Skip to content
Advertisements

One Day One Juz: penting untuk menjaga hati dekat denganNya

  
Ternyata One Day One Juz itu benar-benar penting

Dari Abdullah bin Amru bin Ash, dari Rasulullah ﷺ beliau berkata, 
“Puasalah 3 hari dalam 1 bulan.” 

Aku berkata, “Aku mampu untuk lebih banyak dari itu, wahai Rasulullah.” 
Namun beliau tetap melarang, hingga akhirnya beliau mengatakan, 
“Puasalah sehari dan berbukalah sehari, dan bacalah Al-Qur’an (khatamkanlah) dalam sebulan.” 

Aku berkata, “Aku mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah?” Beliau terus melarang hingga batas tiga hari. (HR. Bukhari).



Dari hadist di atas, Rasulullah ﷺ menyuruh kita mengkhatamkan Al Qur’an dalam sebulan, artinya jangan lebih dari itu. Bila kita mengkhatamkan Al Qur’an lebih dari sebulan atau bahkan berbulan-bulan lamanya, dapat dipastikan hati kita tidak dekat dengan Al Qur’an. 

Sejarah mencatat bahwa Para Sahabat dan Salafus Shalih banyak yang menyikapi sebagai sesuatu yang minimal saat mendengar sabda Rasulullah ﷺ “bacalah Al-Qur’an (khatamkanlah) dalam sebulan.” 

Sebutlah Usman bin Affan Ra, Abdullah bin Amr bin ‘Ash Ra, Imam Abu Hanifah, dan Imam Asy Syafi’i, contoh orang-orang yang terbiasa khatam dalam tiga hari atau maksimal satu pekan. Karena khatam satu kali dalam sebulan terlalu lama bagi mereka untuk bertemu dengan ayat-ayat Allah.

Jika seseorang khatam sekali sebulan berarti hanya satu kali dalam sebulan ia bertemu dengan masing-masing surat dalam Al Qur’an. Mereka, para Sahabat dan Shalafus Shalih ingin lebih sering bertemu dengan surat-surat itu. Karena sentuhan Tarbawi surat al Baqarah berbeda dengan surat Ali Imran. Begitu juga dengan surat an Nisa, al Maidah, dan surat-surat lainnya. Boleh jadi ketika seseorang membaca surat an Nisa, dia merindukan surat al Maidah.

Lalu, bagaimana dengan kita yang sengaja berlama-lama dalam mengkhatamkan Al Qur’an ? 

Itu berarti kita akan sangat jarang bertemu dengan setiap surat di dalam Al Qur’an. 
Kita harus waspada, jangan sampai hidup kita berakhir saat kita lalai Tilawah SATU Juz perhari. Hidup kita pun berakhir dengan penyesalan, padahal sesungguhnya kita mampu jika saja mau menambah sedikit ikhtiar dalam mencapainya.

Kiat-kiat untuk bisa tilawah One Day One Juz :

🌳🌹 Berusahalah melancarkan tilawah jika belum lancar, karena normalnya tilawah 1 juz dapat dilakukan dalam waktu 30 – 40 menit. Sehingga sangat mungkin bagi kita untuk tilawah One Day One Juz
dari 24 jam waktu yang kita miliki. 

🌲🌻 Carilah tempat dan waktu yang kondusif untuk berkonsentrasi dalam tilawah. Lakukan qadha (mengganti) target tilawah yang terlewatkan pada hari itu di hari berikutnya. Sering-seringlah mengadukan keinginan untuk bisa Tilawah sehari minimal 1 juz kepada Allah subhanahu wa ta’alaa, Sang Pemilik Al Qur’an. Pengaduan kita yang sering kepada Allah menunjukkan kesungguhan kita dalam melakukan ibadah itu. 
Pertolongan Allah Subhanahu wa ta’ala pun akan datang sehingga memudahkan kita melaksanakan tilawah. 

🌴💐 Perbanyaklah amal sholeh karena setiap amal sholeh menghasilkan energi baru untuk amal sholeh berikutnya, seperti halnya satu maksiat yang akan menghasilkan maksiat lain jika kita tidak segera bertobat kepada Allah subhnanahu wa ta’alaa.

Kendala yang harus dihadapi diwaspadai:

🌿🌼 Perasaan menganggap sepele saat sehari tidak tilawah sehingga berdampak pada tidak adanya keinginan untuk segera kembali kepada Al Qur’an. 

🍃🌺 Lemahnya wawasan tentang Al Qur’an.

🍀🌷 Tidak memiliki waktu wajib bersama Al Qur’an.

🍁🌼 Lemahnya keinginan untuk Tilawah, tidak pula memohon kepada Allah agar diberi kemudahan Tilawah setiap hari dan mudah terbawa lingkungan.

🍀💐 Tidak tertarik dengan Majelis yang menghidupkan Al Qur’an.


“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah lalu di antara mereka membaca Kitab Allah dan mempelajarinya kecuali turun kepada mereka ketenangan yang diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, dan Allah SWT menyebut nama-nama mereka di sisi makhluk yang ada di dekatNya.” (HR Imam Muslim).

Semoga dari paparan diatas menggerakkan hati kita untuk segera ingin dekat dengan Al Qur’an. Dan bersemangat untuk menjadi Ahlul Qur’an.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Sumber :

Tarbiyah Syakhsiyah QuraniyahSumber :
Ust. Abdul Aziz Abdur Ro’uf,Lc.
Jum’at, 18 September 2015, 4 Dzulhijjah 1436 H
 🔵🍃🔵🍃🔵🍃🔵🍃🔵
Kiriman: Nining fasil 21

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: