Skip to content
Advertisements

Kita ada hanya karena cintaNya. Kita hidup hanya karena cintaNya. Cintailah semesta juga hanya karenaNya.

  
Sahabat blog,

Cinta adalah emosi yang dikaruniakanNya kepada kita sebagai wujud dari sifatNya, Rahman dan Rahim.

Cinta adalah juga energi yang sangat kuat dan menjadi sumber kehidupan di alam semesta. Dari rahim seorang ibu dilahirkan seorang anak. 

Rahim dinamakan rahim, sama dengan nama sifatNya yang Maha Penyanyang.

Dari situlah dapat kita pelajari bahwa rahim itulah sumber segala cinta dan kasih sayang di atas muka bumi. Dari rahim kita berasal, dengan cintaNya kita dapat tumbuh, hidup dan melanjutkan kehidupan melalui keturunan yang juga lahir dari hasil cinta kasih.

Allah menciptakan cinta. Allah pula yang Maha Mengetahui sifat dan rahasianya. Cinta itu indah karena diciptakan oleh Allah yang Maha Indah.

Rasulullah bersabda :

Allah itu indah dan mencintai keindahan

Bukan saja indah, cinta yang diciptakan Allah juga bertujuan untuk menyelamatkan, menentramkan dan membahagiakan manusia.

Cintalah sumber kehidupan, cinta pula yang menjaga kehidupan dan cinta yang menjaga kelangsungan kehidupan sampai akhir zaman.

Hati yang penuh cinta akan mampu mencintai sementara hati yang kering cinta akan dipenuhi oleh berbagai ketakutan dan perasaan tidak aman.

Maka marilah kita terus menjadi kepanjangan tanganNya menjaga kelangsungan cinta sebanyak-banyaknya di atas muka bumi. Jangan pernah berhenti mewujudkan cintaNya kepada semua umat manusia terutama orang-orang yang beriman karena kita semua bersaudara.

Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.
(Qs Al Hujarat :10)

Secara kongkrit, Apa sajakah yang dapat kita lakukan untuk menjadi “agen cintaNya” di muka bumi?

💐 Memperpanjang tali silaturahmi. Temuilah sebanyak-banyaknya orang, datanglah kalau diundang, kunjungilah mereka yang sakit. Sebarkan cinta dengan:

  • Sapaan salam dan doa 
  • Wajah yang gembira
  • Memberikan motivasi, semangat, dorongan positif yang membuatnya menjadi lebih maju lagi
  • Mendengarkan keluh kesahnya dan melepaskannya dari kesulitan

Sebaik-baiknya adalah pertemuan muka namun bukan pertemuannya yang menjadi inti, tapi cinta kasih yang tersampaikan yang menjadi esensi silaturahmi. 

Jadi manfaatkanlah media sosial untuk seluas-luasnya menebar cinta. Selalulah targetkan untuk menebar kebaikan setiap hari.

Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ pernah berkisah :

Seorang laki-laki berkunjung kepada saudaranya karena Allah. Lalu Allah menyuruh seorang malaikat untukk mengikuti laki-laki itu.

Malaikat bertanya ‘Mau kemana engkau?’

Laki-laki itu menjawab ‘Aku mau mengunjungi saudaraku, si Fulan.’

Malaikat berkata ‘Apakah engkau punya keperluan dengannya?’

Laki-laki itu menjawab ‘Tidak ada!’

Malaikat berkata ‘Apakah ada pertalian kerabat antara engkau dan dia?’

Laki-laki itu menjawab ‘Tidak!’

Malaikat berkata ‘Barangkali ada satu nikmatnya dengan kunjunganmu kepadanya?’

Laki-laki itu menjawa ‘Tidak!’

Malaikat bertanya ‘Kalau begitu apa keperluanmu?’

Laki-laki itu menjawab ‘Aku menyenangi dia karena Allah.’

Malaikat berkata ‘Sesungguhnya Allah telah mengutuski untuk menyampaikan berita padamu bahwa Allah mencintaimu karena engkau mencintainya. Maka Allah telah mewajibkan kamu masuk syurga.’

[HR Muslim)

💐 Saling mengingatkan 

Ini tidaklah mudah, apalagi kalau kita khawatir akan ada konflik kalau kita mengingatkan. Namun Allah sudah memberi petunjuk bahwa manusia yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran adalah manusia yang beruntung. 

Kalau kita cinta tentu kita ingin yang kita cintai ada dalam jalanNya, bukan?

Masalah hasil bukanlah wilayah kita. Usaha kitalah yang menjadi wujud cinta kita.

💐 Mengharapkan kebaikan, kesuksesan dan keberhasilan lahir batin, dunia akhirat bagi semua umat manusia.

Hati-hati kalau sampai kita punya SMS, Senang Melihat yang Susah, atau Susah Melihat yang Senang. Hal itu menunjukkan hati kita kering cinta dan kita pun kering dari kebahagiaan dan keindahan hidup.

Ucapkanlah selamat dengan tulus, doakan agar mereka lebih sukses lagi di kemudian hari.

Bantulah orang lain untuk meraih keberhasilan, bahkan juga kalau kita tak kenal mereka atau bahkan kalau mereka pernah jahat pada kita. Buang dendam karena dendam tak dapat bercampur dengan cinta.

💐 Perhatikan kebutuhan mereka dan bebagilah.

Kita mendapat rizki karena cintaNya, bukan karena usaha atau kerja keras kita. Usaha hanyalah syarat untuk menjemput rizki. Namun Allah memberi agar kita pun menyebar lagi cintaNya itu kepada yang lain. 

Jangan sombong kalau kita lebih kaya dari yang lain. Bisa saja kekayaan tersebut diberi pada kita untuk ditujukan bagi mereka yang tak mampu.

Makin Allah percaya pada kita bahwa kita dapat menjalankan tugas dariNya untuk berbagi cinta dengan berbagi, makin banyak Allah akan berikan sesuatu yang dapat dibagi. Tak pernah ada orang jatuh miskin karena berbagi.

💐 Menegakkaan hak-hak orang lain

“Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya ada enam: 

  1. Jika engkau bertemu dengannya, maka ucapkan salam
  2. jika dia mengundangmu maka datangilah
  3. jika dia minta nasihat kepadamu berilah nasihat
  4. jika dia bersin dan mengucapkan hamdalah maka balaslah (dengan doa: Yarhamukallah)
  5.  jika dia sakit maka kunjungilah, dan
  6. jika dia meninggal maka antarkanlah (jenazahnya ke kuburan).”

HR. Muslim



Nah perhatikan semua hak saudara kita di atas dan tegakkanlah.

💐 Mendoakan setiapa saat 

Doa tak pernah rugi, doa selalu membawa kebaikan. Doa menggetarkan semua energi cinta dan kasih di alam semesta. Jangan pernah berhenti berdoa untuk siapapun demi kebaikan mereka, bahkan kalau mereka pernah jahat pada kita.

Berdoalah untuk alam semesta, karena usaha yang kita keluarkan tidak lebih banyak daripada mendoakan satu dua orang, namun kebaikan yang kita sebarkan melampaui bumi tempat kita berada.

Berdoalah untik kesejahteraan semua makhlukNya di bumi dan langit. Insya Allah ridloNya pada kita pun menerangi bumi dan langit.

Anas ra meriwayatkan dari Nabi SAW:

“Ada tiga perkara. Barangsiapa berada di dalamnya akan mendapatkan manisnya keimanan, Allah dan RasulNya lebih dicintai daripada selain keduanya, ia mencintai seseorang atau membencinya karena Allah dan benci untuk kmbali kepada kekafiran, sebagamana ia benci dilemparkan ke neraka.”
(Muttafaq ‘alaihi)

Rasulullah bersabda :

Tali iman yang paling kuat adalah saling berkasih-sayang karena Allah, memusuhi karena Allah, mencintai karena Allah dan membenci karena Allah.
[HR Ath Thabrani] 


Ruh-ruh manusia adalah pasukan yang besar. Selagi ruh-ruh itu saling mengenal, maka mereka akan bersatu padu. Dan selagi ruh-ruh itu saling mengingkari, maka mereka akan berselisih. 
[HR Muslim]

Seorang muslim itu saudara bagi muslim lainnya, tidak boleh menzhaliminya, menghinakannya, mendustakannya dan merendahkannya. 
[HR Muslim no. 2580] 

Jadi, bagaimanakah cara yang paling sederhana agar kita dapat menyebar cinta dengan lebih luas dan lebih baik hari ini?

Kesempatan apa yang terbuka lebih luas apabila kita dapat melakukannya dengan lebih baik?

Bagaimanakah kita dapat membangun komitmen untuk terus melakukannya dengan lebih baik dari hari ke hari?

Mengapa hal itu penting?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: