Know yourself know your God

image

Sumber: laman facebook Talk Islam

Ketika aku didiagnosa positif kanker payudara dua tahun lalu aku merasa mendapat “teguran keras” dari diriku. Aku berhenti sejenak dari segala kesibukan untuk bertanya, apa yang salah?
Pola makanku?
Gaya hidupku?
Caraku berfikir?
Sabotase diri?
Emosi negatif?
Masa lalu yang tak dilepas?

Aku pun kemudian belajar lebih banyak mengenai diriku sendiri, dan kekuatan diriku untuk menyembuhkan diri.

Rupanya Allah memberikan diri kita kekuatan yang sangat luar biasa untuk selalu sehat. Allah menyiapkan pula mekanisme “sinyal” kalau kita melanggar perintah-perintahNya, karena setiap pelanggaran perintahNya akan membawa dampak terhadap tubuh.

Aku pun belajar bahwa kalau kita mampu “membangun kembali” hubungan dengan diri kita sendiri secara utuh, body-soul-mind, dan Yang Menciptakan Tubuh kita, kita akan mampu mengembalikan kesehatan kita. Sehat adalah fitrah kita sebagai manusia. Sakit adalah tanda bahwa ada sesuatu yang hilang dari keseimbangan ini dan inilah yang harus kita perbaiki.

Aku pun belajar bahwa ada beberapa metode penyembuhan di dunia ini.

Ada metode penyembuhan Islam yang didasarkan pada kekuatan energi iman. Iman kepada Allah swt dan Rasulullah swt adalah energi yang sangat kuat. Iman pada Allah swt berarti yakin bahwa hanya Allah lah sumber segala kesembuhan dan bahwa Allah seperti sangkaan hambaNya. Bahwa pertolongan akan datang dengan sabar dan shalat, dan bahwa bersyukur atas penyakit akan membawa karunia dari sumber yang tam diduga-duga. Ini kekuatan sangat besar yang sangat membantu saya untuk sembuh.
Iman pada Rasulullah saw berarti mengadopsi gaya hidupnya yang sangat sehat, seseorang yang hanya sakit menjelang ajalnya. Setiap makanan dan minuman harus masuk diiringi dengan doa yang memberikan energi kesembuhan bagi tubuh, pikiran dan jiwa. Dan air yang dibacakan doa saja pun punya kekuatan untuk menyembuhkan.

Luar biasa… sumber kekuatan kesembuhan yang sangat besar bagiku.

Aku juga belajar pengobatan Ayurveda dan doshas, atau jenis-jenis energi yang ada dalam manusia. Tiap jenis manusia membutuhkan makanan, latihan, warna yang berbeda-beda. Saya pun kemudian belajar mengolah tubuh dengan yoga. Subhanallah… Allah punya banyak cara untuk membugarkan tubuh.

Mbak Maya Muchtar, konsultan Ayurveda ku, juga mengajarkanku untuk berterima kasih pada setiap anggota tubuhku.

Lalu aku belajar pengobatan Cina melalui pelatihan Qi dari Pak Budiman. Energi Qi ada dalam tubuh tiap manusia dan menjaga fungsi berbagai anggota tubuh apabila dijaga sirkulasinya. Melalui latihan pernafasan Qi kita dapat mengaktifkan dokter yang ada dalam diri kita. Sesuatu hal yang secara disiplin dilakukan oleh orang-orang Cina zaman dahulu.

Ingat kan bagaimana para pendekar di film Kungfu menyembuhkan diri kalau ada sakit? Mereka menyendiri di gua. Berdasarkan penelitian mereka mengaktifkan dokter yang siap bekerja dalam tubuh ini.

Membenahi pola makan ternyata juga terbukti banyak membantu para penderita kanker sembuh dari kankernya. Dr. Robert Young dan Prof. Hiromi Shinya telah menjalankannya untuk banyak pasien mereka.

Rasulullah saw pun selalu mengingatkan bahwa perut itu sumber kehancuran kalau tidak kita jaga dengan baik. Terbukti para pasien kanker kondisi pencernaan nya banyak yang sangat bermasalah.

Rasulullah pun mengingatkan bahwa shalat yang diwajibkan atas kita semua dapat membersihkan seperti kita mandi membersihkan diri lima kali sehari. Memang kalau dipelajari di berbagai literatur ilmu self healing efek meditatif yang didapat kalau shalat dilakukan dengan khusuk dapat membangun kebersihan jiwa. Penyerahan diri secara penuh kepada Allah mebangun keikhlasan yang menjamin lancarnya energi kehidupan dalam tubuh kita mengalir sempurna tanpa hambatan. Setiap kali ada ketidakikhlasan itulah awal penyakit, karena energi tidak lancar mengalir.

Jadi sesungguhnya Allah sudah menyediakan berbagai hal dalam tubuh kita untuk sehat, kuat, fisik mental, lahir batin.

Sakit kanker membuatku melihat ke dalam dan mempelajari semua kelengkapan yang Allah berikan dalam tubuh, pikiran dan jiwa kita. 

Sakit kanker mendorongku belajar mengenai diriku sendiri, berbagai keajaiban di dalamnya dan akhirnya akupun belajar mengenai kebesaran Allah swt.

Sakit kanker mendorongku untuk mendalami berbagai ayatNya, hadits Rasulullah dan hubungannya dengan kesehatan lahir batin. Dan akupun menemukan bahwa apabila semua konsisten, disiplin kita jalankan, kita akan sehat lahir batin.

Disiplin adalah sebuah kewajiban. Disiplin inilah kunci dari pembangunan kekuatan tubuh, kekuatan pikiran dan kekuatan jiwa. Dan disiplinlah yang selalu diperintahkanNya dalam setiap ayatNya.

Banyak manusia yang marah menyalahkanNya saat mendapat teguran melalui bencana. “Kenapa aku? Kenapa bencana ini diturunkan padaku?”

Kenapa tidak?

Banyak pelajaran yang ingin Allah berikan melalui teguran itu. Banyak pintu rahasia kehidupan yang ingin Allah buka melalui penyakit ini.

Banyak yang memindahkan tanggung jawabnya atas kesehatan kepada dokter, dan menganggap bahwa kalau sudah mengikuti apa kata dokter semua akan aman dan sehat. Mereka lupa bahwa di atas dokter masih ada Sang Penyembuh yang memiliki banyak alat penyembuh yang harus diikuti dan dijalankan agar kesembuhan lahir batin benar-benar didapatkan.

Mereka juga lupa bahwa sesungguhnya kesehatan adalah tanggung jawab tiap manusia, yang tidak bisa dialihkan ke dokter. Kata dokter berasal dari kata “docere” atau “pengajar” menunjukkan tugas mulia dokter mengajarkan pasien mengenai tata cara penyembuhan. 

Dan akhirnya kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan menjauhkan kita dari berbagai kebijakan dan kebesaran Allah dalam diri kita sendiri. Kita andalkan obat dan berbagai alat canggih. Kita tinggalkan kemampuan intuisi kita untuk mendeteksi dan mengobati penyakit.

Marilah kita kembali pada kehebatan tubuh kita. Einstein mengatakan bahwa kita baru menggunakan 5% dari potensi yang diberikan kepada kita saat kita diciptakan. 

Marilah kita gali potensi hebat tubuh kita dan kita kenali apa saja yang dapat dilakukan oleh tubuh, pikiran dan jiwa kita.

Marilah temukan ayat-ayatNya dalam berbagai kehebatan tersebut. Marilah kita temukan Allah dalam diri kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s