Mengapa menghidupkan Kartini penting bagi kita sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta?

  
Selamat Hari Kartini.

Kartini bagi Indonesia adalah lambang perempuan Indonesia yang mau keluar dari comfort zone.
Perempuan yang mau bertanya dan mengkritisi status quo.
Perempuan yang progresif melakukan sesuatu untuk kaumnya pada masanya.
Perempuan yang rajin menulis menjadikan pikirannya abadi.
Kartini bertanya mengenai arti Quran pada seorang kyai yang membuat kyai tersebut menterjemahkan Al Quran ke dalam bahasa Jawa, membawa pahala tak berkeputusan baginya.
Kartini menulis berbagai hal yang terus dibaca dan menginspirasi sampai saat ini. Sekali lagi, menjadi amal jariah yang tak putus, penolong di akhirat.
Kartini mengajak perempuan Jawa untuk belajar, membawa terang dalam kegelapan.

Jangan jadikan Kartini hanya sekedar sebuah nama dari masa lalu.
Wujudkan Kartini dalam hati, dalam diri, di rumah dan dalam kehidupan.

Kira-kira kenapa Kartini penting bagi kita?
Kenapa menghidupkan Kartini dalam diri penting bagi kita?
Bagi keluarga kita? Bagi mereka yang kita cintai?
Apa arti yang dapat kita berikan dalam hidup kita sendiri dengan menghidupkan Kartini dalam jiwa?
Bagaimanakah kita bisa menjadi pembawa rahmat Allah (rahmatan lil alamin) dengan menghidupkan Kartini dalam diri kita?
Mengapa menjadi pembawa rahmat penting bagi kita?

Bagaimana kita bisa memberi terang dalam kegelapan hidup yang lain?
Bagaimana agar kita bisa berbuat sesuatu untuk memajukan mereka yang butuh kemajuan?
Bagaimana agar kita bisa membuat ilmu menjadi lebih nyata bagi masyarakat?
Bagaimana agar ilmu dapat diwujudkan dan dimanfaatkan bagi banyak orang?
Bagaimana kita dapat menulis dan membuat lebih banyak lagi orang melakukan kebaikan yang kita lakukan?
Bagaimana agar kita bisa abadi melalui tulisan?
Bagaimana agar ilmu bisa menjadi ilmu jariah yang membawa kebaikan dan penolong di akhirat karena terus membawa manfaat setelah kita berpulang?

Kartini menjadi Kartini bagi masyarakat Indonesia.

Bagaimana kita bisa menjadi Kartini bagi orang tua kita, agar ilmu kita pun menjadi penolong bagi mereka di dunia dan akhirat?
Bagi semua leluhur kita agar sejuk di akhirat?
Bagi keluarga kita agar mereka terus maju dan menjadi kelanjutan Kartini bagi kita?
Bagi anak-anak kita agar mereka mengenali pola pikir kita dan mengikutinya?
Bagi semua umat, menginspirasi untuk hidup yang lebih baik?

Mengapa itu semua penting?
Berkah apa yang dapat kita sebar pada dunia?
Kasih dan SayangNya yang mana yang dapat kita salurkan kembali pada dunia?
Dengan menjadi Kartini?

Semoga Allah ridloi apapun yang kita lakukan untuk diri kita sendiri, untuk semua yang kita cintai, untuk umat, untuk alam ciptaanNya, semestaNya dan untukNya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s