Skip to content
Advertisements

Peluk minimal 12 orang hari ini yuk.

 

hugging-is-good-medicine

Masih ingat tulisan mengenai bayi kembar yang selamat berkat pelukan saudaranya (Tidak merespon tangisan anak = penyiksaan)?

Ada sepasang bayi kembar yang dilahirkan. Yang satu sehat, sementara yang lainnya dianggap tak memiliki harapan hidup. Saat bayi yang lahir sehat diletakkan di sebelah saudara kembarnya yang konon tak ada harapan, dan tangannya memeluk saudaranya, tiba-tiba saudara kembarnya membaik kondisinya dan akhirnya selamat dan bisa tumbuh baik. Sentuhan itu sangat penting. Mungkin yang terpenting bagi seorang bayi.

tumblr_oa6brq7cdl1ririjeo1_500

Bukan hanya bayi, semua manusia amat sangat membutuhkan sentuhan. Pelukan, tepukan sayang, belaian, sapaan untuk menyampaikan penghargaan, semua adalah obat yang sangat penting bagi umat manusia. Saat sentuhan kulit terjadi, otak kita memproduksi zat-zat kimia yang sangat kita butuhkan dalam proses kesembuhan:

Endorfin

Zat inilah yang membuat kita merasa bahagia saat sentuhan terjadi. Endorfin adalah zat anti sakit, sehingga sangat dibutuhkan oleh semua orang yang sedang sakit. Zat ini juga meningkatkan daya tahan tubuh terhadaop berbagai jenis penyakit.

Oksitosin

Zat ini menimbulkan perasaan dicintai dan membuat kita mampu mencintai. Cinta adalah emosi yang sangat dibutuhkan sel-sel tubuh kita untuk bisa sembuh. Frekwensi cinta sangat tinggi, sehingga seluruh sel akan menjadi lebih sejahtera dengan perasaan cinta ini.

Kedua zat kimia ini, endorfin dan oksitosin, harus terus dipertahankan dalam tubuh, karena keberadaannya hanya sebentar, tak terus menerus ada. Ia harus terus dipicu oleh berbagai jenis sentuhan.

Kortisol

Zat ini adalah zat yang diproduksi saat stress terjadi. Kortisol yang terlalu lama ada dalam tubuh melemahkan daya tahan tubuh dan membuat berbagai jenis penyakit subur berkembang, termasuk kanker. Adanya endorfin dan oksitosin membuat tubuh merasa nyaman dan kadar kortisol dalam tubuh pun turun.

Kortisol mampu bertahan lama dalam tubuh, sementara endorfin dan oksitosin harus terus menerus dipicu. Jadi ini sinyal dari Sang Pencipta, bahwa satu pencetus stress saja cukup untuk menimbulkan sakit, dan untuk itu kita harus membantu tubuh dengan menyayangi makhluk lain dengan melakukan berbagai jenis sentuhan yang membahagiakan makhluk lain tersebut, dan otomatis membahagiakan dan menyembuhkan kita juga.

Salah satu resep yang saya sering dengar adalah pelukan. Peluklah anak, pasangan, keluarga dan siapapun yang kita cintai, minimal 12 kali secara total setiap hari. Apalagi kalau sedang ada sakit, berikan lebih banyak lagi pelukan dan cinta kepada semua makhlukNya.

Teruslah menjadi kepanjangan tanganNya melimpahkan cinta pada semua makhlukNya di seluruh muka bumi. Jadi, kalau dihitung, sudah berapa pelukan kita berikan hari ini?

Bagaimana caranya agar mulai hari ini kita bisa memberikan minimal 12 pelukan setiap hari?

Mengapa hal itu penting bagi kita?

Bagi keluarga kita?

Baca juga :

Mau Melatih Bayi? Hati-hati Malah Merusak Otak

Sudahkah kita memberikan 12 pelukan hari ini?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: