Skip to content
Advertisements

Jangan pernah merasa kecil. Teruslah berkontribusi


Ada sebuah lilin kecil dibawa oleh seorang pria menaiki tangga yang tinggi, menuju sebuah menara.
Di dalam perjalanan mereka menaiki tangga tersebut, si lilin kecil bertanya pada pria yang membawanya, “Kita hendak kemana?”

“Kita akan naik lebih tinggi dan akan memberi petunjuk pada kapal-kapal besar di tengah lautan luas.”

“Apa? Mana mungkin aku bisa memberi petunjuk Kepada kapal-kapal besar dgn cahayaku yg sangat kecil?

Kapal-kapal besar itu tidak akan bisa melihat cahayaku,” jawab lilin kecil lemah. 

“Itu bukan urusanmu. Jika nyalamu memang kecil, biarlah! Yang harus kau lakukan adalah tetap menyala dan urusan selanjutnya adalah tugasku,” jawab pria itu.

Tidak lama sampailah mereka di puncak menara dimana terdapat lampu yang sangat besar dengan kaca pemantul yang tersedia di belakangnya.

Pria itu menyalakan lampu besar dengan memakai nyala lemah si lilin kecil. Dalam sekejap, tempat itu memantulkan sinar terang benderang, sehingga kapal-kapal di tengah laut melihat cahayanya. 

Tanpa si lilin kecil, si lampu besar tak akan bisa dinyalakan. Kapal-kapal pun bisa menabrak batu dan tebing yang ada.

Berkat si kecil, si besar bisa mencegah hilangnya nyawa banyak manusia.

Banyak di antara kita saat ini menjadi lilin kecil. 

“Siapalah aku?”
“Bisa apa aku?”
“Aku bukan siapa-siapa.”

Ingatlah bahwa kita semua diciptakan hebat oleh Allah. Semua orang diciptakan untuk sebuah missi tertentu. Kita memang belum tentu punya jabatan tinggi atau kemampuan besar. Tapi saat kita menyerahkan diri, pikiran, perasaan, perkataan dan perbuatan hanya untuk Sang Pencipta, Ia akan menjadikan kita sebuah bagian penting dalam alam semesta. Dari sisi kita, tak ada yang bisa dilihat. Kita hanyalah seutas benang kecil. Tapi dari sisi Allah, tanpa kita, rajutan alam semesta tak bisa tercipta tanpa benang kecil yang ada pada kita ini.

Teruslah berbuat kebaikan. Janganlah pernah merasa kebaikan kita terlalu kecil atau tak ada artinya. Selama kebaikan itu ada dalam jalanNya dan diniatkan untuk menciptakan kebaikan lainnya, ia akan terus menyala dan menyalakan lilin dan lampu yang besar lainnya.

Tak ada kebaikan yang percuma, tak ada keringat yang sia-sia. Semua punya nilai dalam rajutan semesta indahNya.

Sekarang, kebaikan baru apakah yang dapat kita lakukan terus setiap hari?

Terinspirasi kisah yang dikirim Yudi Tjauw, group Fortune Alumni

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: