Kenapa susah sekali mencari cinta, saat kita adalah cinta, diciptakan dari dan untuk cinta

wpid-mtf_icfpg_3218.jpg
Assalamualaikum ww

Sahabat blog tercinta,

Beberapa hari ini saya akan banyak menyampaikan apa yang saya pelajari dan saya olah kembali dari pelajaran Quantum Magnet, dari Pak Reva.

Semoga bermanfaat.

Kita ada karena cinta Allah dan cinta orang tua. Alam semesta pun ada karena cinta Allah pada kita. Semua disediakan karena cintaNya pada kita. Bahkan Allah mengatakan cintaNya pada kita sebagai makhlukNya jauh lebih besar daripada cinta seorang ibu yang rela melakukan apapun juga untuk anaknya.

Cinta yang membuat kita ada, cinta meliputi hidup kita, cinta menjaga kita agar kita terus hidup dan bekarya. Setiap hari adalah hari di mana Allah menunjukkan cintaNya pada kita dan memberikan kesempatan bagi kita untuk memberikan kembali cinta kita bagi diri kita sendiri dan alam semesta.

Hanya ada 1 sifat: cinta.

Dendam, marah, kesal bukanlah sifat yang diturunkan Allah, semua itu adalah sifat ketidakadaan cinta.

Lalu mengapa banyak sekali kasus ketidakadaan cinta? banyak sekali kebencian, amarah, cemas, khawatir, perasaan tak berharga, dan berbagai perasaan negatif lainnya?

Kalau hidup kita tidak berkilau seperti kilaunya cinta, artinya hidup kita belum sepenuhnya dipenuhi cinta. Kita belum sadar bahwa kita adalah cinta dan hidup ini adalah cinta. Hati kita beku dan tertutup, berkabut dan kelabu. Sulit bagi kita untuk melihat dan merasakan cinta.

Cinta seringkali tidak keluar karena perasaan kita sendiri, kepercayaan yang membatasi diri.

Apa yang terjadi, terjadi karena perasaan kita, yang mewujud menjadi pikiran, perkataan dan perilaku.

Misalnya:

1. Membangun ketidakpercayaan diri

Kita lihat orang gagal tersiksa sekali. Dalam hati kita bilang, “Aku ga mau coba-coba, nanti takut gagal.”

Akhirnya hal itu yang masuk, dan akhirnya menjadi kepercayaan. Kita tidak pernah mau mencoba dan malah mengundang kegagalan.

Hal ini menunjukkan ketiadaan cinta. Cinta pada diri sendiri dan potensi diri.

2. Membangun ketidakpercayaan anak pada orang lain

Pada waktu kita kecil kita diberi tahu, “Jangan main di luar rumah. Banyak orang jahat.”

Pesan itu bisa terus hidup sampai kita dewasa, membuat kita orang yang tak mau percaya pada orang lain, karena merasa semua orang selain keluarga kita jahat.

3. Membangun ketidakpercayaan diri pada orang lain

Di waktu kecil sahabat kita judes dan tidak mau main bersama. Kita sakit hati, menganggap hal itu sebagai pengkhianatan dan kita pun membuat sumpah dalam hati, “Aku tak lagi mau sayang pada orang lain karena aku bisa sakit hati kalau ia mengkhianatiku.”

4. Perbuatan yang tak menunjukkan cinta

Waktu kecil kita dibesarkan oleh orang tua yang tak pernah memeluk, atau menunjukkan kasih sayang. Atau lebih parah lagi kalau kita dibesarkan oleh orang tua yang suka memukul. 

Sangat wajar bila kita tumbuh menjadi orang dewasa yang merasa cinta tak pernah ada.

Hati-hati dengan kata-kata yang kita ucapkan, baik pada diri sendiri maupun ada orang lain. Apa yang kita katakan, tidak kita katakan, kita perbuat atau tidak kita perbuat, bisa membuat kita dan orang lain menghilangkan cinta dari hati.

Ketiadaan cinta adalah penyebab semua hal yang negatif, kesengsaraan, penderitaan dalam hidup anda.

Nah mau pilih mana? sengsara atau bahagia?

Kalau mau bahagia mulailah dengan membuka mata dan melihat betapa banyak karuniaNya yang telah dilimpahkanNya pada kita. 

Bacalah semua ayat-ayat cintaNya di semua anggota tubuh kita, di sepenjuru semesta dan di semua orang, makhluk di sekitar kita.

Kita bukan masa lalu kita.

Mungkin banyak yang terjadi di masa lalu yang menunjukkan ketiadaan cinta, tapi masa depan kita tak perlu seperti itu. Kita bisa menciptakan hidup yang penuh cinta. Mulailah dengan membangun rasa yang penuh cinta.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan sebagai latihan adalah membuat daftar cinta.

Coba tuliskan 50 hal tanda cinta Allah pada kita.

Selanjutnya saya akan berbagi lagi berbagai latihan untuk melatih kepekaan kita terhadap cinta, menggantikan sifat ketiadaan cinta seperti benci, minder, dendam, dll, dalam hidup kita.

Buat dulu daftarnya ya.

Apa yang membuktikan bahwa Allah cinta pada kita?

No 1: kita masih hidup dan bernafas. Banyak yang sudah tak lagi mendapatkan kesempatan hidup di muka bumi.

Organ tubuh apa yang masih bekerja baik dengan izinNya?

Apa saja yang masih dapat kita lakukan, seperti bernafas, berjalan, berkata-kata, memegang, dll? (banyak orang cacad atau mereka di ICU yang sudah tak lagi bisa melakukannya).

Udara, air dan berbagai hal apa yang masih gratis atau mudah bisa kita dapatkan, atas izinNya?

Siapa saja yang sangat mencintai kita?

Apa saja yang kita miliki saat ini, atas izinNya?

Silakan dibuat sepanjang mungkin, dan disetiap baris, tuliskan “Alhamdulillah.”

One thought on “Kenapa susah sekali mencari cinta, saat kita adalah cinta, diciptakan dari dan untuk cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s