Skip to content
Advertisements

Dunia fana, tapi bisa jadi modal untuk abadi

manusia cerda.png

Sahabat,
Kenal Arnold Schwarzenegger kan? Aktor Amerika keturunan Austria yang kondang dan menjadi gubernur di Kalifornia tahun 2003-2010?

Arnold selalu memainkan film-film yang menunjukkan kekuatan dan kehebatan fisik seorang manusia. Sampai ada sebuah patung didirikan menunjukkan otot dan kekuatan fisik ini. Dari patung ini terlihat benar otot yang menonjol, hebat banget, badan six pack dan berbagai kehebatan. Seakan-akan bumi pun bisa dipanggulnya. Seperti Hercules lah.

Ini dia foto peresmian patung tersebut:

Screen Shot 2017-08-25 at 9.20.07 AM.png

Dan kemudian beberapa saat lalu, saat Arnold sudah tidak lagi menjabat dan mungkin merasa sudah tak lagi seperti dulu kekuatan fisiknya, Arnold membuat sebuah kehebohan. Beliau gelar sleeping bag, dan tidur di depan patung tersebut. Persis seperti gelandangan. Foto ini dipasang di akun instagramnya:

Screen Shot 2017-08-25 at 9.20.04 AM.png

Di bawah foto tersebut ditulisnya “How times have changed.” Betapa waktu sudah berubah.

Arnold yang dulu dielu-elukan dengan kekuatan fisiknya, ototnya, jabatannya, pangkatnya, ketenarannya, kekayaannya, istrinya yang cantik, kini sudah berubah. Kini ia tak lagi punya semua itu.

Terus kalau kita bekerja hanya untuk kaya, tenar, dipuja puji seluruh manusia, dan semua itu bisa hilang dalam sekejap, rugi bukan?

Demikianlah dunia. Tak ada yang bisa kita andalkan untuk menjadi abadi, tanpa izinNya.

Jadi bagaimana dong supaya hidup tidak rugi?

Kekayaan, ketenaran, pangkat, jabatan, keluarga.. semua fana. Tapi kita bisa menjadikan semua itu sebagai modal untuk menjadi abadi.

Kekayaan bisa disedekahkan untuk menjadi modal di akhirat yang abadi.
Semua yang sudah meninggal berharap punya waktu lebih banyak untuk bisa sedekah.
Sejahtera karena sukses mensejahterakan.
Makmur karena selalu merasa cukup untuk memakmurkan yang lain.

Pangkat dan jabatan bisa menjadi jalan mencatat prestasi dan teladan.
Menggalang massa untuk berbuat kebaikan.
Menjadi pemimpin adil yang membawa damai.
Merasa damai karena sukses mendamaikan.

Jadilah seperti Abu Bakar yang taat, penuh iman dan penuh lemah lembut
Atau Ali, Umar dan Usman, pemimpin yang teladan sampai sekarang
Bukan Abu Jahal atau Abu Lahab yang kasar dan jahat
Binasa karena semangat membinasakan

Jadilah seperti Nabi Isa as dan Rasulullah saw
Gembala-gembala miskin yang hidup sangat sederhana
Dan namanya masih harum sampai sekarang
Disebut dan didoakan di seluruh dunia

Bukan seperti Karun, orang kaya luar biasa yang dibinasakan
Bukan seperti Firaun, penguasa digjaya yang dihancurkan
Bukan seperti istri Nabi Luth, yang ingkar dan tenggelam
Atau anak Nabi Nuh yang terus menghina ayahnya dan ditelan ombak

Berusahalah agar suatu hari orang menyebut, “Jadilah seperti…”
Jangan sampai ada yang bilang, “Hati-hati jangan seperti…”

Semua topeng di dunia fana, seperti ketenaran Arnold
Tapi cerita kita bisa abadi,
Di dunia sampai akhir zaman
Atau di akhirat tanpa ada akhir
Tinggal kita pilih kita mau yang mana.

Kita semua abadi
Hanya waktu dunia yang fana.
Mau jadi apa kita dalam abadi?
Sejahtera dan dikenang sepanjang masa?
Atau binasa dan sengsara?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: