Bagi yang tak hadir di tanah suci dalam bulan haji, dekatkanlah diri pada pemiliknya

  
Sahabat blog tercinta,

Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu ia berkata: 

Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam ditanya: ‘Amal ibadah apakah yang paling utama?’ 

Beliau bersabda: ‘Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya’. 

Dikatakan (kepadanya): ‘Kemudian apa?’ 

Beliau bersabda: ‘Jihad dijalan Allah’. 

Dikatakan (kepadanya): ‘Kemudian apa?’ 

Beliau bersabda: ‘Haji yang mabrur.’

HR. Al-Bukhari dan Muslim, lihat Shahih at-Targhiib wat Tarhiib oleh al-Albani 3/3 hadits No. 1093. 

Maka teruslah berusaha untuk berhaji bagi yang belum melaksanakannya, karena berhaji adalah ibadah utama seorang Muslim.

Dan jangan kecil hati bila kesempatan belum datang sementara semua sudah diupayakan dan doa telah berulang kali dipanjatkan. Juga bagi mereka yang sudah berhaji di tahun-tahun sebelumnya.

Berkata Imam Ibnu Rajab rahimahullah.
🔸Barangsiapa yang tidak mampu wukuf di ‘Arafah
Maka hendaklah ia wukuf (berhenti) pada batasan-batasan Allah yang ia ketahui.

🔹Barangsiapa yang tidak mampu mabiit (berdiam) di muzdalifah.

 Maka hendaklah ia berdiam diatas ketaatan kepada Allah untuk mendekat dan tunduk kepada-Nya.

🔸Barangsiapa yang tidak mampu menyembelih hadyu (sembelihan)nya di Mina.

Maka hendaklah ia menyembelih hawa nafsunya agar sampai kecita-citanya (surga).

🔹Barangsiapa yang tidak mampu sampai ke Baitullah karena jauhnya

Maka hendaklah ia menuju ke pemilik baitullah tsb karena Dia lebih dekat dari urat leher.

Disampaikan oleh Ustadz Fauzan Al Kutawy Hafizhahullah.
🌹🌹🌹

Marilah kita terus upayakan agar setiap empat tahun kita dapat kembali berumrah ke Baitullah, apabila mampu, karena ada hadits yang mengatakannya.

“Bahwasanya Allah berfirman: ‘Sesungguh-nya seorang hamba yang telah Ku-sehatkan tubuhnya, Ku-lapangkan rizkinya, (namun) dia tidak datang kepada-Ku pada setiap empat tahun, benar-benar dia seorang yang diharamkan (dihalangi dari kebaikan,-Pent) (Al-Haitsami berkata dalam Majma’uz Zawaa-id perawi hadits ini semuanya perawi kitab ash-Shahih.)

Apakah hal yang dapat kita lakukan sekarang untuk bisa hadir di Baitullah untuk haji dan umrah setiap empat tahun?

Semoga Allah ridloi usaha kita untuk selalu hadir di Baitullah karena bagiNya tak ada yang tak mungkin. 

Bismillah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s