Apakah yang dapat dilakukan untuk menjauh dari rasa sombong?

  
Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru tertegun keheranan. Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia mengangkuti air dengan ember dan menyikat lantai rumahnya keras-keras.

Pria itu bertanya, “Apa yang sedang Anda lakukan?”

Sang Guru menjawab, “Tadi saya kedatangan serombongan tamu yang meminta nasihat. Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka. Mereka pun tampak puas sekali. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya MERASA menjadi orang yang hebat. Kesombongan saya mulai bermunculan. Karena itu, saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya.”

🌹🌹🌹🌹

Saudaraku….

Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.

🌹 Di tingkat pertama, sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

🌹 Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

🌹 Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral,lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik…. 
Semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya.
Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Cobalah setiap hari, kita memeriksa hati kita. Karena setiap hal yang baik dan yang bisa kita lakukan, semua karena ANUGRAH Allah semata.

Kita ini manusia hanya seperti debu, yang suatu saat akan hilang dan lenyap. Kesombongan hanya akan membawa kita pada kejatuhan yang dalam.

Mari kita renungkan bersama, apakah kita ini merasa sombong ?

Na’udzubillaah.
Semoga Bermanfaat.

Ria Henny, ODOJ fasil 21

🌹🌹🌹🌹

Sahabatku, 

Sungguh bahaya dampak sombong ini dalam hidup kita, karena bisa-bisa kita ditolak surga karenanya. Iblis pun keluar dari surga hanya karena rasa sombong.

Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim no. 91)

Hadith ini menyatakan bahwa ada dua jenis sombong yaitu sombong kepada Allah dengan tak mau mengakui kebenaran ayat-ayatNya dan sombong terhadap makhluk dengan merasa diri lebih daripada yang lain.

Nah, sahabatku… 

🌹 Apakah yang dapat kita lakukan hari ini untuk mencegah sombong datang menghampiri?

🌹 Apakah yang dapat kita lakukan dengan lebih baik hari ini untuk membuang semua rasa sombong yang sempat hadir?

🌹 Apakah yang dapat kita lakukan agar kita terus menjaga kedua hal di atas secara konsisten setiap hari?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s