In memoriam.. Nita Yusuf, co-founder Lavender Ribbon Cancer Support Group

  
Sahabat blog terkasih,

Mungkin sahabat semua ingat aku beberapa kali menulis tentang Nita, sahabatku, sesama pendiri Lavender Ribbon Cancer Support Group. Teh Nita, atau Mbak Nita, kini telah berpulang ke Rahmatullah. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Di bawah ini kisah yang telah kurenda bersamanya, atas izinNya. Semoga menjadi kebaikan bagi kita semua.

🌹🌹Agustus 2013
Suamiku pulang membawa cerita, “Tadi aku meeting sama Mama dan Nita. Wah, Nita itu ternyata kayak kamu juga, say. Kamu kontak deh.”

Aku tahu Nita sebagai teman bisnis Mama dan Abang, tapi baru tahu bahwa Nita “kayak aku juga” – maksud Abang sedang diberi kurikulum kanker payudara. Esoknya langsung ku telp Nita untuk dengar langsung ceritanya.

Lewat telepon aku simak benar ceritanya dan aku pun kagum. Wah, hebat ya.
Langsung kutulis cerita tersebut di blog ku (ini dia ceritanya) untuk memotivasi siapapun pembaca yang mampir. Ternyata banyak yang menghubungiku dan terinspirasi cerita tersebut. Semua orang itu aku ajak untuk menghubungi Nita langsung. Dan Alhamdulillah Nita pun bersedia membantu mereka.

Akhirnya, aku menjadikan Nita partner dalam membantu semua pembaca blog yang menghubungiku. Aku bisa membantu lewat tulisan, tapi aku tak mampu menemui langsung. Membantu lewat telepon pun tak bisa. Jadi semua yang membutuhkan lebih dari sekedar chat aku arahkan ke Nita. Nita hadir di sisi mereka dengan langsung, memegang tangan mereka saat mereka membutuhkan, mendengarkan semua keluh kesah mereka. Betapa bersyukurnya aku, Allah mengirimkan Nita untuk membantu mereka yang membutuhkan kehadirannya.
Dan semua berjalan lancar, Alhamdulillah. Sampai akhirnya jumlahnya banyak dan kami kewalahan karena waktu dan tenaga kami ada batasnya.

Akhirnya kami sepakat membangun sebuah group. Nita yang pertama kali “create group” aku mencari nama dan melengkapi dengan “story” di belakang nama tersebut. 

🌻🌻 24 Oktover 2014

Jadilah Lavender Ribbon Cancer Support Group.

Semua yang tadinya satu persatu kami bantu bisa dikumpulkan dan dipertemukan. Alhamdulillah semua happy dipertemukan. Meskipun ada juga yang lebih senang private dan tak mau dimasukkan group. Ada juga yang mengganti nama dulu baru mau dimasukkan group. Tak apa. Aku dan Nita bahagia dengan apapun yang mereka inginkan.

Masuklah Teh Tati, Mbak Indri, Pak Stef, Teh Iva, Bu Metty, dll… Berkembang sampai sekarang menjelajah di berbagai kota bahkan negara.

Perkembangan Nita sendiri sangat naik turun. Ia mencoba membantu orang lain sampai tenaganya sendiri seringkali habis. Tapi Nita selalu ingin membantu sebanyak-banyaknya orang. Dan berbagai hal terjadi sehingga ia drop lagi.

Saat pertama Nita drop lagi aku ingatkan, “Ayo Mbak, berapa banyak yang sedang butuh diinspirasi saat ini? Kalau Allah kasih sakit ini agar Mbak Nita bisa kasih lihat ke mereka bagaimana bisa bangkit kembali, bagaimana?”

Ternyata pertanyaan itu sangat menginspirasinya untuk bangkit dalam jangka waktu lumayan cepat dan sangat menginspirasi. Alhamdulillah. Aku pun punya bahan tulisan lagi untuk menginspirasi lebih banyak orang. Ini dia kisah kebangkitan Nita kedua.

Semangatnya membantu orang lain itu menjadi motivasinya untuk sembuh. Teman-teman di Lavender membuatnya ingin sembuh, agar ia bisa menginspirasi lebih banyak orang.

Sekali lagi, ada saja yang Allah hadirkan baginya yang membuatnya drop kembali. Kami terus menyemangatinya. Saat itu tepat saatnya gonjang ganjing ECCT. Dan saat itulah program 28 Hari Self Healing mengatasi Kanker Lavender-Hanara kami adakan bersama Hanara. Nita pun kami ajak menjadi peserta pertama. Teh Tati sebagai pimpinan Lavender Bandung membantu semua kebutuhan Nita agar bisa hadir dalam program tersebut.

Saat di Hanara sebagai usaha terakhir kami membantu kesembuhannya, ia pun mampu menginspirasi banyak sekali orang dengan mampu bangkit kembali bahkan bisa turun tangga dengan lancar. Semua di Hanara kagum. Kami sangat lega. Harapan kami tumbuh kembali. Alhamdulillah. Dr. Hanson dan dr. Maya di Hanara berulang kali berkata, inilah kekuatan disiplin, kekuatan komitmen untuk berusaha. Apapun yang Allah kehendaki pasti terjadi. Nita yang saat itu sudah terkapar di tempat tidur bisa turun tangga kembali. 
Sekali lagi, Allah ingin mengajarkan kami melalui Nita, bahwa kehendakNya terus berlaku. Setelah bangkit secara sangat mempesona ada lagi yang dihadirkanNya sehingga ia drop kembali. Kali ini Allah menentukan inilah waktunya pulang. Manusia bisa berusaha, Allah yang menentukan hasilnya. Dipanggilnya Nita kembali ke sisinya kemarin setelah banyak kisah cinta yang Allah izinkan hadir melalui tangannya, usahanya, ceritanya, untuk semua Teman Lavender dan dunia.

Kisah hidupnya sangat indah, kisah kepergiannya pun indah. Nita pamit sebentar dari kita, untuk menjemput kita semua di pintu surga.

Insya Allah suatu hari nanti kita semua berkumpul kembali, makan bersama dengan Rasulullah saw. Hidup abadi dalam keindahan, dengan semua Sahabat Lavender yang akan terus bermunculan di Lavender yang dibangunnya. Insya Allah kebaikannya terus hidup sampai akhir zaman, insya Allah.

Mbak Nita sudah duluan ke sana. Tidak apa-apa, insya Allah kita segera menyusul nanti, dengan izin dan ridloNya, sesuai catatan Kitab yang telah dicatatNya jauh sebelum kita diciptakan, di Lauh Mahfuz.

Jasadnya sudah tak ada tapi kisahnya abadi, akan terus ada untuk dibaca dan menginspirasi sebanyak-banyaknya umat manusia. Semoga cerita-ceritanya Allah ridloi sebagai amal jariah yang membawa kebaikan bagi Alm Mbak Nita tercinta di akhirat. Aamiin.

Ya Allah,

Berikanlah saudara dan sahabat yang sangat kami cintai, Nita Nurochmah Yusuf, limpahan cintaMu sebagaimana Kau limpahkan ia Cinta selama di dunia. Izinkan lah semua amal kebaikannya menjadi amal jariah yang membawa kebaikan baginya di akhirat. 

Berikanlah ia tempat terbaik di sisiMu. Kumpulkanlah kami bersamanya dalam surgaMu, ya Allah. Di tempat terbaik bagi mereka yang sudah Kau sucikan dan Kau angkat derajatnya melalui sakit karuniaMu ini.

Aamiin yra.

🌻🌺🌹

Sahabatku,

Nita sudah memberi contoh meninggalkan warisan, legacy, sesuatu yang bisa dinikmati seluruh dunia sampai – insya Allah – akhir zaman. Yuk kita lanjutkan dan kembangkan warisannya. Kita hadirkan forum Lavender untuk mensejahterakan seluruh umatNya yang diberi Kurikulum Kanker, kurikulum yang sangat prestigius. Semoga Warisan ini bisa dinikmati sahabat sebagai tempat membangun amal jariah, yang berkembang terus menjadi MLM kebaikan.

Selama kebaikan dijalankan dalam jalanNya, tak ada yang percuma. Membantu seseorang dan kemudian ia sembuh? Insya Allah jadi pahala. Kalau tak sembuh dan meninggal? Ya, tetap jadi pahala juga kan?

Jadi, apakah yang sahabat ingin lakukan sekarang untuk membangun amal jariah bersama Lavender saat ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s