Skip to content
Advertisements

Kematian bukanlah mati. Kematian adalah awal kehidupan sesungguhnya 


Sahabat,

Puisi ini ditemukan oleh adik Imam Al-Ghazali, di sebuah Senin pagi setelah matahari terbit, ketika Sang Imam tiba-tiba berkata, “Ya Rabb, aku taat, dengan senang hati,” dan meminta adiknya meninggalkannya setelah minta dibawakan kain kafan.
Ketika adiknya datang kembali, ia menemukan Sang Imam telah mengenakan sendiri kain kafannya, terbaring wafat di tempat tidur. Di sisi beliau ada puisi ini, ditulis tangan, terselip dalam naskah buku karyanya.
🌺

Katakan pada para sahabatku, waktu mereka lihat jenazahku
atau pada yang sedang menangis dan sedih meratapi kepergianku 
Jangan kau kira bahwa jasad itu aku

Demi Allah, itu bukan aku, bukan aku

Aku adalah jiwa

Jasad itu hanya cangkangnya
Itu cuma rumahku, dan bajuku,
selama suatu waktu

Aku adalah permata, 
tersembunyi dalam sebuah kotak pusaka,
yang terbuat dari debu tanah,
diciptakan sebagai sebuah masjid bagiku
Aku mutiara yang meninggalkan kerangnya

Aku ini seekor burung,
dan jasad ini adalah sangkarnya
Rumah itu, 
tempatku menjejak sebelum terbang
Kini kutinggalkan 
sebagai tanda syukurku kepada Tuhan,

Dia yang oleh-Nya aku kini dibebaskan
Sejak dulu telah Dia buatkan untukku
Sebuah tempat di langit tinggi
sampai hari ini, hari kematianku, 
Namun, aku tetap hidup dan berjalan di antara kalian*)
Aku kini dalam Al-Haqq,
setelah bangkit dan pergi dari kuburnya, pakaiannya. 
Hari ini aku bicara dengan para nabi dan wali
tanpa hijab, tanpa penghalang
Aku menyaksikanNya, 
wajahku ke wajahNya
kubaca Lauh Mahfudz,
Di sana kulihat semua yang telah tiada,
yang ada, dan yang akan ada
Biarkan rumahku runtuh karena usang,

Biarkan sangkarku tergeletak di tanah
Kuburkan semua, lupakan
Lemparkan kotak pusaka ke mana saja
Itu hanya sebuah tanda kenangan
Baringkan jubahku ke samping
menghadap kiblat,
ia hanya pakaian luarku
taruh semua dalam kuburan, lupakan
Aku telah melangkah, meneruskan perjalanan
meninggalkan kalian dibelakang
aku bukan penghuni tempat kalian tinggal;

Sejak dulu, negeri kalian tak pernah bisa membuatku betah dan nyaman
Jangan mengira kematian adalah mati,

Tidak.
Mati adalah sesungguh-sungguhnya kehidupan;

Kehidupan yang melampaui apapun, yang pernah kita impikan di dunia ini,

Dunia yang di dalamnya kita tertidur
Kematian pun hanyalah tidur,
namun tidur dengan hidup yang panjang,

Jangan takut ketika maut datang menyingkap malam,
itu cuma saatnya berangkat 
dari rumah-rumah yang telah dirahmati
Inginkan hanya ampunan dan rahmat Rabb kalian!

Syukuri pemberianNya
Lalu, masukilah kematian dengan aman,
tanpa takut dan kekhawatiran
Aku sekarang, adalah kalian kelak,
sebab aku dan kalian tak berbeda;
jiwa-jiwa insan yang diutus dari Tuhan,
dengan jasad-jasad yang disusun sepadan
baik dan buruk, itulah kita, insan
Kutinggalkan pesan ini untuk kalian; aku bahagia

Semoga rahmat dan berkah Allah, selamanya tercurah pada kalian.
Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad Al-Ghazali
(terjemah: Herry Mardian)

*) Qur’an, Al-An’aam [6] : 122, “Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya?”

Dibagikan oleh Yussy Kusumawardhani di Facebook.

🌷🎀🌷🎀

Sahabat blog,
Kita bukanlah badan yang memiliki jiwa.
Kita adalah jiwa yang memiliki badan.
Kita adalah energi sebelum menjadi materi.
Sadarilah kebutuhan jiwa,
Penuhilah kehausan dahaganya
Jagalah kesehatannya
Dan bangunlan ketenangannya
Agar ia selalu siap menghadap penciptanya
Yang juga selalu siap memanggil
Di saat yang tak pernah kita tahu

Sahabat,
Jadilah jiwa yang tenang,
Untuk dikumpulkanNya dalam surgaNya

Dan saat kau tak lihat aku di sana
Carilah aku dan panggillah aku
Semoga kita bisa berkumpul
Bercengkerama di sana.

Aamiin yra.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: