Skip to content
Advertisements

Hidup itu simpel, karena kita tinggal berserah diri, jangan dibuat ribet

Sahabat,

Kalau kita fikir dari kisah-kisah di balik Iedul Adha, benar lho, manusia itu ya tinggal menerima saja. Semua skenario sudah ada padaNya. Tugas kita hanya tinggal bersyukur menerima hidup, berusaha yang terbaik, terus berdoa dan bersyukur lagi menerima apapun hasilnya.

Kisah Ibrahim, Bunda Hajar, Ismail as… terus menggema dalam dada. Selama kita masih ada saja rasa kesal, sebal sama orang lain, apalagi galau sama sakit, khawatir masa depan.. itu tanda-tanda belum berserah.

Berserah diri bukan hal mudah, dan bukan tanda-tanda kelemahan.
Hanya orang yang benar-benar taqwa mampu berserah
Karena mereka mendapat kekuatan dari Sang Maha Kuat
Tanpa harus mengandalkan kekuatan diri sendiri.

Hidup sesungguhnya simpel, kita yang bikin jadi ribet.
Kita simak lagi yuk keteladanan Keluarga Ibrahim dalam hal berserah diri…

Menjadi manusia itu berarti berserah diri
Yang Allah contohkan dengan kisah Keluarga Ibrahim
Keluarga yang bersyukur menerima
Dan juga bersyukur saat melepas

Lama tidak diberi anak?
Berdoa dan ikhlas, tetap taat
Diberi anak? Makin bersyukur dan taat
Disuruh meninggalkan anak dan istri di padang pasir?
Ikhlas dan taat
Yakin Allah akan menjaga
Yakin perintahNya adalah yang terbaik
Saat kembali menemui anaknya, baru terbukti
Istri dan anaknya sudah membuat perkampungan
Dan sudah diberi mata air abadi, zam zam

Ternyata baru kita tahu kini kenapa
Ternyata mereka hendak diberi warisan sebuah kota
Yang dikenang berkat kerja keras mereka
Kota berkumpulnya jutaan manusia tiap tahun
Kota yang menjadi pusat perhatian milyaran manusia
Minimal lima kali sehari setiap hari
Tanpa kerja keras mereka, tak ada Mekah
Tanpa pengorbanan seorang ibu, bayinya dan suaminya,
Tak ada kisah kepahlawanan dan teladan

Diperintahkan menyembelih anak?
Anaknya sabar dan taat
Bapaknya pun ikhlas sepenuh hati
Anak bukan miliknya
Disuruh oleh Yang Punya untuk melepas..
Masak harus protes?
Dan Allah ganti saat sudah terlaksana
Allah abadikan dengan Hari Raya Qurban
Ganjaran ikhlas menerima dan melepas

Inilah contoh kita.
Kalau mengaku manusia, ya harus menerima dan melepas
Berserah diri dalam segala kondisi.
Tak usah galau, tak usah protes
Yang memberi hidup adalah Allah
Kita tinggal terima beres
Diberi hidup bahagia
Diambil dari hidup, masak protes?

Marilah kita terus menjadi hamba kesayanganNya
Yang bersyukur saat menerima,
Bersyukur pula saat harus melepas
Berusaha yang terbaik,
Setiap hari lebih baik dari sebelumnya
Dan bersyukur, apapun hasilnya.
Meskipun yang terbaik bagiNya berarti harus melepas

Hidup 100% adalah milikNya
Kita tinggal menjalankan saja
Bismillah
Semoga Allah berikan kekuatan di atas kekuatan yang telah diberikanNya
Untuk kita bisa menjalankan sebaik mungkin
Dalam jalanNya, untuk meraih ridloNya.

Aamiin

via Manusia itu hamba, tugasnya bersyukur menerima, bersyukur melepas — Lavender Ribbon Cancer Support Group

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: