Skip to content
Advertisements

Di dunia semua hanya titipan. Setiap saat bisa diambil pemiliknya.Β 


Teman,

Tulisan ini dirangkai oleh sahabat saya, Fitria Zelfis, dengan sangat indah. Sumber inspirasi beliau datang dari nasihat Imam Syafii. Kita simak yuk.

πŸ’πŸŽπŸ’πŸŽ
Tiada yang kumiliki dalam hari-hari

Bahkan tidak dengan wajah dan seperangkat tubuhku
Kerangka atau sarang tempat ruh mendiami
Saripati tersusun indah yang akan lebur menjadi tanah

Tiada yang kumiliki dalam kelap kelip bumi
Bahkan tidak dengan kedua orang tua, keluarga dan handai tolan
Tidak pula dengan orang yang kucintai dan mencintaiku
Tidak dengan posisi, hasil jerih payah dan jalan rezeki
Tidak pula dengan penilaian atau gelar yang dianugerahi

Tak pernah ada yang kumiliki dulu, kini dan nanti
Tidak dengan atap tempatku bernaung
Tidak juga dibalik kebahagiaan aku berlindung
Tidak dengan pengharapan mimpi-mimpi masa depan
Tidak dengan negeri yang kusinggahi, tempat asa menari
Tidak dengan kebanggaan prestasi-prestasi
Tidak pula dengan kegembiraan memenuhi hati

Tiada yang dimiliki melainkan bakti kepada Ilahi
Bagaimana layak diri menyimpan rasa memiliki
Kelak pasti jua yang disenangi satu persatu pergi
Hal ihwal yang dipinjami akan diambil kembali
Tak mungkin kebenaran ini diingkari nurani
Tak mungkin titipan dari Pemberi seolah berganti hak milik pribadi
Kecuali oleh hati yang telah diimami nafsu duniawi.

FZ

Denpasar, 26/10/16

Sumber: Tuhan Aku Malu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: