Malam Lailatul Qadr, malam penentuan takdir. Berdoalah, agar kita dapat lebih banyak menggapai ridloNya

  
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah (takdir dalam setahun).” (QS. Ad Dukhon: 4).

Betapa mulianya malam Al Qadr, malam ketetapan Allah. Menjelaskan ayat di atas Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Pada malam lailatul qadar ditetapkan di Lauhul Mahfuzh mengenai takdir dalam setahun yaitu terdapat ketetapan ajal dan rezeki, begitu pula berbagai kejadian yang akan terjadi dalam setahun. Demikianlah yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak, dan ulama salaf lainnya.” 

Allah juga menjelaskan:

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. ” (QS. Al Qadr: 4). 

Yang dimaksud ayat ini adalah diperlihatkan pada malaikat kejadian-kejadian dalam setahun, lalu mereka diperintahkan melakukan segala yang menjadi tugas mereka. Namun takdir ini sudah didahului dengan ilmu dan ketetapan Allah lebih dulu. (Shahih Muslim, 8: 57).

Maka marilah kita menyiapkan doa untuk kita sampaikan di Malam Lailatul Qadr itu.

Menetapkan tujuan hidup

Ada delapan aspek hidup yang harus selalu kita ingat dalam menentukan tujuan hidup, dan perlu tercakup dalam doa Lailatul Qadr kita:

1. Ilahiah: Kedekatan khusus dengan Allah

Kedekatan dengan Allah seperti apakah yang kita inginkan?

Bagaimana kita akan menggapainya tahun ini?

Apa saja rencana kita menggapai ridloNya lebih banyak lagi?

2. Keluarga: peran sebagai ibu/bapak/kakak/adik

Hal apa saja yang penting dalam kehidupan keluarga kita?

Bagaimanakah hubungan dalam keluarga kita? 

Apa yang ingin kita perbaiki dalam hubungan dengan keluarga?

Apa saja yang ingin kita doakan bagi keluarga Kita agar kita dapat berkumpul lagi dalam rumah di surga nanti?

3. Gaya Hidup

Coba evaluasi gaya hidup kita. Bagaimanakah kita dapat memperbaiki gaya hidup kita agar lebih berkenan di mata Allah?

Apa yang harus kita lakukan agar gaya hidup lebih baik?

Kebiasaan apa saja yang harus kita bangun? Kebiasaan apa yang harus ditinggalkan?

Apa saja yang kita butuhkan untuk itu?

4. Karir

Karir dan kerja adalah ibadah. Apa yang ingin kita kejar dalam karir kita agar karir kita lebih dekat pada ridloNya?

Apa target karir kita?

Apa yang kita rencanakan untuk meraih semua target tersebut?

5. Intelektual 

Mencari ilmu adalah jalan menuju rumah di surga. Kemajuan intelektual apa saja yang ingin kita capai tahun ini?

Apa saja yang ingin kita pelajari, yang dapat menjadi ilmu yang bermanfaat?

Gelar akademis apa yang ingin kita kejar?

Bagaimanakah kita ingin mengaplikasikan ilmu tersebut untuk kemaslahatan umat?

Bagaimanakah kita dapat meningkatkan kesejahteraan umat dengan ilmu kita?

Bagaimana ilmu tersebut dapat mendekatkan kita kepadaNya?

Bagaimanakah kita dapat memastikan bahwa ilmu kita dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bahkan setelah kita meninggal, sampai akhir zaman, sebagai investasi akhirat?

6. Kesehatan

Sakit apa yang ingin kita cari kesembuhannya tahun ini?

Bagaimanakah agar kita dapat hidup lebih sehat tahun ini, agar dapat lebih produktif beribadah dalam jalanNya?

Kebiasaan sehat apa saja yang perlu kita bangun tahun ini?

Kebiasaan makan apa yang harus diperbaiki?

Dalam hal kesehatan batin, kebiasaan apa yang harus kita bangun agar kita hidup lebih tenang dan bahagia?

7. Keuangan

Apa saja target keuangan kita di tahun ini agar kita dapat lebih banyak beribadah dalam jalanNya?

Apa saja yang ingin kita capai untuk mendapatkan target tersebut?

Modal apa yang dibutuhkan?

Bagaimanakah kita dapat mengelola keuangan kita agar bisa lebih baik dan efektif, efisien membangun rumah bahagia di dunia dan di surga nanti?

Kebiasaan apa yang harus mulai kita bangun agar rizki dapat lebih banyak mengalir?

8. Hubungan sosial

Bagaimanakah kita dapat meningkatkan indahnya tali silaturahmi tahun ini?

Bagaimanakah kita dapat lebih banyak membangun kesejahteraan masyarakat banyak?

Kegiatan sosial apa yang paling sederhana yang dapat mulai kita kerjakan?

Kebiasaan apa yang dapat mulai kita lakukan untuk mempererat hubungan sosial kita?

🌹🌹

Akhirnya, apapun doa kita di 10 malam terakhir ini ingatlah bahwa semua keinginan itu hanyalah ditujukan untuk mengejar ridloNya, terhadap tugas kita sebagai khalifahNya di atas muka bumi, yang ditugaskan hanyalah untuk beribadah, menyampaikan kebaikan dan mencegah kemunkaran.

Jadi, apa sajakah doamu di 10 malam terakhir ini?

2 thoughts on “Malam Lailatul Qadr, malam penentuan takdir. Berdoalah, agar kita dapat lebih banyak menggapai ridloNya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s