Skip to content
Advertisements

Anakmu bukan anakmu, oleh Kahlil Gibran

anakmu bukanlah anakmu.png

Setiap orang tua pasti punya impian untuk anaknya. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa setiap anak adalah unik. Mereka punya perjalanan mereka masing-masing.
Mereka adalah tanggung jawab kita dan tak bisa kita perlakukan seenaknya
Karena suatu hari kita akan ditanya oleh Pemilik mereka

Izinkanlah mereka untuk tumbuh unik, seperti ketentuan Sang Pencipta untuk mereka.
Ikhlaskanlah mereka menjalani jalan hidup mereka, seperti yang Sang Kuasa gariskan,
Yang mungkin berbeda dengan yang kita impikan

Izinkan mereka menjadi mereka, bukan bayangan kita.
Izinkan Sang Kuasa bekerja atas mereka, dengan iringan doa dan cinta

Simak puisi Kahlil Gibran mengenai anak, yuk.
—-

Seorang perempuan yang di tangannya ada seorang bayi berkata, “Sampaikanlah pada kami mengenai anak.”

Dan ia pun berkata:

Anakmu bukan anakmu
Mereka adalah anak dari kehidupan yang ingin menjadi diri mereka sendiri
Mereka datang melaluimu, tapi bukan darimu
Dan meskipun mereka bersamamu, mereka bukan milikmu
Berikanlah cintamu, tapi bukan pemikiranmu
Karena mereka memiliki pemikiran mereka sendiri
Berikanlah rumah bagi tubuh mereka, tapi bukan jiwa mereka
Karena jiwa mereka adalah milik rumah masa depan, yang tak bisa kau kunjungi, tak pula dalam impianmu

Kau bisa berusaha menjadi seperti mereka, tapi jangan jadikan mereka sepertimu
Karena hidup tidak berjalan mundur atau tenggelam di masa lalu

Kau adalah busur yang dibutuhkan anak-anakmu sebagai anak panah
untuk melesat kencang ke depan
Sang Pemanah memandang jauh tanpa batas
Dan Ia menarikmu dengan segala kekuatan
agar anak panahNya melesat cepat dan jauh

Merentanglah dalam tangan Sang Pemanah dengan bahagia
Karena seperti Ia mencintai anak panah yang melesat cepat
Ia pun mencintai busur yang kokoh

Terjemahan dari:

And a woman who held a babe against her bosom said, “Speak to us of Children.”
And he said:

Your children are not your children. 
They are the sons and daughters of Life’s longing for itself. 
They come through you but not from you, 
And though they are with you, yet they belong not to you. 
You may give them your love but not your thoughts. 
For they have their own thoughts. 
You may house their bodies but not their souls, 
For their souls dwell in the house of tomorrow, which you cannot visit, not even in your dreams. 
You may strive to be like them, but seek not to make them like you. 
For life goes not backward nor tarries with yesterday. 
You are the bows from which your children as living arrows are sent forth. 
The archer sees the mark upon the path of the infinite, and He bends you with His might that His arrows may go swift and far. 
Let your bending in the archer’s hand be for gladness; 
For even as he loves the arrow that flies, so He loves also the bow that is stable.

Sumber: https://allpoetry.com/children-chapter-iv

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: