Setiap perasaan kita memancarkan frekuensi. Pilih rasa baik yang membawa kebaikan

 
  

Sahabat blog tercinta,

Banyak yang mengira bahwa apa yang kita rasakan hanyalah milik kita sendiri. Banyak yang bilang, “perasaan ini saya simpan sendiri,” atau “tak ada yang tahu apa yang saya rasakan.”

Sesungguhnya hal ini tak benar. Setiap perasaan ada frekuensinya.
Energi negatif rendah frekuensinya. Energi positif tinggi frekuensinya.

Frekuensi ini tak bisa dilihat tapi bisa dirasa, dan mampu menggetarkan bukan hanya anggota tubuh kita, tapi juga orang lain. Yang frekuensi tinggi menguatkan, yang frekuensi rendah akan melemahkan. Bahkan ada penelitian yang mengatakan berteman dengan orang yang mengeluh setiap hari akan menurunkan IQ kita. 

Pernahkah kita mengamati bahwa ada orang-orang yang ke mana pun ia pergi ia bisa membuat orang merasa “enak” atau “nyaman” sementara orang lain selalu membuat orang lain merasa kesal.

Ada lagi istilah “like attracts like” – orang-orang yang frekuensinya sama cenderung saling menarik. Inilah hasil kerja frekuensi yang tak bisa kita lihat. Kita akan tertarik pada orang yang frekuensi nya sama dengan kita.

Kata Allah, orang baik disediakan sebagai pasangan orang baik pula, demikian juga sebaliknya. Rasulullah saw juga mengingatkan, kita akan menjadi seperti teman-teman kita. Sesungguhnya frekuensi inilah yang menjadi alat Allah, frekuensi inilah yang sedang dibahas Rasulullah. Kebersamaan cenderung membuat menjadi sama. Berkumpul dengan yang positif menjadi positif dan sebaliknya. Jadi hati-hati memilih teman karena perasaan mereka mempengaruhi kita.

Seperti yang dapat dilihat di atas, perasaan positif menguatkan, perasaan negatif melemahkan. Kalau terus menerus kita mendzalimi diri kita dan diri orang lain di sekitar kita dengan frekuensi negatif, tubuh kita makin lama akan makin lemah, imunitas tak lagi mampu melindungi tubuh dari serangan virus, bakteri dan sel kanker. Inilah yang menyebabkan berbagai penyakit muncul, termasuk kanker.

Sebaliknya kalau kita terus berbuat baik pada sel-sel tubuh dan orang lain di sekitar kita, kita akan makin kuat. Itulah sebabnya orang-orang yang selalu bersemangat dan positif, lebih mampu mengatasi kanker.

Upgrade frekuensi

Kita harus rajin upgrade perasaan. Hp saja di upgrade masak body-mind-soul kita tidak? coba amati perasaan kita. Tiap kali ada perasaan positif atau negatif, sadari dan amati.

Setiap ada perasaan negatif, langsung diputuskan untuk dilepas, dimaafkan, maafkan semua orang yang terkait dengannya dan disyukuri karena pasti akan ada hikmahnya.

Nah, bergantilah sudah perasaan negatif dengan perasaan positif. Terus kuatkan dengan mengulang-ulang ucapan syukut tersebut. 

Sepanjang hari, 24 jam, jangan biarkan hati kosong dari namaNya. Menyebut syukur, memuji kebesaranNya, menyebut kemuliaanNya dan kesucianNya, akan membantu hati kita agar terisi dengan perasaan besar, mulia, dan syukur. Tak sempat merasa negatif.

Ada yang bicara kurang ajar? alhamdulillah, Allah mengajar untuk sabar.

Ada yang menyakiti hati? alhamdulillah, Allah mengajarkan kita agar tak pernah melakukan hal yang sama.

Semua alhamdulillah, maka frekuensi kita pun akan terus tinggi, naik sampai Arsy-Nya, karena kebaikan sekecil zarah dalam perasaan kita pun mendapat balasan kebaikan dariNya.

Kebaikan kita, apalah artinya. Tapi kebaikan Sang Ar Rahman, Ar Rahim, Al Malik…. Tak dapat dibayangkan dengan apapun.

Maha Besar Engkau, ya Allah.

Kuterima, kusyukuri semua nikmat karuniaMu pada seluruh alam semesta dan pada semua sel tubuhku, sejak awal penciptaan semesta sampai akhir zaman.

Kuterima semua, aku ridlo dan aku syujuri, ya Allah.

Kuniatkan semua kebaikan dari rasa syukur ini untuk kebaikan, kebahagiaan, kesejahteraan, kesembuhan semua makhlukMu di alam semesta sampai akhir zaman.

Semoga Engkau pun ridlo, ya Allah. Aamiin ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s