Skip to content
Advertisements

Memanfaatkan waktu agar nilai amalan lebih utama daripada jihad


Di bulan Ramadlan kita kenal 10 malam terakhir yang utama. Di dalamnya ada Malam Lailatul Qadr. Semua amal ibadah malam itu dinilai lebih baik dari seribu bulan.

Di bulan Dzulhidjah ada 10 hari pertama yang utama dalam setahun. Semua amal ibadah di 10 hari itu lebih baik daripada jihad kecuali kalau jihad itu dilakukan dengan mengorbankan seluruh harta tanpa sisa.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas ra bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

“Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.”

Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?”

Beliau menjawab, “Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.”

Imam Ahmad pun meriwayatkan dari Umar ra, bahwa Nabi Saw bersabda,

“Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.”

Nah apa saja yang bisa kita lakukan untuk benar-benar memanfaatkan masa-masa kecintaan Allah ini?

1. Haji dan Umrah

Inilah ibadah utama di bulan ini, sebagai dedikasi khusus berkumpul di Baitullah.

2. Berpuasa, terutama dengan Puasa Arafah

Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya.” HR Muslim

3. Shalat Iedul Adha serta mengikuti khutbahnya.

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah), (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.” QS 22:34-35.

Ibnu Taimiyah mengatakan:

“Sehingga shalatnya orang-orang di negeri-negerinya sama kedudukannya dengan jama’ah haji yang melempar jumrah al-‘Aqabah dan sembelihan mereka di negeri-negerinya sama kedudukannya dengan sembelihan hadyu jama’ah haji.”[11]

4. Berkurban

Rasulullah saw sangat keras dalam hal ibadah kurban sampai mengatakan:

“Barangsiapa memiliki kelapangan (rizki) tapi tidak berkurban, janganlah ia mendekati tempat sholat kami.” (HR. Ibnu Majah)

5. Memperbanyak dzikir tahlil, tasbih, tahmid, terutama takbir.

“…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan …” QS 22:28.

Ulama mengartikan hari-hari tersebut sebagai 10 hari pertama Dzulhidjah. Jadi perbanyaklah dzikir.

Bacalah dengan keras untuk mengingatkan orang akan hari-hari mulia ini:

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu.

Bacalah sebanyak-banyaknya setiap saat selama 10 hari ini. Bagi yang bukan jemaah haji sejak Fajar Hari Arafah dan bagi Jama’ah Haji dimulai sejak Dzhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.

6. Membaca Quran, khatam atau bahkan menghafalkannya.

Setiap huruf yang dibaca bernilai lebih utama dibanding kalau dibaca atau dihafalkan di hari-hari lain.

7. Menunda mencukur rambut sampai kurban disembelih.

“Dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan…” QS 2:196.

Hal ini dilakukan agar kita bisa menjiwai apa yang sedang dijalani para jemaah haji di tanah suci.

8. Perbanyak amal ibadah apapun

Perbanyak sedekah, menyantuni anak yatim, belajar dalam jalanNya dan berbagai amal ibadah lain, baik wajib maupun sunnah.

9. Bertobat dan menjauhi semua yang dilarang

Mintalah agar kita dikuatkan untuk tidak mengulanginya dan agar kita terlindung dari semua konsekuensi dosa tersebut.
Yuk sahabat,

Kita meriahkan hari-hari pertama bulan Dzulhidjah ini, yuk. Semoga semua yang kita lakukan mendapat ridloNya, mendekatkan kita padaNya dan surgaNya.

Aamijn yra.

Apa hal terbaik yang bisa kita lakukan hari ini juga untuk mendapatkan keutamaan 10 hari ini?
Referensi:

https://almanhaj.or.id/2888-keutamaan-10-hari-pertama-bulan-dzulhijjah-dan-amalan-yang-disyariatkan.html

https://almanhaj.or.id/3404-keutamaan-sepuluh-hari-pertama-bulan-dzulhijjah.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: