Senyum setiap saat agar kita bisa bersedekah setiap saat, yuk.


Sahabat blog,

Kemuliaan Rasulullah saw antara lain ditandai dengan senyumnya yang selalu menghiasi wajahnya. Diriwayatkan At-Tirmidzi, Al-Husein ra, cucu Rasulullah SAW berkata,

“Aku bertanya kepada ayahku tentang adab dan etika Rasulullah saw terhadap orang-orang yang bergaul dengan beliau. Ayahku menuturkan, ‘Beliau saw senantiasa tersenyum, berbudi pekerti lagi rendah hati, beliau bukanlah seorang yang kasar, tidak suka berteriak-teriak, bukan tukang cela, tidak suka mencela makanan yang tidak disukainya. Siapa saja mengharapkan pasti tidak akan kecewa dan siapa saja yang memenuhi undangannya pasti akan senantiasa puas.” (Riwayat At-Tirmidzi)

Rasulullah saw selalu tersenyum, dan selalu mengingatkan umatnya untuk banyak tersenyum. Jadi kalau kita benar-benar serius berikrar bahwa Rasulullah saw adalah rasul dan nabi untuk kita teladani, mulailah juga dengan selalu menjaga senyum.

Manfaat senyum dalam Islam? Luar biasa. Kita simak yuk

💐Bernilai Ibadah

Rosullullah Bersabda:

 “Senyummu ketika berjumpa saudaramu adalah ibadah.” HR al-Baihaqi no. 7935

 💐Menghargai Kebaikan

Dari Abu Dzarr ra, ia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda: 

”Janganlah kamu memandang rendah sedikitpun suatu kebajikan, walaupun sekedar kamu bertemu  saudaramu dengan wajah berseri-seri.” HR Muslim no.2626

 💐 Menjadi Obat Hati, Fikiran dan Jiwa 

Rasulullah bersabda :

“Janganlah kamu terlalu membebani jiwamu dengan segala keseriusan hidup. Hiburkanlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu kerana jikalau jiwa terus dipaksa memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi keruh.”  HR Ibnu Majah

💐Dapat menenangkan hati yang marah dan emosi orang lain dan diri sendiri. 

Anas bin Malik meriwayatkan:

 “Suatu hari aku dan para sahabat berjalan bersama-sama Rasulullah s.a.w. Ketika itu baginda memakai selimut dari daerah Najran yang hujungnya agak kasar. Tiba-tiba baginda bertemu dengan seorang Badwi (Arab Pedusunan). Tanpa disangka, lelaki Badwi itu langsung menarik selimut Rasulullah s.a.w dengan kuat sehingga aku melihat kesan merah di bahu baginda. Lelaki Badwi itu dengan kasar berkata, “Suruh orangmu memberi harta Allah kepadaku yang engkau simpan sekarang juga!” Kelakuan kasar dan sombong si Badwi tersebut membuatkan para sahabat sangat marah dan ingin mengajarnya. Namun Rasulullah melayani sikap kasar lelaki Badui itu dengan senyuman dan berkata kepada kami dengan senyum manis pula, “Berilah lelaki ini makanan apa sahaja yang dia mau. Kami lantas memberi si Badui makanan yang dia pinta. Dan kami tidak jadi mengajar si Badui kerana senyuman Rasulullah s.a.w.

HR at-Tabrani

Senyum itu sederhana, dan di balik kesederhanaannya ada kekuatan luar biasa sebagai sedekah yang mendatangkan karunia dan keberkahan Allah swt, Sang Maha Kuasa, Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dengan menjaga senyum, ditambah wudlu, setiap detik dalam hidup kita insya Allah limpahan karuniaNya akan selalu ada bersama kita. Sama sekali tak butuh biaya, semua orang bisa melakukannya.

Bonusnya cantik, menarik dan membuat semua orang yang diberi senyum nyaman berada dekat kita.

Jadi, yuk kita jaga selalu senyum yuk. Setiap sel dalam tubuh kita membutuhkannya, pikiran dan jiwa kita sangat membutuhkannya. Jangan khawatir senyum tidak dibalas, karena manfaat senyum datang bukan dari balasan. Manfaat senyum hadir saat kita tersenyum.

Insya Allah ini bisa menjadi awal pembangunan akhlak mulia kita di dunia, untuk membangun istana indah dalam surgaNya.

Aamiin.

 

Sumber:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s