiwanya yang tenang. Ia bisa duduk diam berjam-jam menutup mata dengan posisi yang sama, dengan tangan di pangkuannya. Ia berkata bahwa pikirannya yang selalu tenang membuatnya selalu sehat selama satu abad.

Keluarga yang baik

Li sangat produktif sebagai seorang ayah. Ada yang mengatakan sepanjang hidupnya ia pernah menikah dengan 23 istri dan mempunyai 200 anak. Li dikenal sebagai seorang herbalis, ahli chikung, pandai bela diri dan penasehat.

Pada tahun 1928 kisahnya ditulis di North China Daily News dan Shanghai Declaration News. Tahun 1929 The New York Times dan Time magazine juga menulis mengenai Li.

Dalam artikel “Kura-kura, merpati, anjing” di majalah TIME tanggal 15Mei 1933 Li mengatakan bahwa kunci panjang umurnya adalah:

  • hati yang tenang
  • duduk seperti kura-kura
  • berjalan seperti merpati
  • tidur seperti anjing

Nah, mau sehat? Mau berumur panjang dengan izinNya? Menjaga tubuh, pikiran dan jiwa sebagai amanahNya yang paling brharga? Kita bisa belajar dari Li.

Apakah arti kisah Li bagi sahabat? Disiplin harian apa yang mulai bisa kita bangun, belajar dari Li?

Sumber:

Li Ching-Yuen 

Chinese herbalist Li Ching-Yuen lived to be 256 years old

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: