Galau karena kurang uang? Syukuri saja yuk, karena Allah tak ciptakan kekurangan, hanya kecukupan.

wpid-mtf_icfpg_3405.jpg
Galau karena pendapatan kurang?
Resah karena segala pengeluaran menjadi beban?
Stress setiap ingat uang di rekening?

Bagaimana kalau kita terima dan syukuri saja semuanya, penghasilan yang diterima, pengeluaran yang ada, dan saldo rekening. Mensyukuri apa yang ada jauh lebih simpel, sederhana, tidak bikin pusing dan melegakan. Nggak ribet. Galau bikin sakit, syukur bikin sehat.

Allah menciptakan kekayaan dan kecukupan, bukan kemiskinan. Artinya apapun yang kita terima di mata Allah itu cukup, jadi kita pun perlu belajar mengatur supaya cukup.

Syaikh Ali musthofa Thanthawi Rahimahulloh mengatakan : 

Tak seorangpun didunia ini melainkan pernah bertemu dengan orang yang kondisinya lebih baik atau lebih buruk darinya. Bila engkau miskin, pasti ada yang lebih miskin darimu. Bila engkau sakit, pasti ada yang sakitnya jauh lebih parah darimu. 

Lalu mengapa engkau lebih sering mengarahkan kepala ke atas untuk memandang orang-orang yang kondisinya lebih baik darimu, ketimbang mengarahkannya ke bawah, agar engkau melihat orang yang kondisinya jauh lebih sulit darimu?

Bila engkau tahu bahwa ada orang yang bisa meraih harta dan kedudukan yang belum bisa kau raih. Padahal bila ditinjau dari aspek kecerdasan, pengetahuan serta kepribadian, levelnya jauh berada dibawahmu. Mengapa engkau tidak mengingat bahwa ternyata ada orang yang levelnya berada diatasmu atau semisal denganmu dalam hal kecerdasan dan pengetahuan namun dia tidak pernah bisa meraih sebagian dari apa yang sudah engkau raih?

Falsafah rizki itu sangat sulit untuk dimengerti. Tengoklah kehidupan manusia. 

🌻 Diantara mereka ada para penyelam yang Allah jadikan roti kehidupannya beserta segenap keluarga tersimpan jauh di dasar lautan. Mereka takkan bisa meraihnya hingga mereka mau menyelam ke dasar lautan yang dalam.

🌻 Ada juga para pilot yang Allah jadikan roti kehidupannya berada di atas awan,sehingga mereka tidak mungkin mendaptkannya hingga mereka mau terbang tinggi ke angkasa. 

🌻 Ada juga yang roti kehidupannya tersembunyi di dalam bebatuan yang sangat keras, dimana mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan memecah batu-batu itu.
🌻 Adapula orang-orang yang rezeki mereka berada di bawah gorong-gorong air yang kotor, atau di tempat-tempat penambangan yang dalam, dimana wajah mentari dan cahaya siang tak dapat dilihat. 

🌻 Ada orang yang mendapatkan bagian rizkinya dengan tangan, kaki, lisan, dan otaknya. 

🌻 Ada juga yang tidak bisa meraihnya kecuali dengan mempertaruhkan nyawa dan menghadapkan diri kepada kematian, seperti halnya pemain sirkus yang selalu saja diburu kematian. Kalau ia tidak mendapatkan rizkinya dengan cara jatuh bertumpu di atas kepala, ia mendapatinya ketika berada di antara taring-taring singa atau di bawah kaki-kaki gajah.

Maka bersyukurlah kepada Allah, karena Dia telah menjadikan rizkimu berada diatas meja kerjamu. Kau bisa mendapatkannya sambil duduk di atas kursi. Bersyukurlah karena Dia tidak menjadikan rizkimu berada di puncak-puncak gunung yang tinggi, atau di dasar lautan yang dalam, juga tidak harus berhadapan dengan singa ataupun macan.
Dengan gaji yang sedikit engkau bisa menjadi orang yang paling bahagia, asalkan engkau cerdas mengelola keuanganmu dan ridho terhadap pembagian Robb-mu.

(Syekh Ali Musthofa Thanthowi dalam Risalah Ma’a an-Naas, kiriman Rozmita Dewi Yuniarti, Al Maarij).

Marilah kita bersyukur dalam segala bentuknya:

🌻 Rasakan dalam hati, resapi dalam pikiran dan ucapkan Alhamdulillah sebanyak mungkin, sesering mungkin.

🌻 Allah berikan kita harta tentu ada missi nya. Manfaatkanlah harta tersebut untuk menjalankan missi Allah, titipanNya di muka bumi ini. Apakah itu nafkah bagi keluarga yang dititipkanNya pada kita, orang tua yang harus kita senangkan hatinya? Apa lagi kira-kira titipanNya pada kita dengan memberikan harta kita itu?

🌻 Berbagilah pada siapapun yang membutuhkan. Berbagi tak mengenal kaya atau miskin. Seorang pedagang keliling yang berpenghasilan tak seberapa pun dapat membagikan nasi bungkus setiap Jumat.

Syukur membawa karunia yang tak terhingga, sementara sabar mendatangkan pahala tak terbatas.

Coba mulai sekarang rasakan dalam hati. Saat kita ingat saldo di bank, saat kita ingat pengeluaran yang ada, saat kita ingat penghasilan kita, apa yang ada dalam hati? Rasa stress? Rasa kekurangan? Rasa bingung?

Rangkul mesra segala perasaan yang tak enak itu dan sampaikan, bahwa Allah hanya menciptakan kecukupan. Ajak mereka berganti bentuk menjadi rasa syukur. Bimbinglah hatimu untuk mulai merasakan segala syukur yang ada atas hartamu dan segala karunia lain yang telah dilimpahkanNya.

Apa hal terkecil mengenai hartamu yang dapat kausyukuri hari ini?

Apa lagi?

Apa lagi?

Apa lagi?

Buat daftarnya setiap hari dan sampaikan pada semua yang terkait, terutama anggota keluarga. Ajaklah mereka merasakan rasa syukur itu dan membesarkannya, membahasnya, meikmatinya. Isilah percakapan hanya dengan kata-kata syukur, puja dan puji pada Sang Kuasa, penghargaan pada semua yang bekerja bersama mendapatkannya, terutama mereka yang hasil kerjanya menjadi tangan Allah menyalurkan harta tersebut bagimu.

Insya Allah karunia akan berlimpah datang untukmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s