Skip to content
Advertisements

Ridlo Allah Ridlo Ibu


Sahabat,

Anak seringkali adalah refleksi orang tua. Ridlo Allah pada anak adalah refleksi ridlo orang tua padanya. Anak yang berhasil tak terlepas dari doa dan ridlo orang tuanya akan keberhasilannya, yang membawa ridlo Allah padanya.

Anak yang terus dirundung kesulitan bukan tidak mungkin menjadi tanda murkanya Allah, karena murkanya orang tua.

Seringkali orang tua murka karena anak “nakal” di mata mereka. Padahal bukan tak mungkin anak itu bukan “nakal” tapi sedang melakukan eksplorasi, mencoba berbagai hal. Anak yang cerdas pasti banyak melakukan pengamatan, pencarian dan sangat ingin tahu. Hal ini sering dianggap merepotkan orang tua. Dan hal tersebut membawa murka orang tua pada anaknya. 

Bukan tak mungkin pula kenakalannya disebabkan kurangnya perhatian kita padanya.

Bisa pula kenakalan itu sesungguhnya hasilnya mencontoh perbuatan kita. Kita yang awalnya salah, tapi anak yang menjadi sasaran kemarahan. 

Sulitlah turun ridlo Allah kalau kita terus dirundung kecewa, sedih atau marah. Dan bisa jadi seluruh keluarga pun sulit mendapat berkahNya karena suasana rumah yang banyak diisi dengan kemarahan dan ketidaknyamanan.

Ayah Bunda,

Isilah rumah dengan rasa ikhlas terhadap berbagai keunikan anak yang bisa jadi tak sesuai dengan keinginan kita.

Isilah rumah dengan cinta, kasih, doa, ridlo dan dukungan sepenuhnya bagi perkembangan akhlak anak. Izinkan diri untuk repot sejenak membantu eksplorasi anak menemukan jati dirinya sebagai hamba Allah yang sholeh/sholehah melalui berbagai potensi mereka.

Pastikan hati, jiwa dipenuhi dengan doa, prasangka baik dan ridlo bagi anak. Syukuri berbagai keunikan anak, doakan apapun yang terbaik baginya, dan ikhlaskan keputusan Allah apapun baginya. Mungkin keputusan itu tak sesuai harapan, tapi Allah lebih tahu yang terbaik bagi semua. Siapa kita berani mendikte Allah?

Tiap kali kita kesal, ganti kekesalan dan keluhan menjadi doa.

Tiap kali hati ingin marah dan mulut ingin membentak, ganti dengan dzikir padaNya, dan sabar tanpa batas.

Tiap kali pikiran tak bisa faham kenapa anak begini dan begitu, belajarlah banyak-banyak. Jadilah orang tua cerdas yang faham keunggulan dan keunikan anak.

Tiap kali hati ingin meledak, langsung shalat, dan padamkan api di hati dengan maaf, dzikir padaNya. 

Jangan lupa pula tobat, karena siapa tahu apapun yang tak kita sukai itu, berasal dari kelalaian kita di masa lalu. Yang lalu biarlah berlalu, nikmati detik ini dengan penuh ridlo, doa, ikhlas, pengampunan dan kasih sayang.

Tambahkan syukur, karena segala kejadian, bencana dan ujian dari anak, diberikan Allah sebagai sarana kita naik kelas.

Semoga itu semua mendatangkan kasih sayangNya pada seluruh keluarga.

Suasana yang tadinya panas berubah menjadi mesra, yang tadinya penuh amarah, berganti cinta. Dan keberkahanNya pun turun bersama berubahnya hati dan cara pandang kita sebagai orang tua.

Bila kalian memaafkannya, menemuinya dan melupakan kesalahannya, maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS 64:14

Teruslah berusaha menjadi ayah bunda yang makin baik, makin sabar, makin penyayang dan makin ridlo. Semua itu sesungguhnya hanyalah jalan yang Allah sediakan menuju pertemuan denganNya.

Dan setelah segala hal terbaik dilakukan, segala hasil terserah Allah. Karena anak Nabi Nuh pun tak mendapat hidayahNya. Tak apa. Karena tugas kita hanya mengingatkan. Urusan hasil itu murni hak Allah. Siapa kita sebagai hamba yang mau mendikteNya?

Bagi Allah usaha kita, sabar kita, syukur kita, dan keikhlasan kitalah yang akan menurunkan rahmatNya. Bukan hasil.

Bismillah ya, kita doakan selalu.

Ya Allah, mudahkanlah kami menjadi ayah bunda terbaik di hadapanMu.
Kami ridlo sepenuhnya pada anak kami, pasangan kami dan seluruh keluarga kami. Turunkanlah ridloMu pada mereka, karena hanya untuk ridloMu lah kami semua hidup.
Aamiin yra.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: