Aku Kuat Karena Aku Tahu Kelemahanku. Bencana Apa Yang Allah Sedang Kirim Untuk Menjadikan Kita Lebih Baik?



I am strong
because I know my weakness
I am beautiful
because I am aware of my flaws
I am fearless
because I learnt to recognise, 
illusion from real
I am wise
because I learn from my mistakes
I am a lover
because I have felt hate
I can laugh
because I have known sadness

Aku kuat
Karena aku tahu kelemahanku
Aku cantik
Karena aku sadari kekuranganku
Aku tak kenal takut
Karena aku belajar mengenali
ilusi dan kenyataan
Aku bijaksana
Karena aku belajar dari kesalahanku
Aku penuh cinta
Karena aku pernah merasakan kebencian
Aku bisa tertawa
Karena aku tahu arti kesedihan

Puisi indah ini disampaikan oleh sahabatku Vinna, dari program V28 Hanara. Puisi ini mengingatkanku bahwa semua kejadian adalah indah.
Semua bencana sesungguhnya adalah pelajaran berharga.
Semua kesedihan, kesalahan, kelemahan, keburukan, adalah persepsi.
Karena semua yang buruk dapat menjadi berkah atau karunia tergantung bagaimana kita manfaatkannya dan mensyukurinya.

Semua orang membawa berkah. 
Ada yang menjadi hadiah Allah, ada yang membawa pelajaran dan ada yang menjadi ujian.
Kalau kita bisa memanfaatkan semua pengalaman bersama orang-orang dalam kehidupan itu untuk kebaikan kita, tak ada manusia yang bisa kita benci, atau tak punya arti dalam hidup kita.
Bahkan seorang pengemis pun bisa punya arti, kalau kita bisa belajar darinya.
Seperti dulu aku belajar dari seorang buta di kereta bawah tanah.
Melihatnya tertatih masuk kereta sendirian mengingatkanku pada Hellen Keller, seorang buta yang mengubah dunia justru karena ia buta.
Pertemuan dengan sang buta pun menjadi pelajaran sangat berharga saat menghadapi berbagai hal yang disebut “bencana” termasuk diagnosa kanker.
Justru karena aku punya kanker, aku merasa hidupku sangat berharga.
Justru karena aku punya bencana ini, hidupku begitu berarti.
Semua karena seorang buta yang Allah kirim suatu siang dalam perantauanku.

Kini,
Apakah bencana yang sedang Allah kirim sebagai pelajaran untuk menjadi seorang yang bijaksana?
Apakah kelemahan yang Allah berikan untuk kita sadari, agar kita bisa lebih cantik?
Apakah kebencian yang Allah kirim untuk bisa mengenal cinta dan menjadi manusia yang penuh cinta?
Apakah kesedihan yang Allah kirim agar kita dapat belajar mengubah kesedihan menjadi kegembiraan?

Alhamdulillah untuk semuanya.
Terima kasih untuk Ci Christine yang mengingatkanku pada puisi indah di atas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s