Skip to content
Advertisements

Hidupmu Ramadanmu, Ajalmu Idul Fitrimu

dunia akhirat.png

Sahabat blog,

Ramadlan adalah bulan penuh keterbatasan.
Saatnya menahan nafsu makan, nafsu marah, nafsu buruk sangka, nafsu untuk gossip, nafsu bicara buruk, nafsu ini, nafsu itu.
Ramadlan adalah pelajaran mengalahkan diri dan menjaga hati.
Ramadlan adalah saat berfikir, ibadah, merenung dan tafakur.
Bagi tubuh Ramadlan adalah masa regenerasi, tumbuh, dan sembuh.

Ramadlan usai, dan semua bahagia.
Ternyata kita bisa. Kita buktikan kita bisa.
Kita bisa menahan nafsu makan, nafsu marah, nafsu buruk sangka, nafsu untuk gossip, nafsu bicara buruk, nafsu ini, nafsu itu.
Kita bisa mengalahkan diri dan menjaga hati.
Kita mampu berfikir, ibadah, merenung dan tafakur.
Kita bisa regenerasi, tumbuh, dan sembuh.

Dan sesungguhnya inilah hidup.
Hidup itu sesungguhnya memang penuh keterbatasan.
Dalam hidup pun kita harus menahan nafsu makan, nafsu marah, nafsu buruk sangka, nafsu untuk gossip, nafsu bicara buruk, nafsu ini, nafsu itu.
Hidup adalah pelajaran mengalahkan diri dan menjaga hati.
Hidup adalah saat berfikir, ibadah, merenung dan tafakur.
Bagi tubuh hidup selalu butuh masa regenerasi, tumbuh, dan sembuh.
Kalau tidak, hidup akan binasa,
Penyakit hati muncul dan penyakit badan menjadi tanda-tanda

Dan kalau hidup kita jalani seperti Ramadlan
Ajal pun akan menjadi Iedul Fitri
Semua akan bergembira menyambutnya
Menyambut saat bebas dari keterbatasan dunia yang fana
Untuk menyatu dengan Sang Pencipta yang abadi dan tanpa batas
Tak akan ada yang takut ajal, karena ajal adalah perayaan

Kertas ujian yang dipersiapkan dengan baik,
Yang dijalani dengan penuh ketekunan,
Tentu ingin segera dikumpulkan segera.
Untuk apa berlama-lama kalau semua sudah selesai dikerjakan?
Tapi kalau kita tidak siap, tidak belajar,
Lonceng tanda ujian usai memang jadi menakutkan

Jadi yuk, kita jalani hidup seperti Ramadlan
Kita jalani semua ujian dengan penuh tekun, sabar dan syukur
Insya Allah kita akan selalu siap menghadapi Iedul Fitri
Untuk menjalani keabadian bersamaNya
Di sisiNya
Dalam surgaNya
Dengan ridloNya

Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: