Kisah Nita menghadapi kanker payudara gelombang dua


Gambar: Indira dan Nita

Sahabat blog tercinta,

Masih ingat kisah sahabatku Nita di tulisan ini:  Kisah Sukses Nita Melawan Kanker? Nah ada kelanjutannya rupanya.

Pertengahan 2013 Nita minta alamat dan nomor telepon C Care, tempatku mendapat jaket listrik. Menurutnya ada banyak badai mengujinya sehingga ia banyak tidak sabar dan sulit mengatur emosi. Alhamdulillah Nita masih banyak beraktivitas saat itu, bahkan bisa bagi tugas bersamaku membantu pasien-pasien kanker yang banyak menghubungiku melalui blog. Aku melayani melalui what’s app, Nita mendatangi langsung ke rumah atau rumah sakit. Bahkan kami akhirnya berhasil membangun Lavender Ribbon Cancer Support Group bersama-sama.

Di tengah kesibukan kami melayani sekian banyak anggota Lavender yang terus bertambah setiap hari, Nita tiba-tiba berbagi berbagai ujian yang sangat mengganggu keseimbangan pikiran dan jiwanya. Dan tekanan pikiran dan jiwa itu ternyata memberikan tekanan pada tubuhnya.
Nita sempat mengikuti training MBP dan melakukan berbagai rutinitas self healing yang dipelajari di MBP. Namun tekanan terhadap sel-sel tubuhnya begitu berat. Nita tiba-tiba mendapati dirinya tak bisa bergerak sama sekali. Saya terus mendoakan Nita, meminta Pak Ustad yang banyak membantuku untuk juga membantu Nita. Mbak Auk dan Mbak Indah dari AMN home pun terus mengirim healing energy untuk Nita.

Diputuskan Nita melakukan mastektomi di RSPAD, dengan bantuan dr. Taslim yang menjadi rekanan CCARE. BPJS nya belum sempat terurus sehingga biaya pengobatan pun harus ditanggung sendiri.

Ditemukan pula bahwa Kanker payudara Nita sudah metastasis ke tiga titik di tulang. Statusnya naik menjadi stadium 4. Aku terus menyemangati. Aku bilang, “Allah Maha Baik. Kalau Allah berikan ujian ini artinya Allah tahu benar Mbak Nita sangat kuat. Mungkin Allah mau Mbak jalani ini agar nanti bisa menginspirasi teman-teman kanker stadium 4 yang juga mengalami hal ini. Aku tidak bisa. Aku tidak alami hal ini.” Pelan-pelan Nita mulai semangat lagi. Lega rasanya.

Setelah mastektomi selesai, Nita masih belum bisa menggerakkan badannya. Obat yang harus dibeli amat sangat mahal. Maka Nita pun menghubungi Pak Stefanus, sekjen Lavender yang juga seorang apoteker.

“Obat kanker memang semua mahal. Coba saya bawakan sesuatu yang mungkin bisa membantu,” kata Pak Stefanus.

Pak Stefanus membawakan alpha meta, alpha spin dan matras far infra red yang biasa digunakannya untuk membantu orang yang sakit. Subhanallah… Begitu ia dibantu Pak Stefanus dengan Alpha Spin ia bisa mulai mengangkat tangan.


Alpha spin

Nita sangat gembira. Ia mulai melihat lampu harapan. Dibandingkan biaya pengobatan di rumah sakit harga alpha spin dan alpha meta jauh lebih rendah. Ia pun mulai membuat target. Setiap kemajuan direncanakannya. Ia mulai berusaha duduk. Kami yang menyemangati melalui group, jalur pribadi dan berbagai jalur lain sangat gembira. Bayangkan, yang baru beberapa hari lalu tak bisa bergerak kini bisa duduk.

Akhirnya dalam dua minggu Nita sudah bisa jalan. Dokternya pun kaget. Kok cepat sekali? Bagaimana bisa? Kami dalam group pun takjub.

Nita pun segera keluar rumah sakit. Aku cepat-cepat membeli 5 alpha spin sekaligus dan 4 kupinjamkan untuk Nita. 4 alpha spin diletakkan di pojok-pojok kamar ternyata bisa membentuk quantum energy field. Aku pun turut memantau perkembangan emosi nya. Kubantu melakukan coaching singkat hampir tiap hari sehingga Nita selalu fokus pada solusi dan mencari hikmah dari berbagai ujian ini.
Mengurus BPJS sangat sulit baginya ternyata. Padahal Nita sangat butuh BPJS untuk bisa menjalankan radiasi. Dalam group kami terus menyemangati, mungkin ini maunya Allah, Allah ingin Mbak Nita bisa sembuh tanpa harus radiasi.

Masya Allah… Ternyata benar. Aku buktikan benar-benar, setiap kata punya kuasa. Malaikat mengaminkan semua ucapan kita. Dengan treatment yang dijalankannya, alpha spin, alpha meta, soda kue, jaket listrik, Nita berangsur-angsur pulih. Dan saat ia bertemu dengan dokternya ia sudah kuat dan bugar. Dokternya pun bilang, radiasi tak lagi perlu dan obat kemo pun tak dibutuhkan.

Alhamdulillah. Kami sangat bersyukur.

Sekarang Nita terus melanjutkan treatment alpha spin, alpha meta, soda kue, dan jaket listrik. Nita juga mengikuti sesi coaching yang kami adakan untuk teman-teman Lavender. Nita terus dipantau perkembangannya oleh Pak Warsito dan dr. Taslim agar yakin ia ada dalam jalur yang benar.

Kisah ini sangat berharga bagi kita semua. Jangan patah semangat, jangan demotivasi menghadapi kanker stadium 4. Kalau Nita bisa, insya Allah anda pun bisa.

Pilih treatment yang terjangkau, nyaman dan membuat anda bahagia. Jaga emosi, terus bersyukur, dan percaya pada Allah. Allah baik, selalu menguji sesuai kemampuan dan Allah Maha Besar, Maha Kuasa.

Yakin, yakin dan yakin. Bismillah…

Tonton “Nita Breast Cancer Survivor Share Experience with…” di YouTube

 

Update terakhir

Setelah beberapa kali mengalami badai emosi, Nita beberapa kali drop. Akhirnya saya merekomendasikan Nita untuk belajar mengatasi badai emosinya. Tapi Allah berkehendak lain. Ternyata apapun terapi yang kita jalani, kalau emosi sulit terjaga, sulit pula akar masalah kanker diatasi.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Apapun usaha kita, tapi Allah yang menentukan. Nita akhirnya berpulang ke Rahmatullah. Perjuangannya sudah berhasil secara sempurna. Allah sudah menghendaki semua diselesaikannya. Kita doakan agar alm Nita husnul khatimah. Dan semoga pelajaran dari pengalamannya membawa kebaikan dan pembelajaran bagi kita semua yang ada di dunia dan masih berjuang.

Nita akan selalu dikenang dan kebaikan serta kelembutan hatinya akan selalu mewarnai Lavender selama Lavender ada. Inilah warisan hidup yang pernah beliau torehkan dalam alam semesta ini.

Jangan putus asa dan jangan merasa bahwa semua perjuangan percuma. Urusan hasil ada di tangan Allah. Proses yang dijalankan dengan kebaikan dan tekad untuk berada dalam jalanNya tak pernah terbuang percuma. Semua mendapat nilai di mataNya, di hadapanNya. Semua perjalanan bisa menjadi perjalanan ke surga. Tinggal kita yang menentukan.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Allahummaghfirlahaa, warhamha. Al fatihah.

 

Advertisements

7 comments

  1. Ass, selamatal Bu Indra, tulisan yg bagus dan kisah yg menarik, bolehkah sy gabung di grup whatsuppnya, sy di 0816951117 , Healing dan meta alfa, meta spin, sy tertarik ingin tahu,
    Saat ini kondisi sy sedang labil karena mau operasi tumor tiroid, pokoknya drop….hati sedih terus

    Terima kasih Ibu…semoga Allah melimpahkam kasih sayangnya
    Buat kita semua.

    Like

    • Untuk bergabung dalam Lavender Ribbon Cancer Support Group silakan hubungi Mbak Nahdya +62 812 94995500 atau Pak Stefanus +62 819 34191545 untuk isi biodata dulu ya.
      Jangan drop atau sedih dong. Apa kata Sang Pencipta? NikmatNya yang mana lagi yang hendak kau dustakan?

      Like

  2. Assalamu ‘alaikum.
    Mba indira…sy jg ingin gabung. Bln ini sy diketahui mendewrita kanker pankreas. Sy sdh menggunakan rompi listrik 5 hari dan mengkonsumsi daun sirsak.
    Mdh2an dg bergabung disini sy bisa menemukan waailah bagi kesembuhan sy

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s