Dermawan di bulan Ramadlan, seperti angin yang berhembus, cepat dan ringan

  
Dermawan yg berlebih di bulan ramadhon adalah perbuatan nabi saw:


“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Dari hadits di atas diketahui bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada dasarnya adalah seorang yang sangat dermawan. Ini juga ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)

Namun bulan Ramadhan merupakan momen yang spesial sehingga beliau lebih dermawan lagi. Bahkan dalam hadits, kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dikatakan melebihi angin yang berhembus.

Diibaratkan demikian karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat ringan dan cepat dalam memberi, tanpa banyak berpikir, sebagaimana angin yang berhembus cepat.

Dalam hadits juga angin diberi sifat ‘mursalah’ (berhembus), mengisyaratkan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki nilai manfaat yang besar, bukan asal memberi, serta terus-menerus sebagaimana angin yang baik dan bermanfaat adalah angin yang berhembus terus-menerus. Penjelasan ini disampaikan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Baari.

Oleh karena itu, kita yang mengaku meneladani beliau sudah selayaknya memiliki semangat yang sama. Yaitu semangat untuk bersedekah lebih sering, lebih banyak dan lebih bermanfaat di bulan Ramadhan, melebihi bulan-bulan lainnya.

Kiriman Citra Moeslimis Roesli

🌹🌹🌹

Sahabat blog,

Banyak orang yang sayang memberikan uang untuk membantu orang lain. Seringkali kita lebih rela makan di restoran mahal daripada mengisi kotak amal. Lebih rela beli gadget mewah daripada bayar zakat.

Padahal kalau kita fikir, makan di restoran mahal selesai nikmatnya begitu keluar dari restoran. Gadget mahal selesai pula kehebatannya begitu model baru muncul.

Sedekah dan zakat adalah uang untuk membeli ridloNya, kasihNya, karuniaNya dan keberkahanNya.

Dengan ridloNya makanan yang kita makan akan selalu nikmat, gadget yang kita gunakan akan memberikan produktifitas lebih besar, karena semua digunakan atas dasar keberkahanNya.

Allah sudah berjanji bahwa bila kita mencari akhirat maka dunia pun akan didapat.

Bila kita menggapai ridloNya kemudahan dalam berbagai urusan dunia insya Allah akan lebih tersedia, kenikmatan hidup akan lebih terjamin, hati bahagia dan jiwa yang tenang akan datang lebih awal. Dan kebahagiaan abadi di akhirat pun insya Allah akan didapat. Inilah yang tak dapat dibandingkan dengan kenikmatan apapun yang ada di dunia.

Marilah kita tiru teladan Rasulullah. Jadilah manusia dermawan seperti angin yang berhembus. Terutama di bulan Ramadlan dan di hari Jumat, momen-momen istimewa yang harus kita khususkan untuk mencari kemuliaan akhirat. 

Bismillah… Semoga Allah ridloi semua upaya kita mencari berkahNya. Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s