Pakailah kaca mata bahagia agar tak ada yang bisa merusak kebahagiaan kita 

img_5301

Teman-teman,

Kenal Norman Vincent Peale kan? Beliau adalah penulis buku The Power of Positive Thinking, atau Kekuatan Berpikir Positif. Aku belajar banyak mengenai positive thinking dari buku beliau sejak masa-masa kuliahku.

Suatu hari seorang pria datang mengunjunginya dengan wajah murung. “Semuanya telah hilang. Tak ada harapan lagi,” kata pria itu. Aku sekarang hidup dalam kegelapan yg amat dalam. Aku telah kehilangan hidup ini,” kata pria itu.

Norman tersenyum penuh simpati dan berkata, “Mari kita pelajari keadaan Anda.” Pada selembar kertas ia menggambar sebuah garis lurus dari atas ke bawah tepat di tengah-tengah halaman. Ia meminta tamunya menuliskan di sebelah kiri apapun yang telah hilang dari hidupnya, dan di sebelah kanan apa yang masih tersisa.

“Kita tak perlu mengisi kolom sebelah kanan. Aku sudah tak punya apa-apa lagi,” kata tamunya dengan wajah sendu.

“Kapan kau bercerai dari istrimu?” tanya Norman.

“Hei, apa maksudmu? Aku tak bercerai dari istriku. Ia amat mencintaiku!” jawab pria itu.

“Mari kita catat itu sebagai nomor satu di kolom sebelah kanan ‘istri yang amat mencintai’,” kata Norman. Ia melanjutkan, “Nah, sekarang kapan anakmu itu masuk penjara?”

“Anda ini konyol sekali, ya! Tak ada anakku yang masuk penjara!”

“Bagus! Itu nomor 2 untuk kolom sebelah kanan,” kata Norman sambil menuliskannya di kolom sebelah kanan pada kertas tadi.

Setelah beberapa pertanyaan dengan nada serupa, akhirnya pria itu menangkap apa maksud Norman dan tertawa pada dirinya sendiri. “Menggelikan sekali. Ternyata betapa segala sesuatunya berubah ketika kita berpikir dengan cara seperti itu,” kata pria itu. Ternyata banyak sekali “yang tersisa” dalam hidupnya yang perlu disyukuri. Istri, anak, keluarga, dan masih banyak lagi. Wajah yang tadinya sendu kini berubah lebih cerah.

Nah teman-teman,

Saat bencana datang, saat ujian menerpa, saat berbagai hal yang tak diinginkan menghampiri, memang wajar untuk merasa dunia seakan-akan sudah hancur. Saat itu terjadi, cobalah lihat ke sekeliling dan sadari bahwa nikmat dan karuniaNya jauh melebihi ujian dan cobaanNya. Apa yang Allah berikan jauh lebih banyak daripada apa yang ia ambil. Dan kalau kita tak bisa berterima kasih atas apa yang telah diberikanNya, belum tentu apa yang ada masih terus diberikanNya lagi.

Dunia kita tergantung pada kaca mata kita memandang dunia. Tersenyumlah di saat-saat sulit, untuk membantu otak berfikir positif dan mulai memakai kembali kaca mata bahagia penuh syukur. Bantu otak untuk terus berterima kasih atas semua karuniaNya dan bergembira atas apapun yang ada. Pandangilah cermin dan tataplah bayangan kita di cermin. Katakan padanya, “Sungguh hebat ciptaan Sang Maha Hebat ini. Ia bisa melalui segala ujian dengan baik. Ia sangat hebat.”

 Ini namanya mirror works, yang kupelajari dari Louise Hay.

Yuk, mulai lihat sekeliling dan ucapkan syukurmu minimal lima hal setiap bangun tidur, siang dan sebelum tidur. Apa saja karuniaNya yang bisa kita syukuri? 

Dari organ tubuh yang ada:

    jantung berdetak
    paru-paru kembang kempis
    mata melihat
    kuping mendengar
    tangan berfungsi baik

Sampai yang di luar:

    ada orang tua/keluarga
    ada teman
    ada matahari
    ada angin sepoi-sepoi
    ada makanan

Tidak semua orang punya itu semua, jadi yuk, syukurilah selagi masih ada, jangan sesali saat ia tak ada. Dan semua sel dalam tubuh akan berterima kasih sekali, karena rasa syukur kita membuat mereka sehat, sementara keluhan kita mendzalimi mereka.

Apalagi yang bisa kita syukuri hari ini?
Apa rasanya mengganti keluhan dengan rasa syukur?
Apa rasanya di tubuh?

💐💐💐

Terinspirasi oleh artikel kiriman Rifany, group Kelas Terbaik, mengenai tamu yang mengunjungi Norman Vincent Peale.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s