Skip to content
Advertisements

Jagalah dirimu dari ajakan orang mengingkari ayat-ayatNya

morning.png

🌹Mutiara Juz 7🌹

Ramadlan 1438

*Hukum mengucap sumpah*

– Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud [untuk bersumpah], tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, 

– maka kaffarat [melanggar] sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. 

– Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah [dan kamu langgar]. 

– Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur [kepada-Nya]. 5:89

*Aturan makan dan minuman*

– Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya [meminum] khamar, berjudi, [berkorban untuk] berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. 

– Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. 5:90

– Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran [meminum] khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu [dari mengerjakan pekerjaan itu]. 5:91

– Dan taatlah kamu kepada Allah dan ta?atlah kamu kepada Rasul [Nya] dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan [amanat Allah] dengan terang. 5:92

– Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, apabila mereka bertakwa serta beriman, dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman, kemudian mereka [tetap juga] bertakwa dan berbuat kebajikan. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. 5:93

– Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu upaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. Barangsiapa yang melanggar batas sesudah itu, maka baginya azab yang pedih. 5:94

– Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu membunuh binatang buruan, ketika kamu sedang ihram.

– Barangsiapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu, sebagai had-ya yang dibawa sampai ke Kabah, atau [dendanya] membayar kaffarat dengan memberi makan orang-orang miskin, atau berpuasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu, supaya dia merasakan akibat yang buruk dari perbuatannya.

– Allah telah memaafkan apa yang telah lalu. Dan barangsiapa yang kembali mengerjakannya, niscaya Allah akan menyiksanya. Allah Maha Kuasa lagi mempunyai [kekuasaan untuk] menyiksa. 5:95

– Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan [yang berasal] dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu [menangkap] binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. 5:96

*Ikutilah jalanNya, bukan jalan turun temurun yang mungkin salah*

– Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul”. Mereka menjawab: “Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya”. Dan apakah mereka akan mengikuti juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak [pula] mendapat petunjuk? 5:104

– Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, maka Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. 5:105

*Wasiat harus ada saksi*

– Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka hendaklah [wasiat itu] disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu, atau dua orang yang berlainan agama dengan kamu,

– jika kamu dalam perjalanan di muka bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian. Kamu tahan kedua saksi itu sesudah sembahyang [untuk bersumpah], lalu mereka keduanya bersumpah dengan nama Allah jika kamu ragu-ragu: “[Demi Allah] kami tidak akan menukar sumpah ini dengan harga yang sedikit [untuk kepentingan seseorang], walaupun dia karib kerabat, dan tidak [pula] kami menyembunyikan persaksian Allah; sesungguhnya kami kalau demikian tentulah termasuk orang-orang yang berdosa.” 5:106

– Jika diketahui bahwa kedua [saksi itu] memperbuat dosa, maka dua orang yang lain di antara ahli waris yang berhak yang lebih dekat kepada orang yang meninggal [memajukan tuntutan] untuk menggantikannya, lalu keduanya bersumpah dengan nama Allah: “Sesungguhnya persaksian kami lebih layak diterima daripada persaksian kedua saksi itu, dan kami tidak melanggar batas, sesungguhnya kami kalau demikian tentulah termasuk orang-orang yang menganiaya diri sendiri.” 5:107

– Itu lebih dekat untuk [menjadikan para saksi] mengemukakan persaksiannya menurut apa yang sebenarnya, dan [lebih dekat untuk menjadikan mereka] merasa takut akan dikembalikan sumpahnya [kepada ahli waris] sesudah mereka bersumpah. Dan bertakwalah kepada Allah dan dengarkanlah [perintah-Nya]. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. 5:108

*Larangan berbuat dzalim terhadap sesama*

– Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya.

– Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu [berhak] mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim. 6:52

– Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka [orang-orang yang kaya] dengan sebahagian mereka [orang-orang miskin], supaya [orang-orang yang kaya itu] berkata: “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?” 

– [Allah berfirman]: “Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur [kepada-Nya]?” 6:53

– Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: “Salaamun-alaikum.” Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, [yaitu] bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 6:54

– Dan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al Quran, [supaya jelas jalan orang-orang yang saleh] dan supaya jelas [pula] jalan orang-orang yang berdosa. 

*Berdiri tegaklah dalam jalanNya, jangan goyah dengan ajakan yang ingkar*

– Katakanlah: “Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah”. 

– Katakanlah: “Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian dan tidaklah [pula] aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk”. 6:56

*Jangan pernah menghakimi karena hanya Allah yang bisa menghakimi*

– Katakanlah: “Sesungguhnya aku [berada] di atas hujjah yang nyata [Al Quran] dari Tuhanku sedang kamu mendustakannya. Bukanlah wewenangku [untuk menurunkan azab] yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik. 6:57

– Katakanlah: “Kalau sekiranya ada padaku apa [azab] yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya, tentu telah diselesaikan Allah urusan yang ada antara aku dan kamu. Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim. 6:58

– Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya [pula], dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata [Lauh Mahfuzh]. 6:59

– Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur [mu] yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. 6:56

– Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. 6:61

– Kemudian mereka [hamba Allah] dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum [pada hari itu] kepunyaan-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat. 6:62

– Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara yang lembut [dengan mengatakan]: “Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari [bencana] ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur.” 6:63 

– Katakanlah: “Allah menyelamatkan kamu daripada bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukan-Nya.” 6:64

– Katakanlah: “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan [yang saling bertentangan] dan merasakan kepada sebahagian] kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami [nya]. 6:65

*Tinggalkan dan peringatkan mereka yang mengolok-olok ayat-ayatNya*

– Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa [akan larangan ini], maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat [akan larangan itu]. 6:68

– Dan tidak ada pertanggungjawaban sedikitpun atas orang-orang yang bertakwa terhadap dosa mereka; akan tetapi [kewajiban mereka ialah] mengingatkan agar mereka bertakwa. 6:69

– Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia.

Peringatkanlah [mereka] dengan Al Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak [pula] pemberi syafaat selain daripada Allah.

Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka [disediakan] minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. 6:70

– Katakanlah: “Apakah kita akan menyeru selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada kita dan tidak [pula] mendatangkan kemudharatan kepada kita dan [apakah] kita akan dikembalikan ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di pesawangan yang menakutkan; dalam keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang lurus [dengan mengatakan]: “Marilah ikuti kami.”

– Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah [yang sebenarnya] petunjuk; dan kita disuruh agar menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam, dan agar mendirikan sembahyang serta bertakwa kepada-Nya.”

– Dan Dialah Tuhan Yang kepada-Nya-lah kamu akan dihimpunkan. Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: “Jadilah, lalu terjadilah”, dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. 6:71-73

*Jangan memaki sesembahan lain*

– Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. 6:108

– Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh jika datang kepada mereka sesuatu mujizat pastilah mereka beriman kepada-Nya. Katakanlah: “Sesungguhnya mujizat-mujizat itu hanya berada di sisi Allah.” Dan apakah yang memberitahukan kepadamu bahwa apabila mujizat datang mereka tidak akan beriman. 6:109

– Dan [begitu pula] Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya [Al Quran] pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat. 6:110

Alhamdulillah…

Apa pelajaran terbaik yang teman-teman bisa dapatkan dari ayat-ayat di atas?

Dan kira-kira apa yang akan kita pertanggung jawabkan kalau Allah bertanya suatu hari nanti mengenai hal-hal di atas?

Kira-kira apa hal terbaik yang bisa kita lakukan hari ini untuk bisa melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya sesuai dengan pelajaran tersebut?

Kira-kira bagaimana kita dapat meminta bantuanNya untuk benar-benar bisa komitmen menjalankan hal di atas?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: