Apapun yang kita capai hari ini bukan hanya berkat kita tapi berkat banyak sekali orang. Bersyukurlah


Sahabat,

Detik ini kita sedang bernafas. Sadarkah bahwa banyak yang tak lagi diberi kesempatan bernafas olehNya?

Detik ini mata kita masih melihat.
Tangan kita bisa menggenggam.
Mulut kita masih bersuara.
Telinga kita masih mendengar.
Sadarkah bahwa banyak manusia yang tak bisa menikmati itu semua?

Detik ini masih ada orang di sekitar kita.
Masih banyak kesempatan bagi kita untuk berbagi.
Masih ada ilmu yang bisa dipraktekkan.
Masih banyak yang bisa kita ucapkan dan lakukan.
Sadarkah kita bahwa banyak yang tak lagi punya kemampun untuk melakukan itu semua?

Detik ini adalah hadiah Allah paling berharga bagi kita.
Detik ini adalah karunia yang harus disyukuri.

Syukur …
Dengan menyadari sepenuhnya bahwa semua karuniaNya ini ada, hadir dan nyata.
Dengan ucapan Alhamdulillah bagiNya dari hati yang paling dalam.
Dengan menjaga semua yang ada dan masih bisa kita nikmati ini.
Dengan menjaga semua pemberiaaNya ..istirahat yang cukup
..kerja yang tak melampaui kemampuan tubuh dan jiwa
.. bebas dari stress
Dengan mencintai semua karuniaNya tanpa pamrih
Dan dengan mengikhlaskan apa yang tak ada
Tak mengeluh tanpa habis
Karena karuniaNya selalu melebihi ujianNya

Juga jangan lupa..
Syukur adalah dengan menyadari
Bahwa semua ini bukan berkat usaha kita semata
Ada doa ibu di dalamnya
Ada kerja keras banyak orang yang terlibat menghasilkannya
Ada banyak guru yang banyak berfikir dan merenung di baliknya
Ada leluhur yang sujud penuh harap untuk semua keturunannya
Sampai Rasulullah yang selalu mendoakan umatnya
Sampai Nabi Adam as yang juga selalu meminta yang terbaik bagi umat manusia

Bersyukur dengan memberi tanpa pamrih
Karena Allah berikan semua limpahan karunia ini untuk kita beri lagi pada yang lain.
Karena kita pun menikmati kasih tanpa pamrih banyak manusia dalam sejarah.
Bersyukur dengan terus berbuat kebaikan
Terus mendoakan semua orang, semua makhluk
Terus mengingatkan orang lain dalam kebaikan dan kesabaran.
Dan jangan banyak berhitung denganNya
Karena kita tak pernah mampu menghitung karuniaNya

Detik demi detik sudah berlalu,
Apa syukurmu detik ini, sahabat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s