Skip to content
Advertisements

Kebahagiaan kita tergantung bagaimana kita membahagiakan orang lain

  
Pada suatu acara seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta, tiba-tiba sang Motivator berhenti berkata-kata dan mulai memberikan balon kepada peserta. Mereka diminta untuk menulis namanya di balon tersebut dengan spidol.

Kemudian semua balon dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam ruangan lain. Semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu dan diminta untuk menemukan balon yang telah tertulis nama mereka, dan diberi waktu hanya 5 menit.

Semua orang panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, mendorong dan berebut dengan orang lain disekitarnya sehingga terjadi kekacauan.

Waktu 5 menit sudah usai, tidak ada seorangpun yang bisa menemukan balon mereka sendiri.

Selanjutnya para peserta diminta untuk secara acak mengambil sembarang balon dan memberikannya kepada orang yang namanya tertulis di atasnya. Dalam beberapa menit semua orang punya balon mereka sendiri.

Akhirnya sang Motivator berkata :

Kejadian yang baru terjadi ini mirip dan sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Semua orang sibuk mencari kebahagiaan untuk diri sendiri, (mirip dengan mencari balon mereka sendiri) dan banyak yang gagal. Mereka baru berhasil mendapatkannya ketika mereka memberikan kebahagiaan kepada orang lain (memberikan balon kepada pemiliknya).

Kebahagiaan kita terletak pada kebahagiaan orang lain. Beri kebahagiaan kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan kebahagiaan anda sendiri. Semoga hari ini kita telah dan akan memberikan kebahagian utk orang lain.

Kiriman Santi Mia Sipan, WISE group.

🌹🌹🌹🌹

Pada saat kita berbuat baik sesungguhnya kita sedang berbuat baik pada diri sendiri. Ada orang yang bilang, hidup cuma sekali, pikir tentang diri sendiri saja. 

Memang hidup cuma sekali dan memang kita harus benar-benar berfikir mengenai kebahagiaan kita pribadi karena kebahagiaan kita adalah tanggung jawab kita kepada Sang Pencipta yang menciptakan kita untuk bahagia.

Satu-satunya cara terbaik untuk mengisi hidup yang cuma sekali agar bahagia adalah dengan menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lain.

Dan meskipun terlihat kecil, setiap kebaikan sekecil apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, karena Allah, tanpa beban, akan menyebar energi positif ke seluruh alam semesta, sampai pada langitNya.

Dan kitapun membawa berkah bagi alam semesta, melalui setiap kebaikan kecil yang kita lakukan setiap hari secara ikhlas, hanya untuk mengejar ridloNya.
Jadi apa kebaikan terkecil, paling sederhana yang dapat sahabat lakukan hari ini?

Bagaimanakah kita dapat menjaganya setiap hari?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: