Makin banyak kita  memaafkan, makin banyak Allah berikan kita limpahan karunia.

  

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman [surga] dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun [kepada Allah]. QS51:15-18

Allah memberi petunjuk dalam ayat ini bahwa surgaNya bisa diraih dengan:
– berbuat baik
– rajin memohon ampun

Berbuat baik

Dasar dari berbuat baik adalah menjaga perasaan yang baik.
Perasaan cinta tanpa kondisi pada diri sendiri dan semua orang, termasuk mereka yang tak mencintai kita atau bahkan membenci dan mendzalimi kita.
Perasaan bahagia saat orang lain bahagia.

Pada saat kita bahagia dengan keberhasilan orang, kita sedang menarik keberhasilan tersebut pada hidup kita.

Pada saat kita tak merasa suka dengan keberhasilan orang, kita sedang menjauhkan keberhasilan itu pada hidup kita.

Saat ada orang sukses, pujilah ia, kagumi, disyukuri, kasih selamat dengan hati tulus, jangan kirim energi curiga apalagi iri.

“Alah.. begitu saja senang banget. Aku juga bisa. Anakku bisa lebih hebat.”
“Ini pasti hasil korupsi.”
“Ih, lebay deh.”

Nah yang seperti ini yang bisa merusak perasaan kita.

Perasaan cintalah yang akan mendatangkan apapun yang anda inginkan. Kirimkan cinta pada semua yang kita harapkan, impikan.

Hukum Allah menentukan bahwa apa yang kita rasakan dan pikirkan itulah yang akan kita dapat. Maka pikiralah kebahagiaan, kegembiraan, cinta kasih dan kebaikan. Inilah yang kita ingin hadirkan dalam hidup, bukan? Nah, hadirkan dulu mereka dalam perasaan kita untuk menariknya dalam hidup kita.

Hati-hati dengan “perasaan” karena “perasaan” bisa mempengaruhi sampai tingkat atom.

Semakin baik perasaan anda, semakin banyak cinta yang anda pancarkan, semakin baik nasib anda, semakin baik atom anda, semakin sehat sel anda, semakin lancar proses kesembuhan dan kesuksesan.

Jadilah master perasaan baik.
Satu hari perasaan baik, akan mengubah hidup di hari itu, esoknya dan akhirnya seumur hidup selama perasaan itu dijaga.

Semakin baik perasaan kita,
Semakin kita gembira,
Semakin kita merasakan cintaNya
Semakin kita menjadi perwujudan cintaNya
Semakin banyak cinta yang kita dapat

Berikan satu kemarahan,
Kemarahan akan kembali pada kita
Dalam berbagai wujudnya
Terbungkus dalam berbagai keadaan
Yang muncul dalam hidup kita
Semakin buruk perasaan kita
Semakin sedikit cinta yang kita rasakan
Semakin sedikit cinta yang kita terima
Semakin sedikit berkahNya yang masuk.

Seperti cermin, apa yang kita pantulkan adalah pantulan utuh bagi hidup kita hingga ke tingkat terkecil, atom, dalam tubuh kita.

Saat kita rasakan cinta, cinta akan terpancar. Maka:
– uang menginginkan kita
– kesehatan merindukan kita
– kebahagiaan merindukan kita
– segala yang kita inginkan merindukan kita
– semua tidak sabar tumpah ruah dalam hidup kita.

Syaratnya kita harus merasakan GREAT LOVE, mencintai orang lain, makhluk lain, untuk bisa menghadirkan semua yang kita inginkan untuk mewujudkan cinta tersebut. Tak perlu bertarung mengubah hidup, ungkapkan saja cinta, sampaikan dan wujudkan, maka semua akan dihadirkan Allah bagi kita.

You are the love and light that the world needs right now.
Be the love and light, be the MASTER that you are.

Bertobat

Bertobat bukan hanya berarti mengucap permohonan ampun pada Allah. Tobat juga berarti:
– memaafkan
– minta maaf

Apapun itu tidak boleh dipendam, dibiarkan atau digantung, minta maaf tidak, dimaafkan juga tidak.
Nah ini merusak nasib kita juga.

Tiap orang punya kesalahan dan masa lalu. Jangan jadikan masa lalu sebagai alasan untuk kegagalan masa kini dan masa depan.
Seberapa besar kita menginginkan apapun yang kita inginkan?
Seberapa besar kita ingin sembuh?
Seberapa besar kita ingin sejahtera?
Seberapa besar kita ingin dicintai?
Seberapa besar kita ingin menarik berkah dan karuniaNya?

Sebesar itu pulalah kita harus tobat, memaafkan dan minta maaf.

Jangan minta hak kita pada Allah,
Jangan berharap doa kita dikabulkan
Kalau kita tak mau memaafkan orang lain, seperti kita butuh Allah memaafkan kita.

Berikan dulu hak Allah.
Jadilah wakilNya, wakil Ar Rahman Ar Rahim, pemberi cinta bagi dunia, pemberi ampunan dan keberkahan.
Allah akan memberikan apapun bagi kita.

Makin banyak kita berkelimpahan dalam memaafkan, makin banyak Allah berikan kita limpahan karunia.

Terapi memaafkan dan mengganti energi negatif dengan cinta dan syukur

Sekarang coba kita release semua kepercayaan salah yang membatasi hidup kita.
Karena rasa negatif tak bisa dicampur dengan cinta.
Memaafkan membuka hati kita untuk bisa menampung cinta lebih banyak.
Dendam, marah, perasaan tak berdaya, membuat kita tak bisa menampung cinta Allah dan akhirnya karuniaNya, akhirnya kesembuhan dan rejekiNya.

Jadi yuk kita buang rasa negatif yang pernah ada.

Tulis pengalaman negatif yang membuat kita terluka.
Dari 1-10, rasa cinta kita berapa besar dalam hal ini?
1: sangat tidak cinta
10: sangat cinta.
Kalau masih marah berikan angka yang rendah.
Berikan jarak yang besar antara satu perasaan dengan yang lain. Mungkin saru halaman cukup satu perasaan negatif.
Pikirkan dan renungkan semua perasaan negatif yang ada sejak anda kecil, jangan ada yang terlewat.
Tulis sedetil mungkin.

Kalau sudah, ingatlah dan sadarilah bahwa Allah adalah Sang Maha Cinta, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Semua pengalaman yang diberikannya adalah wujud dari cintaNya. Apakah cinta yang sesungguhnya diberikan di balik setiap pengalaman negatif itu?

Lalu tulis di bawah setiap perasaan negatif:
“Saya memutuskan untuk melepas perasaan … ini dan memaafkan orang-orang yang terkait dengannya. Boleh jadi pengalaman ini adalah karunia Allah untuk membuat hidupku lebih baik. Alhamdulillah.”

Cek perasaan kita 1-10, sudah tinggikah rasa cinta kita kepada Allah yang memberikan cintaNya melalui pengalaman itu? kepada pengalaman itu dan orang-orang terkait di dalamnya?

Kalau masih ada perasaan marah, dendam, sakit hati, artinya kita belum selesai. Terus gali, kira-kira apa yag Sang Maha Cinta Kasih ingin berikan kepada kita, hamba yang sangat dicintaiNya, melalui pengalaman itu.

Berkat adanya pengalaman itu, kebaikan apa yang muncul?
Kita menjadi orang yang lebih baik seperti apakah?

Misalnya:

🌻Saya dulu dipukul orang, saya memutuskan untuk melepas perasaan sakit hati akibat dipukul ini dan memaafkan orang-orang yang memukul saya dulu. Berkat pengalaman saya dipukul saya tahu betapa sakitnya dipukul dan hal ini membuat saya menjadi orang yang tak pernah memukul orang lain. Alhamdulillah saya mensyukuri pengalaman ini.


🌻Saya pernah didiagnosa kanker. Saya memutuskan untuk melepas rasa takut akibat diagnosa kanker ini dan memaafkan dokter yang mendiagnosa saya dengan tidak menyenangkan.
Saya mensyukuri diagnosa ini karena dengannya saya bisa dekat dengan mereka yang juga didiagnosa kanker dan membantu mereka untuk sembuh. Alhamdulillah, inilah cara saya beribadah lebih banyak dalam jalanNya.

Penting untuk ditulis, karena menulis adalah terapi yang sangat efektif untuk melepas energi. Pastikan untuk semua pengalaman ditutup dengan alhamdulillah/puji Tuhan. Pastikan semua benar-benar keluar dari hati yang paling dalam.

Dengan menyadari bahwa tiap orang dikirim pada kita untuk memberi sebuah pelajaran, maka akan lebih mudah bagi kita untuk memaafkan mereka dan mencintai mereka.

Kita pun akan bisa mengganti perasaan tidak enak dengan perasaan cinta dan syukur.

Jangan lupa juga untuk memaafkan diri sendiri, menyayangi diri sendiri. Tulisan di bagian bawah setiap halaman:
“Apapun yang terjadi adalah baik bagiku, aku menyayangi dan mencintai diriku dan semua orang, apa adanya. Terima kasih untuk mengirimkan mereka, ya Allah.”

Setiap kali anda punya perasaan negatif terkait dengan orang lain, cobalah berlatih mengganti rasa negatif tersebut dengan rasa cinta dan syukur seperti di atas.

Teruslah berlatif. Perlahan-lahan hal ini akan menjadi kebiasaan dan kita akan lebih mudah merasakan cinta dan memberikan cinta pada diri sendiri dan semesta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s