Skip to content
Advertisements

Tahun baru…Saatnya membangun harmoni, berkolaborasi dan berbagi

Hari itu sangat cerah. Sebuah pertandingan lari anak-anak berkebutuhan khusus siap digelar. Para atlit siap-siap berlomba dengan semangat. Semua  gembira, baik yang akan bertanding maupun orang tua serta semua yang menonton.

Wasit pun menembakkan pistol tanda pertandingan dimulai. Dan semua orang pun bersorak menyemangati atlit-atlit kecil ini.

Tiba-tiba salah satu pelari jatuh. Semua terhenyak dan menahan nafas. Pelari lain pun tiba-tiba menghentikan larinya. Dan tiba-tiba terjadilah peristiwa yang mengharukan. Para pelari anak-anak berkebutuhan khusus ini menghampiri kompetitor mereka yang jatuh, menarik tangannya, membantunya berdiri, dan kemudian mereka mengaitkan siku mereka semua dan mereka berlari bersama menuju garis finish sambil berkaitan siku. Semua menang, semua bahagia. Bukan salah satu menang yang dicari tapi menang bersama dan bahagia bersama.

Semua penonton bersorak dalam haru sampai banyak yang meneteskan air mata.

Anak-anak atlit pelari kecil ini mengajarkan banyak hal pada kita.

Bahwa hidup lebih indah saat kita tersenyum bahagia bersama dan bukan tertawa saat yang lain menangis.
Saat kita berkolaborasi dan bukan berkompetisi.
Membantu orang berhasil dan bukan hanya berhasil sendiri
Saat kita mendoakan dan bukan menggosipkan
Saat para pemimpin dan orang tua memberdayakan, bukan hanya menginstruksikan
Saling mengingatkan dan bukan saling menjatuhkan
Saling menerima dan bukan menuntut
Saling memberi dan bukan transaksi
Mampu menerima ketentuanNya tanpa menganalisa
Mengasihi tanpa kondisi
Mencintai tanpa menghakimi

Atlit-atlit mungil ini menjadi tanganNya untuk mengingatkan kita bahwa dunia tak akan berubah menjadi lebih indah seperti yang kita harapkan, kalau kita tidak memulainya dari hati kita sendiri.
Harmoni mulai dari hati yang murni.
Yang ikhlas, menikmati dan mensyukuri semua ketentuanNya
Yang memberk tanpa harap kembali
Dan akhirnya mampu mencari bahagia dalam keberhasilan bersama, bukan sendiri.
Harmoni mulai dari diri kita sendiri.
Karena bahagia adalah pilihan.
Dan damai adalah keputusan.

Sumber: 2017: Saatnya berkolaborasi, bukan berkompetisi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: