Skip to content
Advertisements

Semua Orang Adalah Berkah, Sebagai Ujian Atau Sebagai Hadiah

Semua orang pasti punya orang yang tidak disukai, selalu bikin kita kesal, yang kalau dia bicara kita selalu terpancing untuk marah.

Sesungguhnya setiap manusia ada dalam UNIVERSITAS kehidupan yang Allah buat di dunia. Siapa penguji nya? Ya semua manusia yang kita temui itulah.

Ada pasangan yang membuat kita marah,
Ada orang tua yang selalu bikin kita keder,
Ada pengemis yang setiap hari lewat depan rumah dan membuat kita jijik,
Ada Pak Ustad yang kalau bicara kita jadi bingung,
Selain tentunya anak yang sering membuat kita geregetan.
Sesungguhnya semua penting,
Semua hebat,
Semua ada dalam rencana Allah untuk hadir dalam hidup kita.
Film hidup kita sudah disiapkan Allah puluhan ribu tahun lalu skenario nya,
Dan baru diputar sekarang.
Semua adegan punya makna
Tinggal kita yang memahami dan mensyukuri
Serta mengambil pelajaran
Dari kurikulum yang sudah rapih tersusun.
Mampukah kita?
Bisakah kita bersyukur?
Selama kita belum bisa mensyukurinya, kita tak akan naik kelas.
Dan pelajaran yang sama akan terus diberikan.

Coba perhatikan, banyak istri yang bercerai dari suami karena suatu hal, seringkali menikah kembali dengan suami dengan perilaku yang membuatnya bercerai sebelumnya.
Pelajaran masih sama,
Karena memang belum lulus.

Jadi marilah kita ambil makna dan setiap manusia yang Allah hadirkan.
Ambil pelajarannya,
Syukuri,
Tumbuhlah menjadi manusia yang lebih baik,
Lebih bermanfaat
dan membawa berkah lebih banyak bagi semesta.

Di bawah ini ada kiriman dari Ezy, sahabat SMP Sumbangsih ku. Kita simak yuk.

πŸ’πŸŒ»πŸ’πŸŒ»

Ada yang bersifat keras,
dialah sebetulnya yang mendidik kita untuk berani dan bersikap tegas.

Ada yang lembut,
dialah yang mengajarkan kepada kita cinta dan kasih sayang terhadap sesama.

Ada yang cuek dan masa bodoh,
dialah sebetulnya yang membuat kita berpikir bagaimana agar kita bersikap perhatian terhadap orang lain.

Ada yang tidak bisa dipercaya dan kata-katanya sulit dipegang kebenarannya,
sebetulnya dialah yang membuat kita berpikir dan merasa betapa tidak enaknya dikhianati, maka belajarlah untuk menjadi orang yang dapat dipercaya.

Ada yang jahat dan hanya memanfaatkan kebaikan orang lain,

sebenarnya dia adalah orang yang membuat kita berpikir bagaimana bisa berbuat banyak kebaikan namun tetap waspada.

Setiap karakter manusia di atas akan selalu baik dan mendidik kita. Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Percayalah suatu saat kita pasti akan berterima kasih pada orang yang saat ini sering membuat kita sebel, sengsara, sakit hati, merasa tertindas, merasa terhina karena melalui mereka kita belajar bagai mana kita harus tegar dalam menghadapi hidup ini.

Tanpa orang-orang seperti itu kita akan selalu terlena dalam zona nyaman dan tidak berkembang.

Bersyukurlah selalu dalam setiap keadaan dan terimalah setiap orang dalam hidup kita, karena ALLAH tidak pernah keliru mempertemukan kita pada orang-orang dengan berbagai karakter sekitar kita.

Kiriman Ezy, teman SMP Sumbangsih ku. Thanks, Ezy.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: