Sepuluh kebiasaan sederhana pembawa berkah bagi keluarga


Ayah Bunda,

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk anak-anak kita setiap hari. Sederhana tapi Insya Allah manjur.

1. Sentuhan Spiritual Quantum

Saat ia tidur letakkan tangan di dadanya, atau tempat yang sakit kalau sedang sakit. Bacakan al fatihah, al ikhlas, al falaq, an nas dan shalawat. Bayangkan sinar Allah masuk melalui tangan Ayah Bunda masuk ke dalam tubuhnya. Lalu ucapkan:

“Aku ridlo dan sangat mencintai anakku ini karena Engkau. Aku niatkan al fatihah ku, al Ikhlas ku, al falaq ku, an nas ku, shalawatku untuk kesejahteraan tubuhnya, pikirannya, kalbunya dan jiwanya (atau harapan lain) dengan izinMu. Tak ada pertolongan selain pertolonganMu.”

Lanjutkan dengan berbagai dzikir lain selama 5-10 menit. Lakukan setiap malam.

2. Distant quantum touch/healing

Setiap kali teringat anak, langsung lakukan hal di atas lagi. Bedanya, karena tidak bisa disentuh langsung, bayangkan saja ia ada di antara kedua telapak tangan yang ditengadahkan untuk berdoa. Bayangkan ada sinar Allah mengalir di antara kedua telapak tangan meliputi seluruh tubuhnya. Doakan apa saja yang ingin kita doakan.

Bisa saja saat itu ia benar-benar sedang membutuhkan doa tersebut, karena anak dan orang tua, terutama ibu, mempunyai koneksi batin yang belum tentu difahami.

3. Ganti kesal dan amarah dengan doa

Maafkan segala kesalahannya. Bukan tak mungkin kesalahan anak berasal dari orang tua juga. Jauhi perasaan kesal, marah atau benci pada anak. Amarah kita bisa menurunkan amarah Allah padanya yang bisa berakibat buruk pula bagi keluarga. Setiap kali ada perasaan kesal kirim al fatihah, doakan apapun yang ingin kita doakan, lakukan distant healing, sampaikan pada Allah ridlo kita, dan mintakan ridloNya pada anak kita dan seluruh keluarga. Doakan segala kebaikan baginya di dunia dan akhirat.

Lalu ikhlaskan segalanya, serahkan segala urusan pada Allah.

4. Sampaikan harapan saat ia tidur

Bisa juga Ayah Bunda pandangi wajahnya dan ucapkan, “Ibu/Ayah mau kamu jadi anak yang …” Ucapan ini menjadi doa baginya.

5. Shalat malam di sisinya

Bangunlah untuk shalat malam di dekatnya. Doakan ia setiap habis shalat. Anak yang tahu ayah bundanya shalat malam untuknya Insya Allah akan sangat menghargai nya dan dekat lahir batin dengan ayah bundanya.

6. Bangun kesadaran akan akhirat

Ingatkan bahwa keluarga surgawi adalah keluarga yang selalu berbuat baik, memperkuat iman, saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Inilah syarat keluarga berkumpul kembali dalam surga.

Ingatkan bahwa bukan harta, jabatan atau kekuasaan yang penting, tapi iman, taqwa serta akhlak yang mulia lah yang penting.

7. Rajinlah memeluk dan mencium

Setiap manusia sangat membutuhkan pelukan dan ciuman. Ayah Bunda lah yang paling berhak memberi dan menerimanya. Berikan penghargaan dan luapan kasih sayang melalui pelukan dan ciuman ini.

Hal ini akan membantunya menjadi pribadi yang pengasih penyayang pada sesama, tidak cepat marah dan lebih empati.

Jaga perasaan yang baik, hati yang senang, pikiran yang baik, untuk Anak dan semua keluarga. Semua ini akan menghasilkan kata-kata dan perbuatan yang baik selama bersama anak dan keluarga.

8. Hindari keluhan

Jangan mengeluh di rumah. Keluhan adalah racun yang menghancurkan yang mengeluh dan yang mendengar keluhan. Jangan pula ucapkan apapun yang menyakiti hati siapapun dalam rumah. Jaga perasaan semua anggota keluarga. Komunikasi yang buruk, keluhan, seperti juga amarah, menciptakan energi negatif yang melemahkan seisi rumah.

Segera ganti dengan ungkapan cinta, rasa syukur, memaafkan dan minta maaf, penghargaan, harapan dan doa.

9. Amalkan surah Ibrahim ayat 40.

Doakan agar kita, anak dan seluruh keturunan termasuk dalam golongan orang-orang yang menjaga shalat. 

10. Doa dalam makanan dan minuman

Setiap kali menyiapkan minuman dan makanan bacakan al fatihah, doa dan dzikir. Cairan dalam makanan dan minuman akan menyerap energi doa dan dzikir tersebut.

Cuci beras sambil diputar berlawanan arah jarum jam (arah thawaf) sambil didoakan dan dibacakan al fatihah atau shalawat.

Terima kasihku untuk Prof. Dr. Muhaya, karena tulisannyalah yang memberiku inspirasi menulis daftar ini. Semoga semua amalan sederhana ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga dan keturunan sampai akhir zaman.
Aamiin yra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s