Apa yang perlu kita perbaiki agar kita tak tertipu oleh waktu?


“W A K T U”

Waktu sedang “Jaya” kita merasa banyak teman di sekeliling kita.

Waktu sedang “Berkuasa” kita percaya diri melakukan apa saja.

Waktu sedang “Tak Berdaya” barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada.

Waktu sedang “Jatuh” kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita.

Waktu sedang “Sakit” kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.

Manakala “Miskin” kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu.

Masuk “Usia Tua”, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

Saat “di Ambang Ajal”, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia.

Hidup tidaklah lama. Sudah saatnya kita bersama sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA : Saling menghargai, saling membantu, saling memberi, saling mendukung dan saling mencintai
Jadilah teman setia tanpa syarat.

Jangan saling memotong dan menggunting sesama teman.
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus.
Jauhkan niat jahat untuk mencelakai atau memfitnah.
Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan pribadi kita
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai.

Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.
Ketahuilah bahwa Allah selalu memberi pelangi di setiap badai, Memberi senyum di setiap air mata, Memberi Rahmah dan berkah di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa.

Jangan pernah menyerah, terus berjuanglah.

Life is so beautiful and colourful.

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan
Saudaraku.

Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita.

Jangan pernah menjadi “gunting” karena gunting bisa memotong sesuatu menjadi terpisah, jadilah “jarum” meskipun tajam tapi bisa menyatukan apa yang sudah terpisah.

Kiriman Denti Kusdiantini, Lavender Jawa Barat.

🌻🌺🌹🌻🌺🌹

Allah sudah ingatkan bahwa dalam urusan waktu sebagian besar manusia merugi. Hanya mereka yang berbuat kebaikan, saling mengingatkan akan kebaikan dan mengingatkan dalam kesabaran.

Yuk, kita jadi manusia yang untung dalam hal waktu yuk.

Apa yang perlu kita perbaiki agar kita masuk dalam kelompok manusia beruntung dalam hal waktu?

Mengapa hal itu penting bagi kita, mengingat batas usia pun kita tak pernah tahu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s