Manusia terbaik adalah yang paling banyak manfaatnya, bukan hanya usianya.

  
Kalau ada yang meninggal muda kadang kita cenderung bilang, “Kasihan ya, muda sekali.”

Tapi sesungguhnya kalau kita lihat lebih jauh, mungkin dia yang “kasihan” sama kita.

Mungkin Allah menyelamatkannya dari dosa, dan ujian yang bisa membuatnya terpeleset, karena Allah menginginkan surga baginya.

Kita nggak pernah tahu.
Aku suka dimarahi suamiku kalau bilang “kasihan ya” karena nggak pernah tahu apa rencana Allah bagi seseorang yang kita kasihani. Mungkin kita lebih harus dikasihani hehe..
Video Anita Moorjani kemarin benar-benar banyak kasih pelajaran buat kita semua. Sudah pada nonton kan? Seru ya..

Dan dia bilang, jangan takut mati karena kalau kita nggak takut mati kita tidak akan takut hidup. 
Jangan memilih sesuatu karena “takut” tapi pilihlah sesuatu karena “cinta.”
Saya pilih makanan ini bukan karena “takut kanker” tapi karena saya “sangat cinta diri saya dan memberikan makanan terbaik baginya.” Naaah… Beda banget kan? Energi 2 kalimat ini dampaknya beda bagi kesehatan kita.

Seru ya.. Beda kata beda dampak kesehatan.
Ini ada lagi cerita yang pesannya…

Bukan umur yang penting, tapi apa yang dilakukan dalam umur itu yang penting. Lebih baik umur pendek penuh manfaat daripada panjang tapi kurang manfaat. 

Simak yuk…
Copas..

👉 Ada pasangan suami isteri yg sudah menikah beberapa lama tetapi blm dikaruniai keturunan juga. 
Sejak 10 thn yl, sang istri terlibat aktif dlm kegiatan menentang ABORSI, krn menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.
Setelah ber tahun2 berumahtangga, akhirnya sang istri hamil.

Pasangan tsb sangat bahagia. 

Mereka menyebarkan kabar baik ini kpd famili, teman-2, sahabat-2 dan lingkungan sekitarnya. 
Semua orang ikut bersukacita bersama mereka.
Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki-laki dan perempuan. 

Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yg buruk terjadi.

Bayi perempuan mengalami kelainan dan mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba.

Kondisi ini juga dapat mempengaruhi janin bayi laki-2. 

Dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki-2nya.
Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depressi. 

Pasangan ini bersikeras utk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki-2nya. 
“Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sdng tidur nyenyak”, kata sang ibu di sela tangisannya.
Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tsb dgn mengatakan bhw ini adalah kehendak Tuhan. 
Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dgn Tuhan, tiba-2 dia tersadar bhw Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini.
Hal ini membuatnya lebih tabah. 

Pasangan ini berusaha keras utk menerima fakta ini. 

Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dgn banyak dokter utk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. 
Satu hal yg mereka 

temukan adalah bhw 

mereka tidak sendirian. Banyak pasangan lainnya juga mengalami situasi sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama.

Mereka juga menemukan beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. 

Sebuah peluang yg sangat langka. 

Siapa mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ?
Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini telah menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. 

Pada mulanya, mereka

memohon keajaiban spy bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bhw mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan utk menghadapi apapun yg terjadi, 

krn mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri.
Keajaiban terjadi, 

dokter mengatakan bhw Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. 
Sang istri berdiskusi dgn suaminya, jika sesuatu yg buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya. 
Ada dua bayi yg sedang berjuang hidup dan sekarat, yg sedang menunggu donor organ bayi.
Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orangtua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.
Hari kelahiran tiba. 

Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dgn selamat. 

Pada momen yg sangat berharga tsb, sang suami menggendong Anne dgn sangat hati-2, 

Anne menatap ayahnya dan tersenyum manis.
Senyuman Anne yg imut takkan pernah terlupakan dalam hidupnya. 

Tidak ada kata-2 di dunia yg mampu menggambarkan perasaan pasangan tsb pada saat itu. 
Mereka sangat bangga bhw mereka sudah melakukan pilihan yg tepat (dgn tidak mengaborsi Anne). Mereka sangat bahagia melihat Anne yg begitu mungil tersenyum pada mereka, 

mereka sangat sedih krn kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja.
Sungguh tidak ada kata-2 yg dapat mewakili perasaan pasangan tsb. Mungkin hanya dgn air mata yg terus mengalir, 

air mata yg berasal dari jiwa mereka yg terluka.. Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan utk melihat Anne.
Keajaiban terjadi lagi…… Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yg lebih banyak bagi keluarga utk saling berbagi kebahagiaan. 
Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam…..
Para dokter bekerja cepat utk melakukan prosedur pendonoran organ. 
Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb bhw donor berhasil. 

Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian.
Pasangan tsb sekarang sadar akan kehendak Tuhan. 

Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. 

Bagi pasangan tsb, 

Anne adalah pahlawan mereka dan sang Anne mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya…
Ada 3 point penting yg dapat kita renungkan dari kisah ini :
1. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. 

Hal yang benar-2 penting adalah apa yg telah kita lakukan selama hidup kita, yg bermanfaat bagi orang lain.
2. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama perusahaan kita telah berdiri, 

satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun. 

Hal yang benar-2 penting adalah apa yg dilakukan perusahaan kita selama ini, yg bermanfaat bagi orang lain.
3. Ibu Anne mengatakan, “Hal terpenting bagi orang tua bukanlah mengenai bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana mereka tinggal, maupun berapa banyak uang yg mampu mereka hasilkan. 
Tetapi hal terpenting bagi kita sebagai orangtua adalah untuk memastikan bhw anak-2 kita melakukan hal terpuji selama hidupnya, shg ketika kematian menjemput mereka, mereka akan menuju surga”.
Mohon KEMURAHAN HATI Anda untuk menyebarkan kisah ini kepada sanak keluarga Anda, famili, teman-teman, rekan-rekan kerja, rekan-rekan bisnis, atasan, bawahan, sebuah kelompok organisasi ataupun perusahaan, PELANGGAN, serta siapa saja yang Anda temui.
Ada 4 kemungkinan respon dari pihak-pihak yang telah membaca kisah ini.
PERTAMA, cuek / tidak peduli / tidak mengerti kisah ini.
KEDUA, tersentuh dengan kisah ini, tetapi tidak melakukan apapun.
KETIGA, tersentuh dengan kisah ini, intropeksi diri, lalu mengubah cara pandang tentang hidupnya.
KEEMPAT, tersentuh, intropeksi diri, mengubah cara pandang tentang hidupnya, lalu bergerak aktif untuk memaknai hidupnya sendiri dengan cara memberikan makna bagi kehidupan orang lain.
Bila di antara sekian banyak orang yg memperoleh kisah ini dari Anda, 

ada satu saja yg termasuk kategori nomor EMPAT,

ini berarti Anda telah berhasil hidup seseorang, dari sekedar 

“Hidup” menjadi “Hidup Yang Lebih Bermakna”.
Mereka sungguh beruntung dgn kehadiran Anda di dunia ini.

Berhentilah Untuk Selalu Memikirkan Kepentingan Diri Sendiri. 

Jadikanlah Kehadiran Anda Di Dunia Ini Sebagai Berkah Bagi Orang Banyak

3 thoughts on “Manusia terbaik adalah yang paling banyak manfaatnya, bukan hanya usianya.

    • Saya suka sekali baca blog nya mbak indira, sepertinya selalu pas dgn kondisi saya jd seolah2 ditulis buat saya ( ge er banget ya ). Awalnya saya baca krn cari info suami saya sakit kanker, sy berharap suami bisa sembuh tapi Allah berkehendak lain. Beliau meninggal di usia 44 th.

      Like

      • Alhamdulillah kalau bermanfaat.
        Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga alm suami Mbak husnul khatimah dan semoga Mbak sekeluarga selalu ada dalam lindungan dan bantuanNya. Aamiin yra.
        Allahummaghfirlahu
        Warhamhu
        Al fatihah.

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s