Makin tinggi pohon, makin kencang anginnya. Makin tinggi derajat makin besar masalahnya 


Waktu kita kecil kalau ada yang merebut mainan, itu masalah besar buat kita.

Begitu kita di SD, hal itu tak lagi masalah. Kita sudah tumbuh dan naik derajat. Saat itu kalau ada yang mengejek jerawat kita, itulah masalah besar kita.

Saat kuliah, karena sudah biasa dengan urusan jerawat, kita sudah tumbuh dan naik kelas dari urusan jerawat. Ejekan orang soal jerawat tak lagi masalah. Kini urusan lawan jenis yang jadi masalah besar.

Saat kita sudah menikah urusan lawan jenis tak lagi terlalu mengganggu. Anaklah kini yang menjadi perhatian kita.

Kita terus naik kelas. Masalah hadir seperti soal matematika yang diberikan Allah sebagai guru kita. Kalau soal itu bisa kita selesaikan dengan baik kita naik kelas. Soal itu tak akan lagi jadi persoalan. Akan ada soal lain yang lebih susah yang sudah menunggu untuk kita selesaikan.

Dan Allah hanya memberi soal sesuai dengan kelas kita. Soal kelas 6 tak pernah diberikan pada murid kelas 3.

Jadi kalau kita punya masalah berat sekali yang semua orang tak pernah hadapi, tak pantaslah kita lalu merasa menjadi “orang paling merana sedunia” dan Allah “tidak adil” karena hanya kita yang diberi masalah ini.

Berfikirlah dari sisi seorang murid yang selalu ingin maju dan masuk sekolah terbaik. Sekolah terbaik tak pernah memberikan soal yang mudah. Makin berkelas dan makin prestis sebuah sekolah, makin berat pula soal-soalnya.

Makin berat ujian hidup kita, makin tinggi Allah ingin naikkan derajat kita. Syukuri dan nikmati, selesaikan setiap soal dengan baik, dan jadilah pembelajar yang antusias mencari soal-soal yang menarik dan menantang. Pembelajar yang menikmati setiap soal yang dihadapinya, yang selalu siap berbagi ilmu baru yang didapatkannya di setiap kelas barunya. Pembelajar yang senang membantu orang lain naik kelas lebih tinggi lagi dan belajar dari setiap soal yang dihadapinya agar ia bisa membantu lebih banyak orang. Pembelajar yang tumbuh menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan Sang Pemberi Soal dengan setiap soal yang dihadapi. Pembelajar yang makin lama makin merunduk dengan banyaknya ilmu yang dipelajari.

Ada masalah baru? Siapa takut? Allah sedang sediakan kelas lebih tinggi lagi untukku. Alhamdulillah.

Nah sekarang, dengan masalah yang ada, kira-kira bagaimana kita bisa naik kelas menjadi manusia yang lebih baik dan lebih dekat denganNya?

3 thoughts on “Makin tinggi pohon, makin kencang anginnya. Makin tinggi derajat makin besar masalahnya 

  1. Asalamualikum wr.wb mbak…
    Saya yahya, dri bali 35th. mau tanya tanya soal Dr.warsito dan selimutnya… Saya di vonis leukimia ALL, trombosit turun terus… Masih bisa di bantu dr.warsito gk ya… Minta tolong ya mbak, siapa tau ada solusi dan penyembuhan buat saya…
    Saya ada whattapp mbak yg saya liat pas browsing tadi…

    Salam,
    Yahya 08123631106

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s