Skip to content
Advertisements

Kurban hewan sudah terlaksana. Bagaimana dengan kurban lainnya untuk bisa menggapai surga?

  

Sahabat blog tercinta,

Menyembelih kurban sudah terlaksana.
Satu sapi untuk satu keluarga.
Satu kambing pun bisa untuk satu keluarga.
Semua sesuai kemampuan dan harta yang ada.

Kurban hewan sudah terlaksana.
Tapi sudahkah kurban lain kita jalankan?
Kurban waktu kerja untuk langsung shalat selepas adzan?
Kurban menghindar pembicaraan mengenai keburukan orang lain?
Kurban nonton film seri untuk bisa nonton pengajian?
Kurban acara pesta untuk hadiri majlis agama?
Kurban makanan yang enak untuk bisa makan yang sehat?
Kurban dana jalan-jalan untuk bisa umrah dan haji?
Kurban dana beli gadget untuk bisa sedekah dan membantu orang miskin?
Kurban waktu chatting untuk bisa baca Quran?
Kurban dengar musik untuk bisa dengar pembacaan ayat suci Al Quran?
Kurban paras cantik saat ini karena ingin memakai jilbab?
Kurban kesempatan usaha yang tidak halal?

Pada intinya,
Sudahkah kita kurbankan segala kenikmatan dunia untuk menggapai rumah di surga?
Untuk bisa hidup bahagia dan tenang, damai sejahtera lahir batin dunia akhirat?
Mengorbankan jalan belok-belok yang penuh godaan mengasyikkan untuk bisa ada di jalanNya yang lurus, nggak neko-neko, nggak macam-macam, yang bisa jadi terlihat membosankan?

Seperti Nabi Ibrahim as, sang ayah yang ikhlas mengorbankan anaknya, atas perintah Penciptanya.
Seperti Nabi Ismail as, anak yang ikhlas dikorbankan ayahnya, karena percaya pada perintah Allah swt.
Seperti Siti Hajar, ibu yang ikhlas ditinggalkan di tengah gurun bersama bayi yang baru lahir karena yakin akan penjagaan Allah.

Sudah ikhlaskah kita mengorbankan hidup dunia untuk bisa abadi di akhirat?

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkanya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Qs. 22:37)

River Park Bintaro, 11 Dzulhidjah 1436H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s