Dopamine yang memotivasi dan membangun rasa puas

game-1

Dopamin mengendalikan rasa senang dan penghargaan. Dopamine membuat kita merasa senang saat membayangkan sebuah tujuan, berusaha mencapainya dan merasa berharga saat mencapai tujuan tesebut. Dopamine juga mempengaruhi kemampuan otak untuk memperhatikan, belajar, berfikir kreatif dan konsentrasi. Dopamine juga mempengaruhi kendali terhadap gerakan motorik, respon emosi dan menjadi sumber energi otak.

Untuk mengatasi kondisi Parkinson Disease, schizoprenia dan ADHD dopamine pun sangat dibutuhkan. Menariknya orang yang sangat kreatif juga ternyata kekurangan dopamine. Mereka mencari kesenangan dengan menciptakan sesuatu secara masif. Dan karena kadar dopamine rendah, otak kurang berfungsi dalam melakukan filter informasi, sehingga orang yang sangat kreatif bisa melihat apa yang orang normal tidak bisa lihat. Hal ini juga menjelaskan mengapa orang yang sangat kreatif mirip dengan schizoprenik.

 

 

Bagaimana kita bisa meningkatkan kadar dopamin dalam otak?

Ibadah khusuk, meditasi, mindfulness dan relaksasi.

Penyerahan diri pada Sang Pencipta bisa membantu kita merasa cukup, tak kekurangan apapun, dan tidak “kosong” di dalam. Kondisi ibadah khusuk memiliki manfaat meditatif, seperti yang didapat saat meditasi dan melakukan setiap kegiatan dengan “mindfulness” atau perhatian terpusat, tidak terganggu oleh pikiran. Kondisi ini membantu untuk menciptakan persepsi “cukup.” Hal ini harus dilakukan secara reguler dan konsisten untuk jangka waktu tertentu.

Pijat juga dapat membantu relaksasi, seperti dibuktikan dalam sebuah riset di mana dopamine dan serotonin meningkat 30% setelah pijat.

Kurang tidur dan kurang istirahat bisa menyebabkan kurangnya kadar dopamine. Jadi pastikan cukup tidur nyenyak tanpa gangguan bangun di tengah malam. Dopamine yang rendah pun bisa menyebabkan sulit tidur.

Hindari ketergantungan

Pada saat kita merasa tidak berharga, tidak puas dalam hidup, dopamine turun drastis, dan kita akan mencari sesuatu yang bisa membuat kita merasa senang, agar dopamine naik lagi. Hal itulah yang membuat kita mencari kepuasan dari makanan, hubungan seksual atau apapun yang dapat membuat kita merasa senang.  Kepuasan tersebut adalah kepuasan sejenak, karena saat makanan habis, rasa kosong pun muncul lagi. Inilah yang menyebabkan banyak orang tak bisa membebaskan diri dari camilan dengan gizi kosong, perilaku hyperseksual atau ketergantungan terhadap obat. Dopamine muncul sebentar, untuk kemudian hilang kembali, karena penyebab utamanya, persepsi bahwa “saya tidak puas” belum diatasi.

Pada saat kita mengatasi sumbernya, dengan membangun persepsi yang lebih positif terhadap diri kita sendiri, lebih menghargai dan mencintai diri, mensyukuri apa yang ada, maka kadar dopamine akan meningkat. Kita pun melakukan berbagai hal untuk mendukung hidup kita yang kita persepsikan baik itu, bukan hanya untuk memuaskan otak dan mencari kesenangan sekejap.

Buat target kecil-kecil, tulis dan beri centang saat sudah tercapai

Meskipun kita bisa mengingat daftar pekerjaan kita sehari-hari, menulis dan mencentangnya bisa meningkatkan dopamine, lebih dibanding hanya mengingatnya.

Target besar dan jangka panjang memang penting, tapi yang bisa berdampak pada dopamine adalah target-target kecil. Target ini harus cukup menantang, sehingga membuat kita gembira membayangkannya. Hanya membayangkan saja sudah bisa meningkatkan dopamine. Apalagi saat target berhasil dicapai dan dicentang.

Saat target terlalu mudah, kita akan merasa “tidak penting” sehingga apabila dicapai juga kita tidak akan begitu gembira. Saat target terlalu besar, kita akan merasa “tidak mungkin” sehingga kita malas mengerjakannya. Bagilah target besar menjadi target-target kecil (chunk down)  yang cukup menantang dan menggembirakan, bukan yang terlalu besar dan terlalu sulit dicapai sehingga menimbulkan stress.

Sukses bergaul dalam bahasa Cina itu goal yang susah dan tidak terlalu memotivasi. Tapi  “mendaftar kursus, belajar selama 3 bulan secara intensif setiap hari, mencari teman diskusi berbahasa Cina, mencari buku novel berbahasa Cina, agar nanti saat mendapat beasiswa di Beijing hidup menjadi nyaman” adalah beberapa target kecil yang tak terlalu mudah, menantang, bisa dicapai dan dirayakan saat tercapai.

Rayakan keberhasilan-keberhasilan kecil setiap hari

Apapun yang dicapai, rayakan dan syukuri. Apakah itu dengan membuat pengumuman di keluarga, teman atau yang lainnya, atau sekedar merayakan dengan makan makanan kesukaan. Kita akan merasa berharga, penuh syukur, dan dopamine akan mengalir deras. Kita akan merasa hidup kita memuaskan, sehingga kita tak perlu mencari sesuatu dari luar untuk memuaskan diri, tapi kosong di dalam.

Lakukan hobi dan buatlah sesuatu

Pada saat kita melakukan sesuatu yang benar-benar kita sukai, kita akan terserap 100% ke dalamnya, sehingga ruang dan waktu tak lagi relevan. Itulah momen yang disebut “flow” berkat dopamine yang mengalir deras.

Olah raga

Dopamine keluar pada saat kita menetapkan target yang menyenangkan untuk dicapai saat berolah raga. Misalnya ingin berjalan kaki 10.000 langkah. Tidak sulit, apalagi kalau jalan di mall, tapi cukup menantang. Dan pada saat tercapai, kita bangga karenanya. Gambar dari gadget kita yang menunjukkan prestasi itu bisa kita simpan atau bagi ke teman-teman. Semoga menginspirasi yang lain. Dan yang paling penting, proses menetapkan target, menjalaninya dan meraihnya, adalah proses yang membuat dopamine mengalir deras. Olah raganya bisa apa saja. Yang penting prosesnya.

Saat olah raga dianggap rutinitas menyebalkan, atau keharusan, dan saat selesai kita menyesal kenapa kita harus olah raga, tidak akan membuat dopamine mengalir.

Konsumsi tyrosine

Tyrosine adalah asam amino yang berperan dalam produksi dopamine, dan ada dalam almonds, alpukat, pisang, daging sapi, daging ayam, coklat, telur, semangka, wijen dan labu dan yogurt. Hindari gula, kopi dan minuman bersoda. Hindari pula makanan-makanan yang manis, diproses di pabrik, mengandung lemak jahat dan kolesterol.

Perbanyak juga makan bit, spirulina, apel, kale, oregano oil, strawberry dan blueberry.

Musik

Mendengarkan musik juga bisa membantu produksi dopamine, dan membuat kita merasa senang. Pilihlah musik yang mengisahkan hal-hal yang positif dan menyenangkan, bukan musik yang membuat mood makin sedih.

Detoksifikasi

Toksin atau racun menghambat produksi dopamine. Jadi lakukan detoksifikasi dengan reguler. Jaga probiotik tubuh, konsumsi makanan fermentasi untuk membantu proses pengeluaran racun. Jaga BAB dan BAK reguler setiap hari.

Jadi, agar kita selalu penuh motivasi, selalu merasa cukup, jauh dari camilan atau kepuasan sejenak yang melenakan, ketergantungan, atau adiksi, apa yang dapat kita lakukan dengan lebih baik lagi hari ini?

Bagaimana agar kita dapat melakukannya dengan lebih baik setiap hari?

 

 

Sumber:

http://www.kompasiana.com/indiraabidin/merasa-kurang-motivasi-dan-tidak-puas-dalam-hidup-dopamine-jawabannya_588208176023bded09461d3f

What Are the Causes of Low Dopamine Levels? http://www.livestrong.com/article/195851-what-are-the-causes-of-low-dopamine-levels/

How To Increase Dopamine Levels, http://mentalhealthdaily.com/2015/04/17/how-to-increase-dopamine-levels/

10 Ways You Can Increase Dopamine Levels in the Brain Without Medication, http://www.collective-evolution.com/2016/01/20/10-ways-to-increase-dopamine-levels-in-the-brain/

The Dopamine Diet, http://www.doctoroz.com/article/dopamine-diet

How to Treat Dopamine Deficiency, http://www.livestrong.com/article/94482-treat-dopamine-deficiency/

How To Increase Dopamine Levels: Foods To Eat And What To Do To Feel Good, http://naturalsociety.com/how-to-increase-dopamine-levels-foods/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s