Ya Allah, terima kasih untuk hidup, yang tak mudah, penuh ujian dan karunia 

Karena banyak yang memintaku menterjemahkan puisi yang kususun kemarin dalam: Lord, Thank You For Life, izinkan aku kembali mengucap syukur padaNya dalam bahasa Indonesia.
Ya Allah,

Terima kasih untuk memberikanku hidup
Yang membuatku cukup kuat untuk menyadari saat aku lemah
Dan cukup berani menghadapi diriku sendiri saat aku takut.
Bangga dan tegak dalam kekalahan
Rendah hati dan lembut dalam kemenangan

Terima kasih untuk memberikanku hidup
Yang membuatku berani menghadapi berbagai tantangan
Dan membuatku mengenalMu
Mengerti bahwa memahami diri adalah batu fondasi dari ilmu pengetahuan.

Terima kasih untuk memberikanku hidup
Yang menuntunku tidak pada jalan yang mudah dan nyaman
Tapi pada tekanan, kesulitan dan tantangan
Untuk membantuku belajar berdiri tegak dalam segala badai
Penuh kasih sayang pada semua yang tumbang
Membantu agar semua dapat tegak berdiri
Mempersiapkan pertemuan akbar denganMu

Terima kasih untuk memberikanku hidup
Untuk menjadikanku seseorang berhati jernih dan impian yang tinggi
Seseorang yang memilih menguasai diri, bukan menguasai yang lain
Seseorang yang belajar tertawa tanpa lupa cara menangis
Seseorang yang menjangkau masa depan tanpa melupakan masa lalu.

Dan saat semua telah Kauberikan,
Terima kasih untuk hati yang selalu gembira
Agar aku selalu bisa serius
Tanpa menjadi terlalu serius

Terima kasih atas hati yang selalu merendah, sehingga aku selalu ingat
Kesederhanaan dari kebesaran yang hakiki
Keterbukaan dari kebijakan yang sesungguhnya

Dan kelembutan dari kekuatan yang sebenarnya
Bahwa sesungguhnya semua hanyalah permainan
Untuk mendapatkan hadiah terbesar yang pernah ada..
Kebadian hidup yang indah dalam surgaMu

Dan kini aku berani untuk berbisik pada orangtua dan nenek kakekku,
“Terima kasih untuk semuanya, semua sungguh berarti.”

Digubah dari puisi “Build Me A Son”
Oleh Jendral Douglas Mc Arthur

Indira Abidin
29 Oktober 2016
💐🌾💐🌾💐

Puisi asli yang ayahku dan nenekku berikan waktu aku kecil:

Berikanlah Seorang Putra
Oleh: Douglas A. MacArthur

Berikan aku seorang putra, ya Tuhan
Yang cukup kuat untuk menyadari saat ia lemah
Dan cukup berani menghadapi dirinya sendiri saat ia takut.
Seseorang yang bangga dan tegak berdiri menghadapi dalam kekalahan yang jujur
Dan rendah hati dalam kemenangan.

Berikan aku seorang putra,
Yang berani menghadapi segala tantangan
Yang mengenalMu
Dan mengerti bahwa memahami diri sendiri adalah batu fondasi ilmu pengetahuan

Kumohon,
Bimbinglah ia tidak dalam jalan yang mudah dan nyaman,
Tapi dalam jalan yang penuh tekanan, kesulitan dan tantangan
Di sini, izinkan ia belajar berdiri tegak dalam badai
Di sini, izinkan ia memberikan kasih sayang pada semua yang tumbang

Berikanlah aku seorang anak yang berhati jernih, dengan cita-cita yang tinggi.
Seorang anak yang memimpin dirinta sebelum ia memimpin yang lain.
Seseorang yang belajar tertawa tanpa melupakan bagaimana caranya menangis
Seseorang yang menjangkau masa depan tanpa melupakan masa depan.

Da setelah semua menjadi milikNya,
Kumohon, tambahkanlah cukup kegembiraan,
Agar ia selalu bisa serius
Tanpa menjadi terlalu serius

Berikan ia hati yang selalu merendah, sehingga ia selalu ingat
Kesederhanaan dari kebesaran yang hakiki
Keterbukaan dari kebijakan yang sesungguhnya
Dan kelembutan dari kekuatan yang sebenarnya

Barulah aku, ayahnya, akan berani berbisik,
“Hidupku tidak percuma.”

💐🌾💐🌾💐🌾

Seperti dulu ayahku dan nenekku memberikan puisi ini bagiku, kini izinkan aku memberikan puisi ini pada semua pembaca, sahabat, keluarga dan semua umat manusia.
Mengiringi doa untuk sebuah hidup yang indah, bahagia dan membahagiakan
Di dunia dan akhirat.

Dan terima kasih,
Atas semua yang pernah tercurah dalam hidupku,
Yang membuatku apa adanya saat ini.
Terima kasih untuk semua cinta, bimbingan, persahabatan, pertemanan, bantuan dan semua kebaikan.
Terima kasih untuk semua kesulitan, ujian, musibah, tantangan dan pelajaran.
Semoga semua menjadi pembentuk jalan menuju surgaNya di bumi dan langit.

Semoga kita semua berjumpa suatu hari dalam surgaNya.
Aamiin yra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s