Saat kita memilih mereka yang beriman, sesungguhnya kita memilih Allah, bukan hanya memilih manusia

la hawla

Hari ini saya belajar banyak dari dr. Zakeer Naik.

Kalau ada orang yang tidak shalat tapi jujur, dan ada yang shalat tapi tidak jujur, yang mana yang lebih baik?
Yang shalat yang lebih baik.
Tidak jujur di dunia kepada manusia memang tidak baik, tapi tidak shalat berarti ia tidak jujur pada Sang Maha Pencipta di akhirat, yang menciptakannya dan yang memberinya rizki yang membuat bisa lahir di dunia dan hidup.

Orang yang shalat masih mau belajar ilmu agama, sehingga tahu bahwa shalat adalah amalan utama yang akan menentukan surganya. Shalat menunjukkan ia menghargai aturan ini.
Tidak shalat berarti tidak menghargai perintahNya yang utama, yang paling pentng menurutNya.
Tidak shalat berarti tidak mau tahu apa dampak akibatnya, tidak peduli kemarahanNya. Sombong melebihi dunia dan akhirat.

Kesombongan dan sikap tidak menghargai ini yang membuatnya lebih buruk di mata Allah daripada tidak jujur di dunia.
Ketaatan menunjukkan sikap dan kualitas keteladanan yang perlu kita pilih.

Sekarang mana yang lebih baik, pemimpin yang berhasil mengentaskan kemiskinan tapi tidak beriman, atau pemimpin yang belum terlihat mampu mengentaskan kemiskinan tapi beriman?

Seseorang yang mengentaskan kemiskinan di dunia tapi tidak beriman belum tentu mampu membawa siapapun yang dipimpinnya menuju surga. Dan inilah kemiskinan abadi yang sesungguhnya.
Kemiskinan di dunia tidak ada apa-apanya dibanding kemiskinan dan kemelaratan di akhirat. Bahkan bisa jadi orang miskin di dunia lebih cepat masuk surga daripada orang kaya.

Firaun membawa kekayaan dan kedigjayaan bagi Mesir, tapi kehancuran pada umatnya saat Allah menghukumnya atas kedzalimannya.
Pemimpin Pompei pun sukses membawa Pompei kepada peradaban berteknologi tinggi untuk masanya, dengan seni dan gaya hidup luar biasa. Namun akhirnya semua hancur saat Allah murka.

Pada saat kita memilih pemimpin yang terbaik iman dan taqwa nya kepada Allah sesungguhnya kita bukan hanya memilihnya sebagai pemimpin tapi memilih Allah sebagai pelindung kita di bumi dan langit, dunia dan akhirat.

Stephen Covey bilang, begin with the end in mind. Rasulullah bilang, manusia yang paling cerdas adalah manusia yang selalu ingat akan akhirat. Dalam berbagai hal, fokuslah untuk mencari bekal akhirat, untuk mencari pertolongan dan petunjukNya, untuk bisa selamat dunia akhirat.
Kalau bingung antara kepentingan negara dan kepentingan agama, tidak perlu banyak bertanya, pilihlah Allah, karena hanya Allah yang menjamin rizki kita dan keselamatan kita di bumi dan di langit. Tiada pertolongan selain pertolonganNya.

Bismillah, semoga dalam setiap langkah, Allah memberikan ridloNya kepada kita semua. Aamiin.

Advertisements

2 comments

  1. Kalau memang benar-benar beriman insyaAlloh akan selalu jujur Mbak, dan kalau ada orang sholat tapi masih tidak jujur berarti sholatnya masih perlu belajar lagi, pilih orang sholat dan jujur…

    Like

    • Yang paling bagus memang itu. Tapi pilihan itu tidak selalu ada. Dan ini kan saya sedang bahas ceramah Zakir Naik, bukan kondisi ideal. Beliau di tanya pilih mana dari dua yang tidak ideal itu.

      Tiap amal ada hitungannya dan semua punya bobot sendiri-sendiri. Kita akui orang yang shalat tidak semua mampu menahan godaan setan. Tapi minimal ia sudah mau menjalani proses mensucikan diri melalui shalat.
      Insya Allah mereka bisa mendapat perlindunganNya dan akhirnya menjadi orang yang jujur di kemudian hari.

      Dan yang paling penting adalah seruan Allah:
      – kalau kita pilih yang Muslim, kita mendapat pertolongan Allah
      – kalau kita tidak pilih yang Muslim – kita kelas dari pertolongan Allah

      Apapun itu, terlepas dari siapapun yang kita pilih, kita sangat butuh pertolongan Allah,

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s