Skip to content
Advertisements

Izinkanlah orang lain berbeda, karena semua diciptakan unik

berbeda itu asyik.png

Dalam tubuh ada berbagai organ yang berbeda fungsi, bekerja bersama dalam harmoni. Suatu hari otak tiba-tiba merasa bahwa harusnya ia yang paling penting, dan lebih penting daripada yang lain. Bagaimana tidak, ia yang paling atas, ia pula yang mengatur kerja organ lain. Maka ia pun berkata dengan lantang, “Halo semua, tahukah kamu, bahwa aku yang paling penting? Aku yang mengendalikan kalian semua. Tiada yang bisa bekerja tanpa aku.”

Jantung tersinggung dan berteriak, “Hey, kamu tak akan pernah bisa bekerja tanpa ada aku. Aku yang paling penting. Aku berhenti bekerja semua langsung berhenti bekerja. Tak ada lagi nafas.”

Ternyata teriakan jantung membuat paru-paru sakit hati, “Eh, hati-hati kalau bicara, kalau aku tak bekerja, kamu juga bisa rusak. Aku yang paling penting.”

Lambung tidak mau kalah, “Jangan sombong deh kalian semua. Tanpa aku tak akan ada nutrisi yang masuk, semua akan rusak. Maaf ya, aku paling penting.”

Dan ginjal marah mendengar itu semua, “Tanpa aku, darah akan penuh racun dan kalian semua akan mati. Aku paling penting.”

Kesal mendengar itu semua, lubang pembuangan berteriak, “Stoooop… kalian membuatku pusing. Aku tak mau lagi bekerja. Maaf ya, aku mau libur dan stop bekerja hari ini.”

Semua tak mau tahu, karena semua merasa paling penting. Semua membuang muka dan semua menepuk dada. Tapi karena tak ada yang bisa keluar dari tubuh dengan marahnya lubang pembuangan, pelan-pelan semua merasa kesakitan. Dan akhirnya otak mengeluh, “Aduuuh.. lubang pembuangan, ayo bekerja lagi. Tubuh bisa rusak kalau kamu ngambek.”

Lubang pembuangan masih merasa kesal akan kesombongan sebagian besar organ tubuh lain. “Katanya kalian semua paling penting, dan aku tidak ada apa-apanya kan?” serunya kepada yang lain.

Pelan-pelan semua yang lain ikut merasa terganggu dan menyadari bahwa tanpa lubang pembuangan yang sepertinya tak penting pun, tubuh akan rusak. Satu-satu mulai diam-diam membujuk lubang pembuangan untuk bekerja kembali. “Minta maaf dulu, dan berjanjilah tak akan lagi sombong merasa paling benar,” tegas lubang pembuangan

Maka satu persatu saling meminta maaf. Dan dengan malu-malu semua berjanji untuk saling menghormati dan menghargai. Lubang pembuangan tersenyum melihat semua luluh dan menyesal. Semua mulai saling bekerja sama dan mendukung. Dan pelan-pelan tubuh pun merasa nyaman kembali.

Teman,

Kalau Sang Pencipta mau menciptakan hanya satu jenis manusia yang persis sama, tentu bisa. Tapi nyatanya tidak. DiciptakanNya kita semua berbangsa-bangsa agar kita semua saling mengenal, saling mendukung dan bekerja sama menciptakan kebaikan di muka bumi.

 

Janganlah kita sakiti hati saudara kita dengan mengatakan kita lebih baik daripadanya. Izinkanlah ia untuk berbeda. Izinkanlah mereka untuk berbuat tidak seperti harapan kita. Jangan paksa mereka mengikuti kemauan kita. Dan jangan merasa diri lebih suci daripadanya.

 

Yuk, apa hal terbaik yang bisa kita lakukan hari ini untuk merangkul kembali semua perpecahan yang terjadi akibat perbedaan? Apa yang bisa kita lakukan untuk menyambung kembali tali silaturahmi?

Siapa yang masih harus kita maafkan, dan kita mohon maafnya demi kebahagiaan hati kita dan hatinya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: